Hari Kebebasan Pers Internasional 2026: Mario Tegaskan Jurnalis Bukan Pembawa Malapetaka

- Penulis

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, FaktaMerah.com – Peringatan Hari Kebebasan Pers Internasional pada 6 Mei 2026 menjadi momentum penting bagi insan pers untuk kembali menegaskan komitmennya terhadap kebenaran dan demokrasi. Dalam peringatan tahun ini, pesan kuat yang disuarakan adalah bahwa jurnalis bukanlah pembawa malapetaka, melainkan penyampai fakta dan harapan bagi masyarakat.

Pimpinan redaksi FaktaMerah.com, Mario, menegaskan bahwa peran jurnalis sangat vital dalam menjaga keseimbangan informasi di tengah derasnya arus berita saat ini. Menurutnya, stigma negatif terhadap jurnalis harus diluruskan.

“Jurnalis bukan pembawa malapetaka. Kami bekerja untuk menyampaikan fakta, membuka kebenaran, dan memberikan harapan kepada masyarakat. Tanpa pers yang bebas dan bertanggung jawab, demokrasi akan kehilangan arah,” ujar Mario dalam kegiatan peringatan tersebut.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-4845885741970817, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menambahkan bahwa kebebasan pers bukan berarti tanpa batas, melainkan harus dibarengi dengan integritas, verifikasi, dan tanggung jawab sosial. Dalam era digital saat ini, tantangan terbesar adalah melawan hoaks dan menjaga kepercayaan publik.

Baca Juga:  Polda Jabar Perkuat Sinergi dengan Pers Lewat Konferprov PWI Jawa Barat 2026

Berbagai kegiatan digelar dalam peringatan ini, mulai dari diskusi publik, kampanye edukasi literasi media, hingga aksi solidaritas untuk jurnalis yang mengalami tekanan dalam menjalankan tugasnya.

Mario mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung kerja jurnalistik yang profesional serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. “Pers yang kuat lahir dari dukungan masyarakat yang cerdas dalam memilah informasi,” tambahnya.

Peringatan Hari Kebebasan Pers Internasional ini diharapkan tidak hanya menjadi seremonial semata, tetapi juga menjadi pengingat bahwa kebebasan pers adalah pilar utama dalam menjaga demokrasi yang sehat.

Loading

Penulis : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dalam Dua Hari, 6 Simpatisan dan Anggota OPM Nyatakan Setia kepada NKRI
Kapolri di Sukabumi Dorong 5.000 Peserta Pramuka PUI Siapkan Diri Jadi Pemimpin
Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari Bakal Dirombak, FRIC Lebak: Harus Tepat Sasaran
Polri Imbau Orang Tua Awasi Anak, Hindari Lokasi Aksi yang Berpotensi Ricuh
DPC Demokrat Kota Tangerang Gelar Perayaan HUT-RI ke-81 dengan Lomba dan Bazaar UMKM
Dapur MBG di Lebak Diduga Tak Sesuai SOP, FRIC Desak Korwil BGN Segera Evaluasi
Ketua Presidium FPII Kasihhati Hadiri Pelantikan 36 Pejabat Pemasyarakatan Sumsel
95 Persen Masih Impor, Wakapolri Dorong Produksi Bawang Putih Nasional
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 11:26 WIB

Dalam Dua Hari, 6 Simpatisan dan Anggota OPM Nyatakan Setia kepada NKRI

Kamis, 3 September 2026 - 13:19 WIB

Kapolri di Sukabumi Dorong 5.000 Peserta Pramuka PUI Siapkan Diri Jadi Pemimpin

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:22 WIB

Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari Bakal Dirombak, FRIC Lebak: Harus Tepat Sasaran

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:56 WIB

Polri Imbau Orang Tua Awasi Anak, Hindari Lokasi Aksi yang Berpotensi Ricuh

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:38 WIB

DPC Demokrat Kota Tangerang Gelar Perayaan HUT-RI ke-81 dengan Lomba dan Bazaar UMKM

Berita Terbaru