Ketua DPAC BPPKB Cipondoh Laporkan Dugaan Penganiayaan ke Polres Metro Tangerang Kota

- Penulis

Sabtu, 12 September 2026 - 09:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG, FaktaMerah.com – Dugaan tindak kekerasan terhadap Ketua DPAC BPPKB Banten Cipondoh, Nurkhasan Abel, berujung pada laporan polisi. Abel melaporkan dugaan penyerangan dan pemukulan yang dialaminya ke Polres Metro Tangerang Kota.

Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/B/2072/IX/2026/SPKT/Polres Metro Tangerang Kota/Polda Metro Jaya, tertanggal 11 September 2026.

Sebelum membuat laporan, upaya mediasi disebut telah dilakukan di Polsek Cipondoh. Namun, menurut Abel, proses tersebut belum menghasilkan kesepakatan sehingga persoalan kemudian dilanjutkan melalui jalur hukum.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-7869183682739582, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Abel mengatakan, dirinya memilih menempuh proses hukum karena menilai peristiwa tersebut berkaitan dengan kehormatan dirinya sebagai pimpinan organisasi.

“Kalau bicara maaf, saya maafkan. Tetapi saya ingin para pelaku diamankan dan diproses sesuai hukum yang berlaku. Ini bicara marwah organisasi. Saya dimaki-maki dan dipukul,” ujar Abel.

Berawal dari Upaya Mediasi Persoalan Kendaraan

Menurut keterangan Abel, peristiwa tersebut bermula ketika salah seorang anggota BPPKB Banten meminta bantuannya untuk memediasi persoalan dengan pihak yang disebut sebagai debt collector terkait tunggakan kendaraan bermotor di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, pada 10 September 2026.

Abel kemudian datang untuk membantu proses mediasi. Namun, ia mengaku situasi berubah menjadi tegang setelah terjadi perselisihan dengan seseorang yang disebutnya sebagai anggota BPPKB berinisial atau sebutan HDS, yang menurut Abel diduga bekerja sebagai debt collector atau mata elang (matel).

Dalam keterangannya, Abel mengaku mendapat pukulan pada bagian pipi sebelah kiri. Ia menyebut akibat kejadian tersebut dirinya mengalami memar dan luka lecet.

Keterangan mengenai identitas, status keanggotaan organisasi, serta profesi pihak yang dilaporkan tersebut masih menjadi bagian dari proses yang perlu diverifikasi oleh aparat penegak hukum.

Baca Juga:  Bareskrim Ungkap Dugaan Penyalahgunaan LPG 3 Kg di Pondok Aren, Kerugian Rp159,6 Juta

BPPKB Banten Kawal Proses Hukum

Ketua DPC BPPKB Banten Kota Tangerang, Zainal Febriyanto, S.H., disebut turut mendampingi Abel dalam proses mediasi di Polsek Cipondoh hingga pelaporan ke Polres Metro Tangerang Kota.

Zainal menyatakan pihaknya akan mengawal perkara tersebut melalui jalur hukum.

“BPPKB Banten adalah organisasi yang besar, organisasi yang memiliki marwah yang harus kami junjung tinggi. Kami akan bela sampai kapan pun karena organisasi kami punya harga diri,” ujar Zainal.

Meski demikian, Zainal menekankan bahwa penyelesaian persoalan harus dilakukan sesuai koridor hukum. Menurutnya, setiap pihak memiliki hak untuk mendapatkan proses pemeriksaan yang adil.

BPPKB Banten juga menyatakan tidak membenarkan tindakan kekerasan maupun cara-cara penagihan kendaraan yang berpotensi meresahkan masyarakat.

Menunggu Proses Penyidikan

Dengan adanya laporan polisi tersebut, penanganan perkara kini berada dalam ranah aparat penegak hukum. Polisi diharapkan dapat melakukan pemeriksaan secara profesional dan objektif untuk mengetahui rangkaian kejadian serta pihak-pihak yang terlibat.

Adapun mengenai dugaan penganiayaan tersebut, seluruh pihak tetap memiliki hak atas asas praduga tak bersalah sampai adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Bagi Abel, keputusan menempuh jalur hukum bukan semata persoalan pribadi, tetapi juga sebagai bentuk upaya mendapatkan perlindungan dan kepastian hukum.

Kini, proses selanjutnya menjadi kewenangan kepolisian untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan berdasarkan bukti serta keterangan para pihak.

Hukum diharapkan menjadi jalan penyelesaian, sehingga persoalan tersebut tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas.

(Red)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Triwulan III 2026, Polsek Ujung Tanah Ungkap 8 Kasus Pencurian, Termasuk Curanmor
Respons Cepat Tim Tiger Polsek Tambora, Motor Curian Ditemukan di Pelelangan Ikan Muara Baru
Polsek Cisauk Klarifikasi Laporan Dugaan Pengoplosan Gas Subsidi, Kedua Pihak Sepakat Berdamai
RDP Sengketa Tanah Jalan Osok Berakhir Tanpa Notulen, Kuasa Hukum Soroti Sejumlah Persoalan
Kapolres Kuningan Pimpin Apel Operasi Patuh Lodaya 2026, Prioritaskan Keselamatan Pengguna Jalan
Polsek Tambora Respons Aduan Warga Terkait Ancaman Pembakaran Rumah di Pekojan
Tim Tiger Polsek Tambora Amankan Pria yang Diduga Curi Dua Karung Bawang Putih
Petugas Rutan Jakarta Pusat Gagalkan Upaya Penyelundupan Barang Terlarang Dduga ETOMIDATE
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 03:21 WIB

Triwulan III 2026, Polsek Ujung Tanah Ungkap 8 Kasus Pencurian, Termasuk Curanmor

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:17 WIB

Respons Cepat Tim Tiger Polsek Tambora, Motor Curian Ditemukan di Pelelangan Ikan Muara Baru

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Polsek Cisauk Klarifikasi Laporan Dugaan Pengoplosan Gas Subsidi, Kedua Pihak Sepakat Berdamai

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:43 WIB

RDP Sengketa Tanah Jalan Osok Berakhir Tanpa Notulen, Kuasa Hukum Soroti Sejumlah Persoalan

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:54 WIB

Kapolres Kuningan Pimpin Apel Operasi Patuh Lodaya 2026, Prioritaskan Keselamatan Pengguna Jalan

Berita Terbaru

Jawa Barat

Polda Jabar Imbau Masyarakat Sampaikan Aspirasi Secara Damai

Selasa, 27 Okt 2026 - 10:58 WIB

Infrastruktur

Proyek Pipa PAM Jaya di Lubang Buaya Ditargetkan Rampung Januari 2027

Selasa, 27 Okt 2026 - 08:40 WIB