600 Massa Gelar Aksi di Tanah Abang, 8 Tuntutan Nasional Disampaikan kepada Pemerintah

- Penulis

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, FaktaMerah.com – Sekitar 600 orang yang tergabung dalam Aliansi Nasional Menggugat Kemerdekaan menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2026).

Aksi tersebut berlangsung di depan Gedung UOB dan mulai dipadati massa sekitar pukul 14.10 WIB. Peserta aksi berasal dari sejumlah elemen mahasiswa dan organisasi, di antaranya BEM UI, Universitas Pancasila, PNJ, Paramadina, Trilogi, Unpad, UNJ, Gunadarma, serta FMN. Aksi dikoordinasikan oleh Pj. Yatalathof Ma’shum Imawan.

Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan sejumlah kritik terhadap kebijakan pemerintah dan persoalan nasional yang dinilai perlu mendapat perhatian.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-4845885741970817, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedikitnya delapan tuntutan disampaikan dalam rangkaian orasi.

Pertama, massa menyerukan penghentian kebijakan yang mereka anggap sebagai bentuk penindasan negara terhadap rakyat.

Kedua, mereka mendesak pemerintah memperkuat upaya pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Ketiga, massa menuntut pelaksanaan reforma agraria yang mereka sebut sebagai upaya mengatasi ketimpangan penguasaan serta pemanfaatan tanah.

Keempat, persoalan ekonomi menjadi salah satu isu yang turut disuarakan. Massa meminta pemerintah mengambil langkah untuk menekan harga bahan pokok dan bahan bakar minyak (BBM) guna menjaga daya beli masyarakat.

Kelima, peserta aksi menyerukan evaluasi terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN). Mereka juga menyampaikan penolakan terhadap sejumlah program pemerintah yang dalam tuntutannya disebut sebagai MBG dan KDM.

Baca Juga:  Bentrokan Warga di Menteng Jakarta Pusat Tewaskan Satu Orang, Polisi Selidiki Motif

Keenam, massa mempersoalkan pemusatan kekuasaan serta kebijakan Transfer ke Daerah (TKD). Mereka menyerukan penguatan kembali prinsip otonomi daerah.

Ketujuh, massa meminta pemerintah menetapkan status bencana nasional untuk wilayah Sumatera dan Flores serta mempercepat proses penanganan dan pemulihan bagi masyarakat terdampak bencana.

Kedelapan, peserta aksi menyerukan penghentian tindakan yang mereka nilai represif oleh aparat TNI dan Polri di ruang sipil. Mereka juga menyampaikan tuntutan terkait pembubaran Batalyon TP.

Orasi Bergantian, Aksi Berlangsung Kondusif

Selama aksi berlangsung, peserta secara bergantian menyampaikan orasi. Sejumlah isu yang menjadi materi penyampaian pendapat antara lain kondisi ekonomi, persoalan agraria, kebijakan pembangunan, desentralisasi, penanganan bencana, serta kebebasan dan ruang demokrasi.

Berdasarkan situasi yang dilaporkan dari lokasi hingga berita ini disusun, aksi berlangsung dalam keadaan aman dan kondusif.

Aksi tersebut menjadi bagian dari penyampaian pendapat di muka umum yang membawa berbagai persoalan nasional sebagai bahan kritik dan evaluasi terhadap pemerintah.

Redaksi FaktaMerah.com menegaskan bahwa seluruh tuntutan dalam pemberitaan ini merupakan aspirasi yang disampaikan oleh massa aksi. FaktaMerah.com tetap mengedepankan prinsip verifikasi, keberimbangan, serta praduga tak bersalah sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik.

(Sopi Irawan)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringati HUT RI ke-81, Mayjen (P) Saurip Kadi Soroti Pidato Presiden dan Solusi Pembenahan Sistem Kenegaraan
Momentum HUT-RI Ke-81, DPP AWII Tegaskan Komitmen Pengawalan Pers yang Independen dan Merdeka
HUT RI ke-81, Mario Pimpinan Redaksi FaktaMerah Tegaskan Semangat Pers dan Kemerdekaan
HUT RI ke-81, Asnawi Baduy Soroti Kesejahteraan Rakyat: Kemerdekaan Harus Dirasakan Semua
895 Jembatan Merah Putih Presisi Dibangun Polri, Banten Jadi Wilayah dengan Capaian Tertinggi
Prabowo Apresiasi TNI-Polri Bangun Ribuan Jembatan dan Sumber Air Bersih untuk Masyarakat
Jelang 17 Agustus, 81 Alutsista Udara Ikuti Latihan Demo di Istana Merdeka
Perwakin Resmi Dibuka, Dr. Relly Reagen Dorong Daerah Kembangkan Wisata Berbasis Olahraga
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:58 WIB

Peringati HUT RI ke-81, Mayjen (P) Saurip Kadi Soroti Pidato Presiden dan Solusi Pembenahan Sistem Kenegaraan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:17 WIB

600 Massa Gelar Aksi di Tanah Abang, 8 Tuntutan Nasional Disampaikan kepada Pemerintah

Selasa, 18 Agustus 2026 - 06:49 WIB

Momentum HUT-RI Ke-81, DPP AWII Tegaskan Komitmen Pengawalan Pers yang Independen dan Merdeka

Minggu, 16 Agustus 2026 - 06:40 WIB

HUT RI ke-81, Mario Pimpinan Redaksi FaktaMerah Tegaskan Semangat Pers dan Kemerdekaan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:10 WIB

HUT RI ke-81, Asnawi Baduy Soroti Kesejahteraan Rakyat: Kemerdekaan Harus Dirasakan Semua

Berita Terbaru