Aswar Ketua KJNI Sulsel Angkat Bicara: Di Mana Negara Saat Seorang Putri 11 Tahun Ditandu 2 Kilometer Menuju Titik Ambulans?

- Penulis

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINJAI BARAT, FAKTAMERAH.COM – Potret memilukan kembali menyayat nurani publik di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Seorang anak perempuan bernama Putri (11) terpaksa ditandu oleh keluarga dan warga sejauh kurang lebih dua kilometer untuk mencapai titik yang dapat dilalui mobil ambulans pada Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 10.00 WITA.

Peristiwa tersebut memantik keprihatinan berbagai pihak, termasuk Ketua Komite Jurnalis Nusantara Independen (KJNI) Sulawesi Selatan, Aswar. Ia mempertanyakan sejauh mana kehadiran negara dalam menjamin akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil.

Menurut Aswar, kejadian seperti yang dialami Putri bukanlah peristiwa yang baru pertama kali terjadi. Kondisi serupa, kata dia, telah berulang kali dialami warga ketika menghadapi situasi darurat kesehatan.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-4845885741970817, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hal seperti ini sering kali kami lakukan ketika ada masyarakat yang sakit dan membutuhkan perawatan intensif. Masyarakat terpaksa menandu pasien karena akses jalan yang tidak bisa dilalui kendaraan,” ungkap Aswar.

Ia menilai kondisi tersebut menjadi cermin nyata bahwa masih terdapat ketimpangan pembangunan infrastruktur dasar di sejumlah wilayah pedesaan, khususnya yang berkaitan dengan akses kesehatan.

“Kami berharap pemerintah serius memberikan perhatian kepada masyarakat di daerah ini. Jangan hanya sebatas janji. Yang dibutuhkan warga adalah bukti dan kerja nyata agar akses menuju fasilitas kesehatan bisa lebih mudah dan cepat dijangkau,” tegasnya.

Aswar juga mendesak Pemerintah Kabupaten Sinjai dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk menjadikan persoalan akses jalan menuju permukiman warga sebagai prioritas pembangunan. Menurutnya, infrastruktur bukan sekadar proyek fisik, melainkan sarana yang dapat menentukan keselamatan dan nyawa masyarakat.

Baca Juga:  Law Firm Ilhammudin Gelar Santunan 50 Anak Yatim Piatu Sambut Ramadan 1447 H

“Saya sebagai Ketua KJNI Sulsel berharap pemerintah dapat membantu masyarakat Kabupaten Sinjai dengan memperbaiki akses jalan menuju fasilitas kesehatan. Dalam kondisi darurat, keterlambatan beberapa menit saja bisa sangat menentukan keselamatan pasien,” tambahnya.

Kisah Putri yang harus ditandu sejauh dua kilometer sebelum dapat dijemput ambulans menjadi ironi di tengah berbagai klaim keberhasilan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik. Saat pemerintah berbicara mengenai kemajuan infrastruktur dan pemerataan layanan kesehatan, masih ada warga yang harus mengandalkan tenaga manusia untuk membawa pasien menuju pertolongan medis.

Gotong royong yang ditunjukkan warga memang patut diapresiasi sebagai bentuk solidaritas sosial. Namun di sisi lain, kondisi tersebut juga memperlihatkan bagaimana masyarakat terpaksa menutupi kekurangan layanan publik dengan pengorbanan mereka sendiri.

Pertanyaan yang kemudian muncul adalah: ke mana arah pembangunan jika masyarakat masih harus memikul pasien demi mendapatkan akses kesehatan yang layak?
Peristiwa yang dialami Putri menjadi pengingat bahwa kesenjangan pembangunan masih nyata dirasakan masyarakat di wilayah pelosok.

Selama ambulans belum dapat menjangkau rumah-rumah warga yang membutuhkan pertolongan darurat, maka pelayanan kesehatan yang merata masih menjadi pekerjaan rumah yang belum tuntas.

Jika pada tahun 2026 masih ada anak yang harus ditandu sejauh dua kilometer untuk mendapatkan akses ambulans, maka yang perlu dievaluasi bukan hanya kondisi infrastruktur, tetapi juga keseriusan pemerintah dalam memastikan hak dasar masyarakat atas pelayanan kesehatan benar-benar hadir hingga ke pelosok negeri.

Loading

Penulis : Levi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dalam Rangka Menyambut Tahun Baru Islam 1448 H DKM Baitul Mukminin Bersinergitas Dengan DMI Ranting Duri Pulo & LMK Duri Pulo Gelar Santunan Anak Yatim
Idul Adha 1447 H: Yayasan Natura Indonesia Ultra Addiction Center Berbagi Berkah, Sapi hingga Domba Disalurkan ke Masyarakat, Pasien dan Staf
Panitia Qurban Masjid Asyuha Gelar Pemotongan Hewan Kurban Usai Sholat Idul Adha 2026 dan Salurkan kepada Warga yang Berhak
Musholla Baitul Muminin Buka Penerimaan Hewan Qurban Idul Adha 1446 H, Ketua Muhammad Ali: Momentum Berbagi dan Perkuat Ukhuwah
Jumat Berbagi: Bhabinkamtibmas Kelurahan Kebon Pisang Bagikan Nasi Kotak Bagi Warga Kurang Mampu
Polsek Tambora Bagikan 35 Paket Sembako, Perkuat Sinergitas dan Kamtibmas Bersama Warga
Polsek Tambora Tebar Kepedulian: 50 Anak Yatim Terima Santunan, Wujud Nyata Polri Humanis
Kapolda Jabar Sambangi Ponpes Darussalam Ciamis, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:32 WIB

Dalam Rangka Menyambut Tahun Baru Islam 1448 H DKM Baitul Mukminin Bersinergitas Dengan DMI Ranting Duri Pulo & LMK Duri Pulo Gelar Santunan Anak Yatim

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:19 WIB

Aswar Ketua KJNI Sulsel Angkat Bicara: Di Mana Negara Saat Seorang Putri 11 Tahun Ditandu 2 Kilometer Menuju Titik Ambulans?

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:03 WIB

Idul Adha 1447 H: Yayasan Natura Indonesia Ultra Addiction Center Berbagi Berkah, Sapi hingga Domba Disalurkan ke Masyarakat, Pasien dan Staf

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:51 WIB

Panitia Qurban Masjid Asyuha Gelar Pemotongan Hewan Kurban Usai Sholat Idul Adha 2026 dan Salurkan kepada Warga yang Berhak

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:08 WIB

Musholla Baitul Muminin Buka Penerimaan Hewan Qurban Idul Adha 1446 H, Ketua Muhammad Ali: Momentum Berbagi dan Perkuat Ukhuwah

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

PERKUAT SINERGITAS, POLSEK TAMBORA GELAR GIAT JAGA JAKARTA+ ON THE SPOT

Sabtu, 13 Jun 2026 - 08:11 WIB