Sungai Perbatasan Jakarta–Tangerang Diduga Tercemar Limbah, Warga Rawa Bamban Resah

- Penulis

Sabtu, 25 April 2026 - 06:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG, FAKTAMERAH.COM – Sungai yang berada di wilayah perbatasan antara Jakarta dan Tangerang, tepatnya di Jalan Faliman Jaya, Kelurahan Jurumudi Baru, Kecamatan Benda, diduga tercemar limbah industri. Perubahan warna air sungai yang menjadi keruh dan kehitaman memicu keresahan warga sekitar.

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Sabtu (25/4/2026) dini hari, kondisi air sungai terlihat keruh dengan warna gelap serta diduga mengandung endapan. Pada beberapa bagian permukaan air tampak seperti lapisan menyerupai minyak yang menimbulkan dugaan adanya pencemaran limbah.

Salah satu warga, Usman, warga Kampung Rawa Bamban, Kelurahan Jurumudi Baru, mengaku mulai menyadari perubahan kondisi air sungai dalam beberapa waktu terakhir. Menurutnya, kondisi air kini jauh berbeda dibanding sebelumnya.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-4845885741970817, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Biasanya airnya tidak seperti ini, dulu masih bisa dipakai untuk mencuci. Sekarang terlihat hitam dan kotor, bahkan kadang berbau,” ujar Usman saat ditemui di lokasi.

Selain perubahan warna air, warga juga mengkhawatirkan dampak jangka panjang terhadap kesehatan dan lingkungan. Sungai tersebut sebelumnya dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan rumah tangga, seperti mencuci serta mengairi tanaman di sekitar permukiman.

Baca Juga:  Skandal Pertalite di Cikupa! Motor Suzuki Thunder Diduga Jadi Alat Penimbunan, Oknum SPBU Disorot

Dugaan sementara, pencemaran tersebut berasal dari aktivitas industri atau pabrik yang berada tidak jauh dari aliran sungai. Limbah diduga dibuang langsung ke badan sungai tanpa melalui proses pengolahan yang sesuai standar lingkungan.

Warga berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah, khususnya Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, untuk segera melakukan pengecekan lapangan dan pengujian kualitas air.

“Kalau dibiarkan, ini bisa semakin parah dan membahayakan warga. Kami berharap segera ada tindakan dari pihak berwenang,” tambah Usman.

Pengamat lingkungan menilai bahwa pencemaran sungai akibat limbah industri merupakan persoalan serius yang harus ditangani secara tegas. Selain berpotensi merusak ekosistem sungai, kondisi tersebut juga dapat memicu munculnya berbagai penyakit yang berdampak pada kesehatan masyarakat.

Warga berharap pihak terkait segera melakukan investigasi menyeluruh, menindak tegas pelaku pencemaran jika terbukti bersalah, serta memastikan pengelolaan limbah industri dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

(kong Us )

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tangis Haru Warnai Pelepasan Jamaah Haji Kloter 1 Banten di Masjid Al A’zhom Tangerang
Pemkot Jaktim Gelar Operasi Serentak Tangkap Ikan Sapu-Sapu di 10 Kecamatan, Dipimpin Wali Kota Munjirin
Masyarakat Desak Gakkum KLH Audit Pengelolaan Limbah PT NSK Bearings Manufacturing Indonesia
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 06:20 WIB

Sungai Perbatasan Jakarta–Tangerang Diduga Tercemar Limbah, Warga Rawa Bamban Resah

Selasa, 21 April 2026 - 09:46 WIB

Tangis Haru Warnai Pelepasan Jamaah Haji Kloter 1 Banten di Masjid Al A’zhom Tangerang

Sabtu, 18 April 2026 - 05:37 WIB

Pemkot Jaktim Gelar Operasi Serentak Tangkap Ikan Sapu-Sapu di 10 Kecamatan, Dipimpin Wali Kota Munjirin

Jumat, 10 April 2026 - 12:29 WIB

Masyarakat Desak Gakkum KLH Audit Pengelolaan Limbah PT NSK Bearings Manufacturing Indonesia

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Kurir Sabu Dibekuk di Garut, Polisi Sita 197,8 Gram Narkotika Siap Edar

Jumat, 24 Apr 2026 - 13:08 WIB

Hukum & Kriminal

Kapolda Jabar–Kajati Perkuat Sinergi Lewat Farewell Badminton

Jumat, 24 Apr 2026 - 13:03 WIB