TANJUNG SELOR — Turnamen Terbuka Sepakbola Mini U-50 (usia 50 tahun ke atas) di Kota Tanjung Selor, Kalimantan Utara, resmi ditutup oleh Ketua Umum KSMI Pusat, Dr. Ir. Yan Mulia Abidin, pada Minggu (9/11/2025) malam. Dalam laga final yang berlangsung seru, Tim Legend Tarakan berhasil keluar sebagai juara setelah menaklukkan Tim Bulungan All Star melalui drama adu penalti.
Kemenangan tersebut mengantarkan Tim Legend Tarakan merebut Piala Gubernur Kalimantan Utara sekaligus hadiah uang pembinaan sebesar Rp50 juta. Sementara Tim Bulungan All Star harus puas di posisi kedua dengan hadiah Rp35 juta. Tim Nunukan All Star menempati peringkat ketiga dan berhak atas Rp20 juta, sedangkan Tim Pimping FC meraih posisi keempat dengan hadiah Rp10 juta.
Penyerahan piala, medali, dan hadiah uang pembinaan dilakukan langsung oleh sejumlah tokoh, antara lain Ketum KSMI Pusat Dr. Ir. Yan Mulia Abidin, Gubernur Kaltara Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, SH, M.Hum, Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd, M.Si, Pembina IKA SMANSA 82 Dr. H. Azhary Sirajuddin, MS, serta Ketua Panitia H.M. Yusuf Ramlan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketum KSMI Apresiasi Dukungan Pemda Kaltara
Dalam sambutannya, Yan Mulia Abidin menyampaikan apresiasi atas dukungan besar pemerintah daerah terhadap perkembangan olahraga sepakbola mini di Kaltara. Ia menilai, lapangan sepakbola mini di Kota Tanjung Selor sangat representatif dan berpotensi menjadi lokasi turnamen berskala nasional.
“Saya bangga melihat lapangan sepakbola mini di Tanjung Selor ini. Fasilitasnya bagus, eksklusif, dan memenuhi syarat untuk pelaksanaan turnamen tingkat nasional. Saya akan menyampaikan hal ini kepada pengurus KSMI di provinsi lain agar dapat mencontoh dukungan yang luar biasa dari pemerintah daerah di sini,” ujarnya.
Usai memberikan sambutan, Yan Mulia Abidin secara resmi menutup turnamen yang diikuti sejumlah klub mini soccer dari Kalimantan Utara, Makassar, dan Sulawesi Tenggara tersebut.
Gubernur Kaltara Janji Gelar Turnamen Lebih Besar
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Utara Dr. H. Zainal Arifin Paliwang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh peserta. Menurutnya, turnamen ini sukses terlaksana dengan meriah dan mendapat perhatian luas dari masyarakat Tanjung Selor.
“Terima kasih kepada seluruh panitia dan peserta yang telah menjunjung tinggi sportivitas dan mempererat silaturahmi antar pecinta sepakbola mini, baik dari Kaltara maupun dari luar daerah. Ke depan, kami akan menyelenggarakan turnamen yang lebih besar dengan hadiah yang lebih menarik,” ujar Gubernur yang juga alumni SMAN 1 Makassar angkatan 1982 itu.
Laga Eksebisi: Tim SMANSA All Star Takluk dari Pemprov Kaltara
Sebelum partai final berlangsung, penonton disuguhkan pertandingan eksebisi antara Tim Pemprov Kaltara yang dipimpin langsung Gubernur Zainal Arifin Paliwang melawan Tim SMANSA All Star yang dikoordinir Azhary Sirajuddin.
Pertandingan yang berlangsung selama 2×15 menit itu berlangsung meriah. Penonton memenuhi tribun dan tak henti-hentinya memberi dukungan kepada kedua tim. Meski diperkuat sejumlah pemain legendaris yang pernah membela PSM Makassar dan klub Galatama, Tim SMANSA All Star harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 2–4. Dua gol kemenangan Pemprov Kaltara dicetak langsung oleh Gubernur Zainal Paliwang.
Penutupan Meriah di Bumi Benuanta
Sebagai penutup, langit malam Tanjung Selor dihiasi pertunjukan kembang api berwarna-warni yang menandai berakhirnya rangkaian Turnamen Terbuka Sepakbola Mini U-50 Piala Gubernur Kaltara. Suasana penuh keakraban dan sportivitas mengiringi perpisahan para peserta yang akan kembali ke daerah masing-masing.
Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi dan semangat olahraga di kalangan pecinta sepakbola mini di Indonesia, khususnya di Bumi Benuanta.
( Ridwan )






