30 Tahun Beroperasi, Aktivitas PT Telaga Bakti Persada Dinilai Tak Beri Manfaat bagi Warga Wayalor

- Penulis

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALSEL | FAKTAMERAH.COM — Aktivitas penambangan kayu yang dilakukan PT Telaga Bakti Persada di sekitar Desa Wayalor, Kabupaten Halmahera Selatan, kembali menjadi perhatian masyarakat setempat. Warga menilai, meski perusahaan tersebut telah beroperasi selama kurang lebih 30 tahun, hingga kini belum ada manfaat nyata yang dirasakan oleh masyarakat desa, sementara kondisi hutan terus mengalami penurunan.
Sejumlah warga menyampaikan bahwa kawasan hutan yang saat ini dimanfaatkan perusahaan merupakan hutan yang selama ini dijaga dan dilindungi oleh masyarakat Wayalor secara turun-temurun. Namun, hasil dari pemanfaatan sumber daya alam tersebut dinilai tidak berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga.
“Perusahaan sudah hampir 30 tahun beroperasi, tetapi kami sebagai warga desa tidak pernah merasakan manfaatnya. Padahal hutan itu selama ini kami jaga,” ujar salah satu warga Wayalor.
Warga menilai, keberadaan perusahaan semestinya dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan desa, baik melalui perbaikan infrastruktur, dukungan pendidikan, maupun program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Namun hingga saat ini, masyarakat menyebut belum ada kejelasan terkait pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan atau program CSR.
Selain itu, masyarakat juga mengeluhkan dampak lingkungan yang dirasakan semakin signifikan. Berkurangnya tutupan hutan diduga menyebabkan meningkatnya risiko banjir dan tanah longsor, yang berdampak pada lahan pertanian serta keselamatan warga.
“Kami mayoritas petani dan sangat bergantung pada alam. Jika hutan rusak, kami yang paling merasakan dampaknya,” kata warga lainnya.
Atas kondisi tersebut, masyarakat Desa Wayalor berharap pemerintah daerah dan instansi terkait dapat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aktivitas PT Telaga Bakti Persada, termasuk peninjauan terhadap perizinan serta kewajiban perusahaan dalam menjaga lingkungan dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Baca Juga:  Emas Kalteng "Dirobek" Tambang Ilegal, Profesor Sutan Nasomal: Penegakan Hukum Jangan Mandul!

(Fadli Empe)

Loading

ADVERTISEMENT

google.com, pub-7869183682739582, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sambut HUT Humas Polri ke-75, Bidhumas Polda Papua Barat Gelar Baksos dan Edukasi HIV/AIDS di Ponpes Hidayatullah
Generasi Merdeka Nusantara Salurkan Bantuan Sosial untuk Pesantren di Karawang
Polda Papua Barat Daya Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Warmon Kokoda SP 3
Rombongan Paguyuban Kebon Nanas Ziarah ke Makam Syekh Japar Sidiq
Dokter Keliling Gerindra Layani Sekitar 200 Warga Sukapura Bandung
Dede Farhan Aulawi Bicara Makna Kehidupan dan Pengabdian untuk Indonesia
Musim Kemarau, Kodim 0503/JB Salurkan Air Bersih ke Warga Jakarta Barat
Kapolda Banten dan Uya Kuya Kunjungi Ridwan di Walantaka, Berikan Santunan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Sambut HUT Humas Polri ke-75, Bidhumas Polda Papua Barat Gelar Baksos dan Edukasi HIV/AIDS di Ponpes Hidayatullah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:37 WIB

Generasi Merdeka Nusantara Salurkan Bantuan Sosial untuk Pesantren di Karawang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:33 WIB

Polda Papua Barat Daya Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Warmon Kokoda SP 3

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:04 WIB

Rombongan Paguyuban Kebon Nanas Ziarah ke Makam Syekh Japar Sidiq

Minggu, 4 Oktober 2026 - 06:53 WIB

Dokter Keliling Gerindra Layani Sekitar 200 Warga Sukapura Bandung

Berita Terbaru

Jawa Barat

Polda Jabar Imbau Masyarakat Sampaikan Aspirasi Secara Damai

Selasa, 27 Okt 2026 - 10:58 WIB

Infrastruktur

Proyek Pipa PAM Jaya di Lubang Buaya Ditargetkan Rampung Januari 2027

Selasa, 27 Okt 2026 - 08:40 WIB