Kabel Semrawut Mulai Ditertibkan, DKI Percepat Pemindahan Jaringan Utilitas ke Bawah Tanah

- Penulis

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Pusat, FaktaMerah.com – Wajah ibu kota perlahan mulai berubah. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga terus mempercepat penataan jaringan utilitas dengan memindahkan kabel-kabel udara ke Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) di bawah tanah. Salah satu titik yang menjadi fokus penataan adalah sepanjang Jalan Cideng Barat dan Jalan Cideng Timur, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mengurangi kesemrawutan kabel yang selama ini memenuhi ruang udara perkotaan sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Penataan dilakukan bersama sejumlah operator telekomunikasi dan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi Indonesia (APJATEL). Kabel fiber optik yang sebelumnya bergelantungan di tiang-tiang utilitas dipindahkan ke jalur bawah tanah yang telah disiapkan pemerintah.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-7869183682739582, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari penataan infrastruktur kota agar lebih tertib, aman, dan mendukung estetika kawasan perkotaan.

Menurutnya, keberadaan jaringan bawah tanah akan mengurangi risiko kabel putus akibat cuaca ekstrem, pohon tumbang, maupun kecelakaan kendaraan yang kerap merusak jaringan udara.

Baca Juga:  Menyambut Ramadan, Pengurus DKM Baitul Mukminin dan Warga Gelar Kerja Bakti Bersihkan Musholla

Selain meningkatkan keandalan layanan telekomunikasi, proyek tersebut juga diharapkan menciptakan lingkungan kota yang lebih rapi dan nyaman dipandang.

Di lokasi penataan, petugas melakukan identifikasi terhadap kabel aktif maupun kabel yang sudah tidak lagi digunakan. Kabel yang dinyatakan tidak berfungsi dipotong dan dibersihkan agar tidak lagi membebani jaringan utilitas di atas jalan.

Program penataan kabel udara ini menjadi bagian dari implementasi kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam membangun sistem utilitas modern. Ke depan, seluruh operator telekomunikasi diharapkan menempatkan jaringan mereka melalui SJUT sehingga keberadaan kabel semrawut di berbagai ruas jalan ibu kota dapat dihilangkan secara bertahap.

Pemerintah berharap kolaborasi dengan seluruh operator terus berjalan sehingga target penataan jaringan utilitas di lima wilayah Jakarta dapat terealisasi secara bertahap, menghadirkan kota yang lebih aman, tertata, dan memiliki kualitas infrastruktur yang semakin baik.

(Sopi irawan)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Pagar TPU Beringin Abadi Rp374 Juta di Jayanti Disorot, Warga Pertanyakan Pondasi Lama
Proyek Pengaspalan Rp78,91 Juta di Serdang Kulon Dipertanyakan, Dugaan Pengurangan Material Perlu Diverifikasi
Proyek Pipa PAM Jaya di Lubang Buaya Ditargetkan Rampung Januari 2027
Kementerian PU Rehabilitasi Bendung Karet Cibanten Rp23,9 Miliar, Ini Lingkup Pekerjaannya.
Warga Kampung Rawa Bamban Minta Jembatan Akses Pabrik Diperiksa
Pembangunan Jembatan di Perbatasan Jakarta–Tangerang Disorot Warga, Pemerintah Diminta Beri Klarifikasi
Brimob Polda Jabar Bantu Pembangunan Jembatan Galumpit di Majalengka
Jalan Rusak di Kali Anyar VI Dikeluhkan Warga, Pemprov DKI Diminta Segera Bertindak
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Proyek Pagar TPU Beringin Abadi Rp374 Juta di Jayanti Disorot, Warga Pertanyakan Pondasi Lama

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Proyek Pengaspalan Rp78,91 Juta di Serdang Kulon Dipertanyakan, Dugaan Pengurangan Material Perlu Diverifikasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:40 WIB

Proyek Pipa PAM Jaya di Lubang Buaya Ditargetkan Rampung Januari 2027

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:24 WIB

Kementerian PU Rehabilitasi Bendung Karet Cibanten Rp23,9 Miliar, Ini Lingkup Pekerjaannya.

Selasa, 29 September 2026 - 07:03 WIB

Warga Kampung Rawa Bamban Minta Jembatan Akses Pabrik Diperiksa

Berita Terbaru