JAKARTA, FAKTAMERAH.COM – Jenazah tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang gugur saat menjalankan tugas misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon dijadwalkan tiba di Indonesia pada Sabtu (4/4/2026).
Ketiga prajurit tersebut gugur dalam insiden yang terjadi dalam kurun waktu kurang dari 24 jam, tepatnya pada Minggu hingga Senin (29–30/3/2026) di wilayah penugasan mereka di Lebanon.
Adapun identitas prajurit yang gugur adalah Praka Farizal Romadhon (33), Kapten Infanteri Zulmi yang menjabat sebagai Komandan Kompi B Grup 2 Kopassus, serta Sersan Satu Ikhwan dari Kesdam IX/Udayana.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pihak TNI menyampaikan bahwa ketiganya gugur saat menjalankan tugas sebagai bagian dari misi perdamaian dunia di bawah naungan PBB. Hingga saat ini, belum disampaikan secara rinci kronologi lengkap insiden yang menyebabkan gugurnya ketiga prajurit tersebut.
Rencananya, setibanya di Tanah Air, jenazah akan disemayamkan dan dimakamkan secara militer sebagai bentuk penghormatan terakhir atas jasa dan pengabdian mereka kepada bangsa dan negara.
Kepergian ketiga prajurit ini menjadi duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga bagi seluruh jajaran TNI dan masyarakat Indonesia. Pemerintah dan TNI menyampaikan belasungkawa serta penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi dan pengorbanan para prajurit dalam menjaga perdamaian dunia.
Sebagai informasi, TNI selama ini aktif berpartisipasi dalam berbagai misi perdamaian PBB di sejumlah negara, termasuk di Lebanon, sebagai bagian dari komitmen Indonesia dalam menjaga stabilitas dan keamanan global.
![]()






