50 Warga Jakarta Timur Rampungkan Pelatihan Satpam, Diharapkan Siap Terserap Dunia Kerja

- Penulis

Jumat, 21 November 2025 - 18:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, faktamerah.com – Sebanyak 50 warga Jakarta Timur resmi menyelesaikan pelatihan sebagai petugas Satuan Pengamanan (Satpam) yang diselenggarakan oleh Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Jakarta Timur. Pelatihan yang berlangsung sejak 3–21 November 2025 itu ditutup dengan penyerahan sertifikat kompetensi sebagai bukti keahlian para peserta.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Jakarta Timur, Fauzi, mengatakan bahwa program pelatihan tersebut merupakan salah satu langkah konkret pemerintah kota dalam mengurangi angka pengangguran.

“Peserta berasal dari 10 kecamatan di Jakarta Timur. Mereka kami bekali keterampilan dan sertifikat sebagai modal untuk mendapatkan pekerjaan di berbagai perusahaan,” ujarnya, Jumat (21/11).

ADVERTISEMENT

google.com, pub-4845885741970817, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fauzi juga mengapresiasi Sudin Nakertransgi Jakarta Timur yang telah menggelar kegiatan pelatihan ini. Menurutnya, program tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan peningkatan keterampilan dan akses lapangan kerja.

Baca Juga:  Gangguan Operasional Akibat Pohon Tumbang, MRT Jakarta Sempat Hentikan Layanan Sementara

Sementara itu, Kepala Sudin Nakertransgi Jakarta Timur, Sunjaya, menjelaskan bahwa pelatihan Satpam ini merupakan yang terakhir dilaksanakan pada tahun anggaran 2025 melalui APBD Perubahan.

“Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi dan profesionalisme Satpam dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, baik di lingkungan kerja maupun masyarakat,” tuturnya.

Ia menegaskan, peran Satpam sangat vital sebagai garda terdepan dalam menciptakan rasa aman. Karena itu, pelatihan diperlukan agar petugas mampu bekerja secara profesional, disiplin, dan sigap dalam menghadapi berbagai situasi.

“Selama 15 hari peserta mendapatkan materi dasar pengamanan, penanganan konflik, komunikasi efektif, hingga simulasi keadaan darurat. Kami berharap pelatihan ini melahirkan sumber daya manusia yang andal dan berintegritas di bidang pengamanan,” tandasnya.

( Ridwan )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Langsung Tancap Gas! Bang Deni Jadi Ketua LSPI Jaksel, SK dan KTA Disubsidi
Sinergi Tiga Pilar Tambora dan Warga, Kerja Bakti Massal Ciptakan Lingkungan Bersih dan Nyaman
Berkedok Pijat Keluarga, “Cahaya Bugar VI” Cengkareng Diduga Layani Prostitusi via MiChat, Tarif Capai Rp400 Ribu
Cegah Kriminalitas, Polisi dan Tiga Pilar Intensif Patroli di Tambora
Kapolda Metro Jaya Ingatkan Ormas DKI: Waspada Gangguan Kamtibmas Jelang Idulfitri 2026
Barisan 8 Center Gelar Buka Puasa Bersama Anak Jalanan di Sekolah Bingkai Jalanan Senen Jakarta
Satpol PP DKI Awasi 690 Tempat Hiburan Selama Ramadan, 21 Usaha Diduga Langgar Jam Operasional
Direktorat QAGC Gelar Buka Puasa Bersama, Pererat Kebersamaan di Kantin JNE Tomang
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 15:04 WIB

Langsung Tancap Gas! Bang Deni Jadi Ketua LSPI Jaksel, SK dan KTA Disubsidi

Minggu, 29 Maret 2026 - 05:46 WIB

Sinergi Tiga Pilar Tambora dan Warga, Kerja Bakti Massal Ciptakan Lingkungan Bersih dan Nyaman

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:35 WIB

Berkedok Pijat Keluarga, “Cahaya Bugar VI” Cengkareng Diduga Layani Prostitusi via MiChat, Tarif Capai Rp400 Ribu

Jumat, 27 Maret 2026 - 05:10 WIB

Cegah Kriminalitas, Polisi dan Tiga Pilar Intensif Patroli di Tambora

Rabu, 18 Maret 2026 - 06:29 WIB

Kapolda Metro Jaya Ingatkan Ormas DKI: Waspada Gangguan Kamtibmas Jelang Idulfitri 2026

Berita Terbaru