Serikat Pedagang Pasar Pa’baeng-Baeng, Juru Parkir, dan Pedagang Terminal Daya Gelar Aksi di DPRD Makassar

- Penulis

Jumat, 16 Januari 2026 - 05:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR | FAKTAMERAH.COM — Serikat Pedagang Pasar Pa’baeng-Baeng bersama juru parkir dan pedagang Pasar Terminal Daya menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kota Makassar, Kamis (15/1/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap maraknya penggusuran yang dinilai mengancam keberlangsungan usaha dan mata pencaharian pedagang kecil.
Dalam aksi itu, massa membawa spanduk dan poster bertuliskan “Makassar Darurat Penggusuran”. Para pedagang menyuarakan tuntutan agar Pemerintah Kota Makassar dan DPRD menghentikan kebijakan penertiban yang dianggap tidak berpihak kepada pedagang rakyat. Mereka menilai penggusuran kerap dilakukan tanpa dialog yang adil dan tanpa solusi relokasi yang layak.
Koordinator aksi, Aditya, mengatakan bahwa pedagang pasar merupakan bagian penting dari roda perekonomian kota. Namun, kebijakan penertiban yang diterapkan saat ini justru dinilai menghilangkan sumber penghidupan masyarakat kecil.
“Kami bukan menolak penataan kota, tetapi menolak penggusuran sepihak yang mematikan ekonomi pedagang kecil,” ujar Aditya saat menyampaikan orasi.
Aksi tersebut mendapat respons dari DPRD Kota Makassar. Anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi PDI Perjuangan, dr. Udin Syahputra Malik, menemui langsung massa aksi. Ia menyampaikan bahwa pedagang memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan dan ruang dialog yang adil.
Menurut dr. Udin, DPRD akan segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pedagang Pasar Pa’baeng-Baeng sebelum 21 Januari 2026. Hal ini menyusul adanya informasi terkait rencana pembongkaran paksa yang disebut akan dilakukan pada tanggal tersebut.
“Kami akan memfasilitasi RDP agar persoalan ini bisa dibahas bersama dan tidak ada tindakan sepihak yang merugikan pedagang,” kata dr. Udin.
Ia juga mengimbau agar aspirasi disampaikan secara tertib dan damai, serta menegaskan pentingnya dialog antara pemerintah kota dan para pedagang untuk mencari solusi yang berkeadilan.
Hingga aksi berakhir, massa menyatakan akan terus mengawal isu “Makassar Darurat Penggusuran” dan menyatakan siap menggelar aksi lanjutan apabila tuntutan mereka tidak mendapat respons konkret dari Pemerintah Kota Makassar maupun DPRD.

Baca Juga:  Tiga Usaha Bersatu di Kedung Doro Surabaya, Hadirkan Konsep Makan, Penginapan dan Kost dalam Satu Lokasi

(Tim Redaksi)

ADVERTISEMENT

google.com, pub-7869183682739582, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Gondrong Keluhkan Aktivitas PT Gamen di Tengah Permukiman, Bang Zeck Desak Pemkot Tangerang
Keluarga Besar QAGC JNE Melepas 11 Pegawai QMS dan QCE Berangkat Umrah 2026
Dorong Ekonomi Desa, BUMDes Raharja Mekarjaya Kembangkan Budidaya Nila dan Kebun Pisang
99 Persen Pendapatan Masih dari Kayu, Kadivre Jateng Dorong KPH Randublatung Cari Terobosan
Tiga Usaha Bersatu di Kedung Doro Surabaya, Hadirkan Konsep Makan, Penginapan dan Kost dalam Satu Lokasi
Gubernur Kaltara Paparkan Potensi Investasi Strategis di Forum Rakerkonas APINDO 2026
Perry Warjiyo Mundur dari Jabatan Gubernur BI, Pemerintah Tunjuk Destry Damayanti
Pemprov DKI Kerahkan TPID untuk Kendalikan Lonjakan Harga Sayuran
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Warga Gondrong Keluhkan Aktivitas PT Gamen di Tengah Permukiman, Bang Zeck Desak Pemkot Tangerang

Jumat, 18 September 2026 - 10:40 WIB

Keluarga Besar QAGC JNE Melepas 11 Pegawai QMS dan QCE Berangkat Umrah 2026

Senin, 7 September 2026 - 14:09 WIB

Dorong Ekonomi Desa, BUMDes Raharja Mekarjaya Kembangkan Budidaya Nila dan Kebun Pisang

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:41 WIB

99 Persen Pendapatan Masih dari Kayu, Kadivre Jateng Dorong KPH Randublatung Cari Terobosan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:57 WIB

Tiga Usaha Bersatu di Kedung Doro Surabaya, Hadirkan Konsep Makan, Penginapan dan Kost dalam Satu Lokasi

Berita Terbaru