JAKARTA BARAT, FAKTAMERAH.COM – Warga RT 010 RW 08, Kelurahan Kedoya Utara, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, mengeluhkan krisis pasokan air bersih yang disebut telah berlangsung dalam waktu cukup lama. Kondisi tersebut berdampak pada aktivitas sehari-hari warga, mulai dari kebutuhan mandi, memasak, hingga mencuci.
Sejumlah warga mengaku harus mengantre untuk memperoleh air bersih. Sebagian lainnya memilih membeli air dalam jeriken guna memenuhi kebutuhan rumah tangga, meski harus mengeluarkan biaya tambahan.
Salah seorang warga, Mpok Tati, berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait segera menindaklanjuti persoalan tersebut dengan melakukan pengecekan langsung ke lapangan.
“Air bersih merupakan kebutuhan pokok masyarakat. Kami berharap pemerintah dan pihak terkait segera turun tangan untuk melihat kondisi di sini dan memberikan solusi yang menyeluruh,” ujar Mpok Tati saat ditemui di Kedoya Utara, Selasa (21/7/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut keterangan warga, gangguan pasokan air telah menimbulkan keresahan karena memengaruhi aktivitas harian masyarakat. Mereka berharap adanya perbaikan sistem distribusi agar pasokan air kembali normal.
Warga juga meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama pengelola layanan air bersih melakukan evaluasi terhadap jaringan distribusi, termasuk pemeriksaan kondisi pipa apabila diperlukan, guna mengetahui penyebab terganggunya pasokan air di kawasan tersebut.
Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta maupun pihak pengelola layanan air bersih terkait penyebab gangguan dan langkah penanganan yang akan dilakukan. Redaksi akan memperbarui informasi setelah memperoleh konfirmasi dari pihak terkait sebagai bagian dari prinsip keberimbangan pemberitaan.
(Ramdani)
![]()






