JAKARTA, FAKTAMERAH.COM – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, pengurus Masjid Nurul Iman menggelar kegiatan bertajuk “Gebyar Ramadhan” yang berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Ahad (7–8 Maret 2026), di lingkungan Duri Pulo.
Kegiatan tersebut diisi dengan berbagai agenda keagamaan dan sosial yang melibatkan masyarakat sekitar, mulai dari anak-anak hingga para ibu pengajian.
Pada hari pertama, Sabtu (7/3), kegiatan diawali dengan pesantren kilat yang diikuti oleh anak-anak dari lingkungan Duri Pulo. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi keagamaan melalui tayangan slide film yang berisi tausiah sehingga penyampaian materi menjadi lebih menarik dan mudah dipahami oleh anak-anak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, panitia juga mengadakan berbagai perlombaan yang diikuti para peserta pesantren kilat. Para pemenang lomba mendapatkan souvenir menarik sebagai bentuk apresiasi dari panitia.
Memasuki hari kedua, Ahad (8/3), kegiatan dilanjutkan dengan bazar murah yang menyediakan berbagai kebutuhan masyarakat. Beberapa stand yang tersedia antara lain penjualan pakaian dengan harga terjangkau yang banyak diminati warga Duri Pulo, stand perhiasan imitasi, serta beberapa stand makanan.
Menjelang waktu berbuka puasa, rangkaian acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua DKM Masjid Nurul Iman, Drs. Mulyadi Firdaus, serta sambutan dari pengurus masjid Ustadz Nursyamsu.
Selanjutnya, tausiah Ramadhan disampaikan oleh Ustadz Nurman Sidik dengan tema “Perlu Dit ingkatkan Amal Ibadah di Saat Bulan Ramadhan.” Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah untuk memanfaatkan bulan suci Ramadhan sebagai momentum meningkatkan ibadah, memperbanyak amal kebaikan, serta mempererat ukhuwah antar sesama.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada 25 anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial pengurus masjid dan masyarakat sekitar.
Rangkaian kegiatan Gebyar Ramadhan ditutup dengan pembacaan doa bersama dan dilanjutkan dengan buka puasa bersama warga Duri Pulo serta ibu-ibu pengajian.
Selain kegiatan tersebut, pengurus Masjid Nurul Iman juga membuka penerimaan zakat fitrah bagi warga Duri Pulo. Zakat dapat disalurkan dalam bentuk uang senilai beras yang biasa dikonsumsi sehari-hari atau dalam bentuk beras sebanyak 3,5 liter.
Pengurus masjid berharap kegiatan Gebyar Ramadhan ini dapat mempererat tali silaturahmi antarwarga sekaligus membawa manfaat bagi masyarakat sekitar.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat kebersamaan warga Duri Pulo serta menjadi ladang amal yang membawa keberkahan dan rahmat dari Allah SWT,” ujar panitia.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan dapat semakin meningkatkan kepedulian sosial serta memperbanyak amal ibadah selama bulan suci Ramadhan.
![]()






