GML Kabupaten Tangerang Gelar Aksi Tolak Kenaikan BBM dan Program MBG, Suara Rakyat Kecil Menggema di Depan Gedung DPRD

- Penulis

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Tangerang, FaktaMerah.com – Gelombang aspirasi masyarakat kembali menggema di depan gedung DPRD Kabupaten Tangerang, Kamis (7/5/2026). Aksi unjuk rasa yang digelar Gabungan Masyarakat Lembaga (GML. Gabungan Masyarakat Lembaga). Kabupaten Tangerang berlangsung tertib namun penuh semangat.

Massa aksi menyuarakan penolakan terhadap isu kenaikan harga BBM serta program MBG yang dinilai belum sepenuhnya menjawab kebutuhan masyarakat kecil.

Ratusan peserta aksi tampak membawa spanduk dan poster berisi tuntutan agar pemerintah lebih memperhatikan kondisi ekonomi rakyat yang saat ini masih sulit. Dalam orasinya, para peserta demo meminta pemerintah pusat tidak menambah beban masyarakat dengan kebijakan yang dianggap kurang tepat sasaran.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-4845885741970817, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di tengah aksi, salah satu warga yang diwawancarai awak media menyampaikan harapannya terkait program MBG. Dengan nada penuh harapan, seorang ibu peserta aksi mengatakan bahwa bantuan tersebut dinilai lebih baik diberikan langsung dalam bentuk uang kepada orang tua siswa.

“Lebih baik MBG diuangkan saja dan diberikan kepada masing-masing orang tua. Biarkan orang tua yang mengatur pola makan anaknya, karena orang tua lebih tahu makanan kesukaan anaknya masing-masing dan bisa mengatur uang dengan baik,” ujarnya di sela-sela aksi.

Pernyataan tersebut mendapat respons dan dukungan dari peserta aksi lainnya. Mereka menilai masyarakat lebih memahami kebutuhan rumah tangga masing-masing dibandingkan sistem bantuan yang dianggap seragam.

Sementara itu, dalam pidatonya di depan gedung DPRD Kabupaten Tangerang, Alamsyah selaku salah satu tokoh aksi menyampaikan kritik keras terhadap kebijakan yang dinilai memberatkan rakyat kecil.

Ia menegaskan bahwa kondisi ekonomi masyarakat hingga saat ini masih belum stabil.
“Jangan pernah masyarakat kecil terus-menerus dijadikan beban. Soal BBM dan MBG katanya demi kepentingan masyarakat, padahal kenyataannya rakyat masih menderita sampai sekarang.

Baca Juga:  Pelantikan Barisan Delapan Center Jakarta dan Badan Advokasi Nasional Dihadiri Wamendes PDT

Ekonomi sedang sulit, malah BBM mau dinaikkan dan program MBG dinilai belum baik untuk masyarakat. Mau sampai kapan rakyat terus menderita akibat aturan pejabat-pejabat tinggi yang berkuasa,” tegas Alamsyah dalam orasinya yang disambut sorakan peserta aksi.

Meski berlangsung dengan penuh semangat, aksi demonstrasi berjalan aman dan kondusif. Aparat keamanan tampak melakukan pengawalan guna memastikan jalannya aksi tetap tertib.

Tak berselang lama setelah massa menyampaikan aspirasi, Ketua DPRD Kabupaten Tangerang dikabarkan langsung menemui perwakilan demonstran. Pertemuan tersebut disambut positif oleh massa aksi karena dianggap sebagai bentuk keterbukaan pemerintah daerah dalam menerima aspirasi masyarakat.

Dalam keterangannya di hadapan peserta aksi, Ketua DPRD Kabupaten Tangerang menyampaikan bahwa pihaknya akan segera membuat surat resmi untuk diteruskan kepada pemerintah pusat dan pejabat terkait.

“Insya Allah aspirasi masyarakat akan segera kami sampaikan kepada pusat. Mudah-mudahan Bapak Presiden juga mengetahui dan merespons cepat apa yang menjadi harapan masyarakat Kabupaten Tangerang,” ujarnya di hadapan massa aksi.

Pernyataan tersebut sontak mendapat tepuk tangan dari peserta demonstrasi yang berharap tuntutan mereka benar-benar diperhatikan pemerintah pusat.

Masyarakat berharap kebijakan yang diambil ke depan dapat lebih berpihak kepada rakyat kecil, khususnya di tengah kondisi ekonomi yang masih dirasakan berat oleh sebagian besar warga.

Aksi yang digelar GML Kabupaten Tangerang ini menjadi gambaran bahwa suara masyarakat masih terus menginginkan kebijakan yang dianggap lebih adil dan tepat sasaran.

Harapan besar kini tertuju kepada pemerintah pusat agar mampu mendengar langsung aspirasi rakyat dan menghadirkan solusi yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

Loading

Penulis : Ramdani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Masyarakat Rajeg Segera Nikmati Akses Air Bersih, PERUMDAM TKR Wujudkan Pemerataan Layanan di Kabupaten Tangerang
Pokmas Cibodasari Kawal Program Bedah Rumah RTLH 2026, 39 Warga Diusulkan Jadi Penerima Bantuan
DPRD Kota Bandung Dorong Regulasi Bantuan Hukum bagi Warga Kurang Mampu
Ketua Presidium FPII Tinjau Lapas Cipinang, Dorong Pembinaan WBP Lebih Produktif dan Humanis
Komisi IV Dorong Perwal Pelaksana Perda Penyelenggaraan Ketenagakerjaan Segera Terbit
Radea Respati Soroti Kinerja ASN: Gaji Besar Harus Sejalan dengan Pelayanan Publik yang Maksimal
Dermaga Kasih di Makassar: Di Tengah Duka, Gubernur YSK Pilih Keluarga di Atas Segalanya
29 Pegawai Lapas Makassar Naik Pangkat, Momentum Pengabdian Baru dan Penguatan Integritas
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 02:50 WIB

Masyarakat Rajeg Segera Nikmati Akses Air Bersih, PERUMDAM TKR Wujudkan Pemerataan Layanan di Kabupaten Tangerang

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:54 WIB

Pokmas Cibodasari Kawal Program Bedah Rumah RTLH 2026, 39 Warga Diusulkan Jadi Penerima Bantuan

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:24 WIB

GML Kabupaten Tangerang Gelar Aksi Tolak Kenaikan BBM dan Program MBG, Suara Rakyat Kecil Menggema di Depan Gedung DPRD

Senin, 27 April 2026 - 08:10 WIB

DPRD Kota Bandung Dorong Regulasi Bantuan Hukum bagi Warga Kurang Mampu

Kamis, 9 April 2026 - 14:33 WIB

Ketua Presidium FPII Tinjau Lapas Cipinang, Dorong Pembinaan WBP Lebih Produktif dan Humanis

Berita Terbaru