Mario Tegaskan UU Pers 1999 Jadi Kunci Jaga Kredibilitas Jurnalistik di Tengah Disinformasi

- Penulis

Rabu, 1 April 2026 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, FAKTAMERAH.COM — Integritas jurnalistik menjadi faktor utama dalam menjaga kualitas demokrasi di Indonesia, terutama di tengah meningkatnya penyebaran disinformasi di era digital. Pengamat sosial sekaligus praktisi media, Mario, menegaskan bahwa penerapan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers merupakan kunci dalam menjaga kredibilitas pers dan memulihkan kepercayaan publik.

Menurutnya, UU Pers berperan sebagai landasan hukum yang menyeimbangkan antara kebebasan berekspresi dan tanggung jawab publik dalam penyajian informasi.

“UU Pers 1999 bukan hanya melindungi kebebasan pers, tetapi juga mengatur kewajiban media untuk menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).

ADVERTISEMENT

google.com, pub-4845885741970817, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam konteks tersebut, ia menekankan bahwa jurnalis harus menjunjung tinggi independensi serta menghindari konflik kepentingan dalam setiap proses peliputan. Hal ini penting untuk memastikan informasi yang disampaikan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat.

Transparansi dan Verifikasi Jadi Kunci

Mario juga menyoroti pentingnya transparansi dalam proses jurnalistik sebagai bagian dari penerapan Kode Etik Jurnalistik. Media dituntut untuk terbuka dalam menjelaskan proses pengumpulan data, verifikasi fakta, serta penggunaan sumber informasi yang kredibel.

Baca Juga:  FPII Kecam Pernyataan Presiden yang Dinilai Melabeli Wartawan "Londo Ireng", Minta Klarifikasi dan Permintaan Maaf

“Transparansi proses liputan menjadi fondasi dalam membangun kepercayaan publik sekaligus mencegah penyebaran informasi yang tidak akurat,” jelasnya.

Ia menambahkan, disiplin verifikasi harus menjadi standar utama dalam praktik jurnalistik, terutama di tengah tekanan kecepatan publikasi di era digital saat ini.

Akurasi Lebih Penting dari Kecepatan

Lebih lanjut, Mario menegaskan bahwa kualitas jurnalisme tidak ditentukan oleh kecepatan semata, melainkan oleh akurasi dan kedalaman informasi yang disajikan kepada publik.

“Pengecekan fakta berlapis dan validasi sumber adalah prinsip yang tidak bisa dikompromikan. Ini merupakan bentuk tanggung jawab pers terhadap masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya keterlibatan publik dalam ekosistem media. Kritik dan masukan dari masyarakat dinilai sebagai bagian penting dalam meningkatkan kualitas pemberitaan dan menjaga independensi pers.

Mario berharap seluruh insan pers di Indonesia terus memperkuat profesionalisme dengan berpegang pada UU Pers dan Kode Etik Jurnalistik, guna menjaga keberlangsungan demokrasi yang sehat melalui informasi yang akurat dan terpercaya.

Loading

Penulis : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dalam Dua Hari, 6 Simpatisan dan Anggota OPM Nyatakan Setia kepada NKRI
Kapolri di Sukabumi Dorong 5.000 Peserta Pramuka PUI Siapkan Diri Jadi Pemimpin
Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari Bakal Dirombak, FRIC Lebak: Harus Tepat Sasaran
Polri Imbau Orang Tua Awasi Anak, Hindari Lokasi Aksi yang Berpotensi Ricuh
DPC Demokrat Kota Tangerang Gelar Perayaan HUT-RI ke-81 dengan Lomba dan Bazaar UMKM
Dapur MBG di Lebak Diduga Tak Sesuai SOP, FRIC Desak Korwil BGN Segera Evaluasi
Ketua Presidium FPII Kasihhati Hadiri Pelantikan 36 Pejabat Pemasyarakatan Sumsel
95 Persen Masih Impor, Wakapolri Dorong Produksi Bawang Putih Nasional
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 11:26 WIB

Dalam Dua Hari, 6 Simpatisan dan Anggota OPM Nyatakan Setia kepada NKRI

Kamis, 3 September 2026 - 13:19 WIB

Kapolri di Sukabumi Dorong 5.000 Peserta Pramuka PUI Siapkan Diri Jadi Pemimpin

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:22 WIB

Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari Bakal Dirombak, FRIC Lebak: Harus Tepat Sasaran

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:56 WIB

Polri Imbau Orang Tua Awasi Anak, Hindari Lokasi Aksi yang Berpotensi Ricuh

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:38 WIB

DPC Demokrat Kota Tangerang Gelar Perayaan HUT-RI ke-81 dengan Lomba dan Bazaar UMKM

Berita Terbaru