Gerindra dan PSI Tutup Pintu untuk Budi Arie, Pengamat Singgung Sosok ‘Kutu Loncat’

- Penulis

Senin, 24 November 2025 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, faktamerah.com – Penolakan Partai Gerindra dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terhadap Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, memunculkan berbagai spekulasi publik. Namun di sisi lain, keputusan dua partai tersebut dianggap sebagai hal yang wajar dalam dinamika politik, terutama terkait proses rekrutmen kader.

Pengamat Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, mengatakan setiap partai memiliki pertimbangan yang matang sebelum menerima seseorang bergabung. Mulai dari rekam jejak, loyalitas, hingga potensi mendongkrak dukungan publik menjadi faktor penting dalam penilaian.

“Gerindra, kadernya menilai lebih banyak negatifnya bila menerima Budi Arie. Sebagian kader Gerindra setidaknya menilai Budi Arie hanya sosok kutu loncat yang tak banyak manfaatnya bagi partainya,” kata Jamiluddin dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (22/11/2025).

ADVERTISEMENT

google.com, pub-4845885741970817, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, sikap penolakan tersebut bukan sekadar penilaian personal, melainkan suara yang berkembang kuat di internal Gerindra. Ada kekhawatiran bahwa kehadiran Budi Arie justru dapat membawa persoalan baru bagi partai.

Baca Juga:  Pejabat Tangsel Pelesiran Berbungkus Pelatihan di Bandung, Diduga Boros Anggaran Rp1,5 Miliar

“Budi Arie bisa saja dinilai layaknya virus yang dapat menebar penyakit di Gerindra. Karena itu, kader Gerindra merasa lebih baik menghindar dan bahkan menjauh dari virus,” ujarnya.

Tidak hanya Gerindra, PSI juga disebut memiliki alasan serupa. Partai yang dipimpin Kaesang Pangarep itu menilai Budi Arie tidak memiliki nilai elektoral yang signifikan.

“Karena itu, PSI merasa tidak perlu menawarkan ke Budi Arie untuk bergabung menjadi kadernya,” ungkap Jamiluddin.

Ia menegaskan, PSI memiliki standar jelas dalam rekrutmen politik. Setiap figur yang masuk harus memberikan dampak elektoral, bukan sekadar menambah jumlah kader.

“Tak ada manfaat bagi PSI merekrut Budi Arie menjadi kadernya,” tutupnya.

Dengan penilaian tersebut, langkah politik Budi Arie dinilai semakin terbatas. Dua partai yang sebelumnya disebut-sebut menjadi tujuannya kini secara tegas menutup pintu.

(Fadlli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pisah Sambut Pejabat Lapas Kelas I Makassar: Momen Haru, Perkuat Soliditas dan Semangat Baru
Wakasad Muhammad Saleh Mustafa Kunjungi Yon TP 942/AW Tangerang, Tekankan Peran TNI sebagai Tentara Rakyat
Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raswad Tegaskan Komitmen Transparansi dalam Pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Pimred Faktamerah.com Tegaskan Peran Pers Jaga Demokrasi dan Transparansi Publik
Aisyah Wahidatul Ismail Raih Juara 1 O2SN 2026 Cabang Seni Tunggal, SDN Karang Tengah 1 Makin Bersinar
Pengamanan DPR Diperketat, Aparat Siaga Jaga Stabilitas Hari Ini
PWI Sulsel Gelar UKW April 2026: Momentum Jurnalis Naik Kelas Menuju Profesionalisme
Pangdam XIV/Hasanuddin Pimpin Sertijab Irdam, Posisi Strategis Kodam Resmi Berganti
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 10:25 WIB

Pisah Sambut Pejabat Lapas Kelas I Makassar: Momen Haru, Perkuat Soliditas dan Semangat Baru

Jumat, 17 April 2026 - 13:51 WIB

Wakasad Muhammad Saleh Mustafa Kunjungi Yon TP 942/AW Tangerang, Tekankan Peran TNI sebagai Tentara Rakyat

Jumat, 17 April 2026 - 03:54 WIB

Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raswad Tegaskan Komitmen Transparansi dalam Pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Kamis, 16 April 2026 - 07:59 WIB

Pimred Faktamerah.com Tegaskan Peran Pers Jaga Demokrasi dan Transparansi Publik

Kamis, 16 April 2026 - 05:17 WIB

Aisyah Wahidatul Ismail Raih Juara 1 O2SN 2026 Cabang Seni Tunggal, SDN Karang Tengah 1 Makin Bersinar

Berita Terbaru