Sungai Cilangkahan Diduga Tercemar, Warga Malingping Desak Pemerintah Turun Tangan

- Penulis

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK, Faktamerah.com – Warga Desa Cilangkahan, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten, mengeluhkan kondisi Sungai Cilangkahan yang disebut mengalami perubahan kualitas air. Warga menduga kondisi tersebut berkaitan dengan aktivitas pembuangan limbah dari salah satu pabrik yang berada di sekitar wilayah tersebut.

Berdasarkan keterangan warga, air sungai yang sebelumnya relatif jernih kini dilaporkan berubah menjadi keruh dan berwarna gelap serta menimbulkan bau yang tidak sedap.

Perubahan kondisi sungai tersebut dikhawatirkan berdampak terhadap aktivitas warga yang selama ini memanfaatkan aliran sungai, terutama pada musim kemarau.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-7869183682739582, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah warga juga menyampaikan bahwa keberadaan ikan dan udang di sungai semakin berkurang. Namun, dugaan penyebab berkurangnya biota sungai tersebut masih memerlukan pemeriksaan dan pembuktian secara ilmiah dari instansi yang berwenang.

Warga juga mengaku mengalami keluhan pada kulit setelah menggunakan air sungai, seperti rasa gatal dan iritasi. Kondisi tersebut perlu mendapatkan pemeriksaan medis untuk memastikan penyebabnya dan tidak serta-merta dapat dikaitkan dengan dugaan pencemaran tanpa hasil pemeriksaan kesehatan maupun uji laboratorium.

Baca Juga:  Masyarakat Rajeg Segera Nikmati Akses Air Bersih, PERUMDAM TKR Wujudkan Pemerataan Layanan di Kabupaten Tangerang

Atas kondisi tersebut, warga meminta pemerintah daerah dan instansi terkait melakukan pemeriksaan terhadap kualitas air Sungai Cilangkahan serta mengecek sistem pengelolaan dan pembuangan limbah perusahaan yang berada di sekitar sungai.

Warga juga meminta agar apabila hasil pemeriksaan nantinya menemukan adanya pelanggaran terhadap ketentuan lingkungan hidup, pihak yang terbukti bertanggung jawab dapat diberikan sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Selain penindakan, warga berharap pemerintah memastikan adanya langkah pemulihan apabila sungai terbukti mengalami pencemaran, sehingga kualitas lingkungan dan fungsi sungai bagi masyarakat dapat kembali terjaga.

Dugaan pencemaran tersebut perlu ditindaklanjuti melalui pemeriksaan lapangan dan uji kualitas air oleh instansi berwenang. Dengan demikian, penyebab perubahan kondisi Sungai Cilangkahan dapat diketahui secara objektif dan langkah penanganannya dapat dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan.

Hingga berita ini ditulis, Faktamerah.com belum memperoleh keterangan resmi dari pihak Pabrik Kaung maupun instansi lingkungan hidup terkait mengenai dugaan pencemaran tersebut.

Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak-pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini sesuai ketentuan yang berlaku.

(Kabiro Lebak)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sungai Cilangkahan Diduga Tercemar, BPPKB Banten Minta DLH Lebak Segera Periksa
Polda Banten Periksa Tujuh Sampel Air Keruh di Lebak, Hasil Awal pH 5
131 Permohonan KHDPK di Wilayah Blora, CDK dan Perhutani Bahas Tata Batas
Aduan Sampah Menggunung Ditindaklanjuti, Sudin LH Jakarta Timur Kerahkan Petugas ke Ujung Menteng
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Jadi Perhatian, Generasi Merdeka Bagikan Masker di Cilegon
DLH Lebak Temukan Indikasi Pencemaran Sungai Cilangkahan, Aliansi Tuntut Sanksi
Dugaan Tambang Ilegal di Kepuh Ciwandan Disorot, Ketum GWI Desak Polda Banten Bertindak
Isu Lahan Sawah Tercemar B3 di Nambo Udik Dibantah Warga, Ini Klarifikasinya
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:49 WIB

Polda Banten Periksa Tujuh Sampel Air Keruh di Lebak, Hasil Awal pH 5

Rabu, 16 September 2026 - 04:35 WIB

131 Permohonan KHDPK di Wilayah Blora, CDK dan Perhutani Bahas Tata Batas

Senin, 14 September 2026 - 13:42 WIB

Aduan Sampah Menggunung Ditindaklanjuti, Sudin LH Jakarta Timur Kerahkan Petugas ke Ujung Menteng

Jumat, 11 September 2026 - 10:00 WIB

Aktivitas Gunung Anak Krakatau Jadi Perhatian, Generasi Merdeka Bagikan Masker di Cilegon

Kamis, 10 September 2026 - 11:31 WIB

DLH Lebak Temukan Indikasi Pencemaran Sungai Cilangkahan, Aliansi Tuntut Sanksi

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Polres Kuningan Ungkap 12 Kasus Narkoba, 22 Tersangka Diamankan

Rabu, 23 Sep 2026 - 22:11 WIB