Ketua AWII DPD DKI Mario, Tegaskan: Gugatan UGR Tol Semanan–Sunter Hak Warga, Bukan Penolakan Proyek Negara

- Penulis

Minggu, 25 Januari 2026 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, FAKTAMERAH.COM — Sidang lanjutan terkait penetapan Uang Ganti Rugi (UGR) proyek Strategis Nasional (PSN) Tol Semanan–Sunter kembali digelar, Kamis (22/1/2026). Persidangan ini menjadi ruang bagi warga Kelurahan Duri Pulo, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, untuk menyuarakan keberatan mereka atas nilai kompensasi yang dinilai belum mencerminkan rasa keadilan.

Dalam sidang tersebut, warga kembali menegaskan bahwa mereka tidak menolak pembangunan proyek tol, melainkan mempertanyakan besaran UGR yang dianggap tidak sebanding dengan nilai lahan, bangunan, serta dampak sosial ekonomi yang ditimbulkan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Aliansi Wartawan Independen Indonesia (AWII) DPD Provinsi DKI Jakarta, Mario, menilai pentingnya membedakan antara penolakan proyek dengan upaya warga mencari keadilan hukum.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-7869183682739582, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang terjadi di Duri Pulo bukan penolakan proyek negara. Warga sedang menggunakan jalur hukum untuk mempertanyakan keadilan penetapan UGR. Ini hak yang dijamin undang-undang dan harus dihormati,” ujar Mario kepada wartawan, usai sidang lanjutan, Kamis (22/1/2026).

Baca Juga:  Dugaan Parkir Liar di Gambir Kembali Muncul, Warga Harap Penertiban Konsisten

Mario menyebut, proyek strategis nasional semestinya dijalankan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas, khususnya dalam proses penilaian ganti rugi oleh pihak appraisal. Menurutnya, perbedaan pandangan antara warga dan pihak terkait perlu diselesaikan melalui mekanisme hukum dan musyawarah yang terbuka.

“Sidang ini menunjukkan bahwa warga memilih jalur konstitusional. Negara seharusnya hadir memastikan proses berjalan adil, terbuka, dan tidak merugikan warga yang terdampak langsung,” katanya.

Warga Duri Pulo mengungkapkan bahwa nilai UGR yang ditetapkan berpotensi menghilangkan sumber penghidupan mereka, terutama bagi warga yang telah puluhan tahun bermukim dan menggantungkan ekonomi keluarga di lokasi tersebut. Mereka berharap majelis hakim dapat mempertimbangkan aspek keadilan sosial, bukan semata nilai administratif.

Loading

Penulis : Awaludin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pangdam XXII/Tambun Bungai Salurkan Bantuan Presiden bagi Warga Terdampak Karhutla di Palangka Raya
Wisuda UMT Jadi Momen Haru Keluarga, Inda Yani Bangga Intan Purnama Sari Menuntaskan Pendidikan
Generasi Merdeka Sampaikan Ucapan Selamat kepada Suyudi Ario Seto atas Persetujuan DPR sebagai Kapolri
Kemenimipas Temukan Bangunan Mirip Apartemen di Lapas Cibinong Tak Tercatat sebagai BMN
Ketua Presidium FPII dan Pengawas DPI Kunjungi Imigrasi Depok, Bahas Pelayanan Paspor dan Pencegahan TPPO
Lapas Cibinong Disorot, Menteri Imipas Turun Tangan Dalami Temuan Ombudsman
Renovasi Gedung DPRD Kabupaten Tangerang Disorot, Oknum Sekwan Diduga Atur Proyek
Staf Khusus Presiden Bertemu Ketua Umum FRIC, Bahas Peran Jurnalis di Era Digital
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Pangdam XXII/Tambun Bungai Salurkan Bantuan Presiden bagi Warga Terdampak Karhutla di Palangka Raya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:55 WIB

Wisuda UMT Jadi Momen Haru Keluarga, Inda Yani Bangga Intan Purnama Sari Menuntaskan Pendidikan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:06 WIB

Generasi Merdeka Sampaikan Ucapan Selamat kepada Suyudi Ario Seto atas Persetujuan DPR sebagai Kapolri

Rabu, 30 September 2026 - 11:41 WIB

Kemenimipas Temukan Bangunan Mirip Apartemen di Lapas Cibinong Tak Tercatat sebagai BMN

Sabtu, 26 September 2026 - 08:00 WIB

Ketua Presidium FPII dan Pengawas DPI Kunjungi Imigrasi Depok, Bahas Pelayanan Paspor dan Pencegahan TPPO

Berita Terbaru

Jawa Barat

Polda Jabar Imbau Masyarakat Sampaikan Aspirasi Secara Damai

Selasa, 27 Okt 2026 - 10:58 WIB

Infrastruktur

Proyek Pipa PAM Jaya di Lubang Buaya Ditargetkan Rampung Januari 2027

Selasa, 27 Okt 2026 - 08:40 WIB