LEBAK, Faktamerah.com – Warga Desa Cilangkahan, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten, mengeluhkan kondisi Sungai Cilangkahan yang disebut mengalami perubahan kualitas air. Warga menduga kondisi tersebut berkaitan dengan aktivitas pembuangan limbah dari salah satu pabrik yang berada di sekitar wilayah tersebut.
Berdasarkan keterangan warga, air sungai yang sebelumnya relatif jernih kini dilaporkan berubah menjadi keruh dan berwarna gelap serta menimbulkan bau yang tidak sedap.
Perubahan kondisi sungai tersebut dikhawatirkan berdampak terhadap aktivitas warga yang selama ini memanfaatkan aliran sungai, terutama pada musim kemarau.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejumlah warga juga menyampaikan bahwa keberadaan ikan dan udang di sungai semakin berkurang. Namun, dugaan penyebab berkurangnya biota sungai tersebut masih memerlukan pemeriksaan dan pembuktian secara ilmiah dari instansi yang berwenang.
Warga juga mengaku mengalami keluhan pada kulit setelah menggunakan air sungai, seperti rasa gatal dan iritasi. Kondisi tersebut perlu mendapatkan pemeriksaan medis untuk memastikan penyebabnya dan tidak serta-merta dapat dikaitkan dengan dugaan pencemaran tanpa hasil pemeriksaan kesehatan maupun uji laboratorium.
Atas kondisi tersebut, warga meminta pemerintah daerah dan instansi terkait melakukan pemeriksaan terhadap kualitas air Sungai Cilangkahan serta mengecek sistem pengelolaan dan pembuangan limbah perusahaan yang berada di sekitar sungai.
Warga juga meminta agar apabila hasil pemeriksaan nantinya menemukan adanya pelanggaran terhadap ketentuan lingkungan hidup, pihak yang terbukti bertanggung jawab dapat diberikan sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Selain penindakan, warga berharap pemerintah memastikan adanya langkah pemulihan apabila sungai terbukti mengalami pencemaran, sehingga kualitas lingkungan dan fungsi sungai bagi masyarakat dapat kembali terjaga.
Dugaan pencemaran tersebut perlu ditindaklanjuti melalui pemeriksaan lapangan dan uji kualitas air oleh instansi berwenang. Dengan demikian, penyebab perubahan kondisi Sungai Cilangkahan dapat diketahui secara objektif dan langkah penanganannya dapat dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan.
Hingga berita ini ditulis, Faktamerah.com belum memperoleh keterangan resmi dari pihak Pabrik Kaung maupun instansi lingkungan hidup terkait mengenai dugaan pencemaran tersebut.
Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak-pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini sesuai ketentuan yang berlaku.
(Kabiro Lebak)
![]()







