Temuan Sejumlah Jeriken Pertalite di Citeureup Bogor, Aktivitas Pemindahan BBM Jadi Sorotan

- Penulis

Jumat, 11 September 2026 - 07:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR, FaktaMerah.com – Aktivitas penyimpanan dan pemindahan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di sebuah lokasi di Jalan Desa Lewinutug Nomor 61–62, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, menjadi perhatian awak media pada Minggu (6/9/2026) dini hari.

Berdasarkan hasil pemantauan awak media Indonesia Cerdas News (ICN), di lokasi tersebut terlihat tiga sepeda motor jenis Suzuki Thunder yang disebut telah mengalami modifikasi pada bagian tangki. Selain itu, terdapat sejumlah wadah yang diduga digunakan untuk menampung BBM.

Di lokasi juga terlihat sedikitnya tujuh jeriken. Empat di antaranya disebut berisi Pertalite, sedangkan tiga lainnya dalam kondisi kosong. Sejumlah galon bekas air mineral berkapasitas sekitar 15 liter juga terlihat, dengan tiga galon berisi cairan yang disebut sebagai Pertalite dan empat lainnya kosong.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-7869183682739582, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Awak media juga melihat aktivitas pemindahan cairan dari tangki salah satu sepeda motor ke dalam jeriken berwarna biru berkapasitas sekitar 35 liter. Saat proses tersebut berlangsung, selang terlihat terpasang dari tangki kendaraan menuju jeriken.

Awak Media Lakukan Konfirmasi

Awak media ICN kemudian melakukan konfirmasi kepada dua pria yang berada di lokasi. Saat ditanya mengenai asal BBM tersebut, keduanya menyampaikan bahwa BBM diperoleh dengan membeli dari SPBU Lampu Merah Sentul dan SPBU Babakan Madang.

Tidak lama kemudian, seorang perempuan keluar dari lokasi dan terlihat merekam aktivitas awak media. Perempuan tersebut mempertanyakan kedatangan wartawan dan menyatakan bahwa dirinya bersama suaminya tidak melakukan kesalahan.

Awak media menjelaskan bahwa kedatangan mereka merupakan bagian dari kegiatan jurnalistik, yakni melakukan konfirmasi atas temuan di lapangan sekaligus meminta penjelasan mengenai aktivitas penyimpanan dan pemindahan BBM.

Perdebatan kemudian terjadi. Perempuan tersebut kembali menyampaikan bahwa BBM yang berada di lokasi dibeli dari SPBU dan bukan merupakan hasil pencurian.

Situasi selanjutnya dinilai semakin tidak kondusif. Awak media kemudian menghubungi layanan kepolisian melalui nomor 110 sekitar pukul 03.28 WIB.

Menurut keterangan awak media, laporan tersebut mendapat respons dari layanan 110. Namun hingga sekitar pukul 03.50 WIB, petugas belum tiba di lokasi.

Sejumlah orang yang disebut sebagai rekan pihak di lokasi kemudian berdatangan. Demi menghindari situasi yang lebih berisiko, awak media memutuskan meninggalkan lokasi sekitar pukul 04.14 WIB.

Pimpinan Redaksi ICN Berikan Penjelasan

Pimpinan Redaksi Indonesia Cerdas News (ICN), Sahatma Refindo, memberikan penjelasan terkait video mengenai peristiwa tersebut yang kemudian beredar di media sosial.

Baca Juga:  Warga Resah, Di Balik Etalase Kosmetik Diduga Ada Perdagangan Obat Keras di Galur Jakarta Pusat

Sahatma membenarkan bahwa pria yang terlihat dalam video dan mengaku sebagai wartawan ICN merupakan wartawan yang bertugas di wilayah Kabupaten Bogor. Ia menyebut wartawan tersebut bernama Insaan Athoriik.

Menurut Sahatma, wartawan tersebut berada di lokasi dalam rangka melakukan peliputan dan konfirmasi mengenai dugaan aktivitas penjualan kembali BBM bersubsidi.

Ia menegaskan, pemberitaan mengenai dugaan pelanggaran harus tetap ditempatkan dalam koridor jurnalistik dengan mengedepankan verifikasi dan keberimbangan.

Sahatma juga meminta aparat penegak hukum melakukan pemeriksaan apabila memang ditemukan indikasi pelanggaran terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai minyak dan gas bumi.

“Jika memang terdapat dugaan pelanggaran, kami meminta aparat penegak hukum melakukan pemeriksaan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Sahatma.

Ia juga menyoroti aspek keselamatan apabila terdapat kegiatan penyimpanan atau penjualan BBM yang dilakukan tanpa memenuhi standar keamanan, mengingat BBM merupakan bahan yang mudah terbakar.

FWJ Indonesia Minta Semua Pihak Kedepankan Fakta

Terpisah, Ketua Umum Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia, Mustofa Hadi Karya atau Opan, meminta publik melihat persoalan tersebut secara proporsional dan tidak terburu-buru menarik kesimpulan.

Menurut Opan, dugaan penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi merupakan persoalan yang harus ditangani berdasarkan fakta dan ketentuan hukum yang berlaku.

Ia juga menanggapi pernyataan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang beredar melalui media sosial dan dinilai sebagian kalangan menyinggung profesi wartawan serta LSM.

“Kalau memang ada dugaan pemerasan atau permintaan uang oleh oknum wartawan, silakan diproses sesuai hukum. Tetapi kalau wartawan sedang menjalankan tugas jurnalistik, maka jangan seluruh profesi digeneralisasi,” kata Opan.

Opan menegaskan bahwa profesi wartawan memiliki fungsi kontrol sosial dan dalam menjalankan tugasnya tetap terikat pada Kode Etik Jurnalistik (KEJ).

Ia meminta seluruh pihak, termasuk pejabat publik, menyampaikan pernyataan berdasarkan fakta dan tidak melakukan generalisasi terhadap profesi tertentu.

“Kalau ada oknum yang terbukti melakukan pelanggaran, tindak sesuai hukum. Jangan kemudian kesalahan individu digeneralisasi menjadi kesalahan seluruh wartawan atau LSM,” ujarnya.

Hingga berita ini disusun, dugaan pelanggaran terkait penyimpanan maupun distribusi Pertalite di lokasi tersebut masih memerlukan klarifikasi dan pemeriksaan dari pihak berwenang.

Redaksi juga membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak-pihak yang disebut atau berkepentingan dalam pemberitaan ini sesuai prinsip keberimbangan dan Kode Etik Jurnalistik.

(Saudi)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Respons Cepat Tim Tiger Polsek Tambora, Motor Curian Ditemukan di Pelelangan Ikan Muara Baru
Polsek Cisauk Klarifikasi Laporan Dugaan Pengoplosan Gas Subsidi, Kedua Pihak Sepakat Berdamai
RDP Sengketa Tanah Jalan Osok Berakhir Tanpa Notulen, Kuasa Hukum Soroti Sejumlah Persoalan
Kapolres Kuningan Pimpin Apel Operasi Patuh Lodaya 2026, Prioritaskan Keselamatan Pengguna Jalan
Polsek Tambora Respons Aduan Warga Terkait Ancaman Pembakaran Rumah di Pekojan
Tim Tiger Polsek Tambora Amankan Pria yang Diduga Curi Dua Karung Bawang Putih
Petugas Rutan Jakarta Pusat Gagalkan Upaya Penyelundupan Barang Terlarang Dduga ETOMIDATE
Cegah Radikalisme dan Intoleransi, Wakapolda Banten Tekankan Penguatan Mental dan Integritas Personel
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:17 WIB

Respons Cepat Tim Tiger Polsek Tambora, Motor Curian Ditemukan di Pelelangan Ikan Muara Baru

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Polsek Cisauk Klarifikasi Laporan Dugaan Pengoplosan Gas Subsidi, Kedua Pihak Sepakat Berdamai

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:43 WIB

RDP Sengketa Tanah Jalan Osok Berakhir Tanpa Notulen, Kuasa Hukum Soroti Sejumlah Persoalan

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:54 WIB

Kapolres Kuningan Pimpin Apel Operasi Patuh Lodaya 2026, Prioritaskan Keselamatan Pengguna Jalan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:46 WIB

Polsek Tambora Respons Aduan Warga Terkait Ancaman Pembakaran Rumah di Pekojan

Berita Terbaru

Jawa Barat

Polda Jabar Imbau Masyarakat Sampaikan Aspirasi Secara Damai

Selasa, 27 Okt 2026 - 10:58 WIB

Infrastruktur

Proyek Pipa PAM Jaya di Lubang Buaya Ditargetkan Rampung Januari 2027

Selasa, 27 Okt 2026 - 08:40 WIB