Kapolres Kuningan Tinjau Pemadaman Karhutla di Kawasan TNGC

- Penulis

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUNINGAN, FaktaMerah.com – Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H., meninjau langsung lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memantau perkembangan penanganan kebakaran dan memastikan proses pemadaman berjalan sesuai kondisi di lapangan.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Kuningan bersama personel kepolisian dan tim gabungan melakukan pemantauan di sejumlah titik terdampak kebakaran. Upaya penanganan melibatkan unsur TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), polisi kehutanan (Polhut), Manggala Agni, serta masyarakat peduli api.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-7869183682739582, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peninjauan ini juga menjadi bagian dari koordinasi lintas instansi dalam menentukan langkah penanganan kebakaran, terutama di kawasan konservasi yang memiliki kondisi medan cukup menantang.

Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama mengatakan, kehadiran personel di lokasi bertujuan mendukung upaya pengendalian kebakaran sekaligus memperhatikan keselamatan petugas yang terlibat dalam pemadaman.

Baca Juga:  Polres Kuningan Siagakan Personel Pagi Hari di Titik Rawan Kemacetan

“Kami turun langsung ke lapangan untuk memastikan seluruh personel gabungan bekerja secara efektif dalam mengendalikan titik api, sekaligus memastikan keselamatan petugas yang berjuang memadamkan api di medan yang cukup terjal ini,” ujar Bellen.

Selain melakukan pemantauan di lokasi, Polres Kuningan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk mendukung penanganan kebakaran serta mengantisipasi potensi munculnya titik api baru.

Masyarakat juga diimbau agar tidak melakukan pembakaran di kawasan hutan maupun lahan, terutama di wilayah yang rawan kebakaran. Langkah tersebut diperlukan untuk mengurangi risiko meluasnya kebakaran dan menjaga kelestarian kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai.

Penanganan karhutla membutuhkan koordinasi dan kerja sama seluruh pihak agar kebakaran dapat dikendalikan serta dampak terhadap lingkungan dapat diminimalkan.

(Levi)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satgas TMMD ke-130 Kodim 1416/Muna Sosialisasikan Bahaya Narkoba kepada Pelajar SMKN 4 Muna
Sat Lantas Polres Kuningan Edukasi Pelajar SMAN 1 Mandirancan tentang Tertib Lalu Lintas
Kapolda Jabar Gelar Salat Jumat Keliling di Ujung Berung, Perkuat Silaturahmi dengan Warga
Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Malingping Berlangsung Khidmat
Warga Gondrong Keluhkan Aktivitas PT Gamen di Tengah Permukiman, Bang Zeck Desak Pemkot Tangerang
130 KK Ajukan Pemekaran RT 04 Gondrong, Ketua RW 02 Desak Lurah Segera Ambil Sikap
Tim SAR Brimob Polda Jabar Bantu Pembangunan Jembatan Merah Putih di Majalengka
Semarak Hari Batik Nasional 2026, Siswa-Siswi SMPN 18 Tampil Memukau, JJ Bangga
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 1416/Muna Sosialisasikan Bahaya Narkoba kepada Pelajar SMKN 4 Muna

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Sat Lantas Polres Kuningan Edukasi Pelajar SMAN 1 Mandirancan tentang Tertib Lalu Lintas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Kapolda Jabar Gelar Salat Jumat Keliling di Ujung Berung, Perkuat Silaturahmi dengan Warga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:39 WIB

Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Malingping Berlangsung Khidmat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Warga Gondrong Keluhkan Aktivitas PT Gamen di Tengah Permukiman, Bang Zeck Desak Pemkot Tangerang

Berita Terbaru