Prof Sutan Nasomal: MoU Amerika–Indonesia Menguntungkan Ekonomi Kerakyatan Secara Menyeluruh

- Penulis

Rabu, 25 Februari 2026 - 23:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, FAKTAMERAH.COM – Pakar Hukum Internasional dan Ekonom, Prof Dr Sutan Nasomal SH MH, meyakini nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat akan membawa dampak positif bagi penguatan ekonomi kerakyatan secara luas.

Hal itu disampaikan Prof Sutan saat menjawab pertanyaan sejumlah pemimpin redaksi media cetak dan daring dalam dan luar negeri di Markas YLBHCCI, Jakarta, Selasa (25/2/2026).

Menurutnya, langkah yang diambil Presiden RI Prabowo Subianto dalam membuka kerja sama dengan Presiden Presiden Amerika Serikat merupakan strategi yang visioner dan berorientasi jangka panjang.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-4845885741970817, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kerja sama ini menjadi celah besar bagi perkembangan perekonomian nasional dan membantu pembangunan di berbagai sektor secara menyeluruh. Tentu masyarakat Indonesia juga akan merasakan manfaatnya,” ujar Prof Sutan.

Ia menilai, pembukaan pintu kerja sama tersebut memberi peluang lebih luas bagi pelaku usaha nasional untuk menembus pasar industri Amerika. Selama satu dekade terakhir, pasar Indonesia dinilai banyak dipengaruhi produk industri dari China. Dengan terbukanya akses ke Amerika, menurutnya, Indonesia memiliki alternatif pasar strategis yang dapat mendorong daya saing produk dalam negeri.

Prof Sutan menjelaskan, masyarakat Indonesia—termasuk pelaku UMKM dan sektor pertanian—berkesempatan mengekspor berbagai komoditas unggulan ke pasar Amerika. Selain itu, investasi di sektor industri diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

Baca Juga:  PT Cendrawasih Bangun Lestari Rayakan HUT ke-5, Fokus Tata Kelola dan Kepercayaan Publik

Ia berharap pemerintah dapat menyiapkan langkah konkret agar investor Amerika tertarik membangun pabrik dan mengembangkan industri di Indonesia. Investasi tersebut, lanjutnya, berpotensi mencakup sektor pendidikan, pertanian, kesehatan, industri strategis, hingga pariwisata.

“Jika investasi berjalan optimal, nadi ekonomi Indonesia akan semakin sehat dan mampu menyerap banyak tenaga kerja,” katanya.

Prof Sutan juga menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan berdaya saing guna mendukung program kerja sama tersebut. Ia menyebut setiap tahun sekitar 80 ribu sarjana (S1) lulus dan membutuhkan lapangan pekerjaan, sementara jutaan pemuda lainnya menanti peluang kerja.

Karena itu, negara dinilai harus menjamin ketersediaan lapangan kerja agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

Ia optimistis, melalui kebijakan yang membuka ruang kolaborasi dengan negara-negara maju, Indonesia akan semakin berkembang dan memiliki posisi strategis dalam perekonomian global.

“Harapan masyarakat, kerja sama ini saling menguntungkan dengan tetap mengikuti regulasi ketat, termasuk standar halal, kualitas produk, serta harga yang kompetitif,” tuturnya.

Sebagai penutup, Prof Sutan menyampaikan doa dan dukungannya kepada Presiden agar senantiasa diberi kesehatan dan kesuksesan dalam memimpin serta memperluas kerja sama internasional demi kemajuan Indonesia.

Narasumber: Prof Dr Sutan Nasomal SH MH, Pakar Hukum Internasional dan Ekonom.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pangdam XIV/Hasanuddin Bangun Koperasi Merah Putih di Takalar, Dongkrak Ekonomi Rakyat
Camat Gambir Hadiri Launching Koperasi Merah Putih Duri Pulo, Dorong Ekonomi Warga
Halal Bihalal di Kantor JNE, Momentum Silaturahmi, Evaluasi, dan Penguatan Kinerja Tim
Bakmi Jaja Tetap Buka Saat Lebaran, Jadi Pilihan Favorit Warga di Tambora
Langkah Nyata Sang Begawan: Aksa Mahmud ‘Kepung’ Kaltara dengan Investasi Multi-Sektor
Prof Sutan Nasomal Worning Tragedi Investasi Lobar: Modal Rakyat Rp 191 Miliar Hanya ‘Meneteskan’ Dividen Receh Di PT AMGM
Proyek Jalan Melati Mas Baru Diperbaiki Sudah Rusak, AWII Desak Audit, Buka Data Kontraktor
Dugaan Kebocoran Miliaran Rupiah di Dishub Tangsel, AWII Desak Audit Total, Evaluasi Pimpinan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 12:23 WIB

Pangdam XIV/Hasanuddin Bangun Koperasi Merah Putih di Takalar, Dongkrak Ekonomi Rakyat

Jumat, 10 April 2026 - 08:33 WIB

Camat Gambir Hadiri Launching Koperasi Merah Putih Duri Pulo, Dorong Ekonomi Warga

Senin, 30 Maret 2026 - 09:03 WIB

Halal Bihalal di Kantor JNE, Momentum Silaturahmi, Evaluasi, dan Penguatan Kinerja Tim

Minggu, 22 Maret 2026 - 08:29 WIB

Bakmi Jaja Tetap Buka Saat Lebaran, Jadi Pilihan Favorit Warga di Tambora

Minggu, 15 Maret 2026 - 05:06 WIB

Langkah Nyata Sang Begawan: Aksa Mahmud ‘Kepung’ Kaltara dengan Investasi Multi-Sektor

Berita Terbaru