Jakarta Pusat, FaktaMerah.com – Wajah ibu kota perlahan mulai berubah. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga terus mempercepat penataan jaringan utilitas dengan memindahkan kabel-kabel udara ke Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) di bawah tanah. Salah satu titik yang menjadi fokus penataan adalah sepanjang Jalan Cideng Barat dan Jalan Cideng Timur, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mengurangi kesemrawutan kabel yang selama ini memenuhi ruang udara perkotaan sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Penataan dilakukan bersama sejumlah operator telekomunikasi dan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi Indonesia (APJATEL). Kabel fiber optik yang sebelumnya bergelantungan di tiang-tiang utilitas dipindahkan ke jalur bawah tanah yang telah disiapkan pemerintah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari penataan infrastruktur kota agar lebih tertib, aman, dan mendukung estetika kawasan perkotaan.
Menurutnya, keberadaan jaringan bawah tanah akan mengurangi risiko kabel putus akibat cuaca ekstrem, pohon tumbang, maupun kecelakaan kendaraan yang kerap merusak jaringan udara.
Selain meningkatkan keandalan layanan telekomunikasi, proyek tersebut juga diharapkan menciptakan lingkungan kota yang lebih rapi dan nyaman dipandang.
Di lokasi penataan, petugas melakukan identifikasi terhadap kabel aktif maupun kabel yang sudah tidak lagi digunakan. Kabel yang dinyatakan tidak berfungsi dipotong dan dibersihkan agar tidak lagi membebani jaringan utilitas di atas jalan.
Program penataan kabel udara ini menjadi bagian dari implementasi kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam membangun sistem utilitas modern. Ke depan, seluruh operator telekomunikasi diharapkan menempatkan jaringan mereka melalui SJUT sehingga keberadaan kabel semrawut di berbagai ruas jalan ibu kota dapat dihilangkan secara bertahap.
Pemerintah berharap kolaborasi dengan seluruh operator terus berjalan sehingga target penataan jaringan utilitas di lima wilayah Jakarta dapat terealisasi secara bertahap, menghadirkan kota yang lebih aman, tertata, dan memiliki kualitas infrastruktur yang semakin baik.
(Sopi irawan)
![]()







