BANDUNG, FAKTAMERAH.COM – Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Jawa Barat memberikan edukasi kepada pelajar SMKN 13 Bandung mengenai pencegahan kejahatan siber melalui program Sekolah Anti Scam Jawara, Kamis (1/10/2026).

Kegiatan tersebut membahas sejumlah modus kejahatan di ruang digital, di antaranya penipuan daring atau online scam, phishing, pencurian data pribadi, serta rekayasa sosial yang dapat digunakan untuk memengaruhi atau memperdaya korban.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kegiatan itu, pelajar diberikan pemahaman mengenai pentingnya melakukan verifikasi sebelum membuka tautan, memberikan data pribadi, melakukan transaksi, maupun mengikuti instruksi dari pihak yang identitasnya belum dapat dipastikan.
Program Sekolah Anti Scam Jawara merupakan program yang digagas Direktorat Reserse Siber Polda Jabar sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap keamanan digital.
Selain mendapatkan edukasi, sejumlah pelajar SMKN 13 Bandung disematkan sebagai Duta Anti Scam. Mereka diharapkan dapat membantu menyampaikan pengetahuan mengenai keamanan digital kepada teman sebaya serta lingkungan sekolah dan keluarga.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan mengatakan edukasi mengenai keamanan digital perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak.
Menurutnya, pengetahuan yang diperoleh pelajar diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi dapat diteruskan kepada lingkungan sekitar.
“Melalui pendekatan tersebut, edukasi keamanan digital diharapkan tidak berhenti pada kegiatan yang dilaksanakan oleh kepolisian. Pengetahuan yang diperoleh pelajar dapat diteruskan melalui lingkungan pertemanan,” ujar Hendra.
Ia mengatakan kolaborasi antara kepolisian, sekolah, guru, dan pelajar diperlukan untuk meningkatkan kesadaran dalam menggunakan teknologi secara aman dan bertanggung jawab.
Pelajar juga diimbau untuk lebih berhati-hati dalam membagikan data pribadi, mengakses tautan, melakukan transaksi daring, serta merespons pesan atau komunikasi dari pihak yang belum dikenal.
Melalui program tersebut, Ditressiber Polda Jabar mendorong peningkatan literasi keamanan digital di kalangan pelajar sebagai salah satu langkah pencegahan terhadap berbagai bentuk penipuan dan kejahatan siber.
(Red)
![]()






