Lurah Pejaten Barat Jajaki Kolaborasi Kesehatan dengan Rekan Indonesia, Fokus Tekan TB dan DBD

- Penulis

Rabu, 26 November 2025 - 10:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, – Lurah Pejaten Barat, Yudi Setia Prawita, mengunjungi Markas Rekan Indonesia hari ini (26/11) untuk menjajaki kolaborasi program kesehatan promotif dan preventif yang akan dijalankan di wilayah Pejaten Barat, Jakarta Selatan.

Pertemuan tersebut membahas upaya bersama dalam menekan angka tuberkulosis (TB) serta meminimalkan kasus demam berdarah dengue (DBD) yang masih menjadi tantangan kesehatan warga di kawasan permukiman padat.

Yudi mengatakan, persoalan TB dan DBD tidak dapat ditangani semata melalui layanan kuratif di puskesmas. Upaya pencegahan, edukasi, dan deteksi dini di tingkat warga perlu diperkuat melalui kemitraan lintas sektor.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-4845885741970817, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penanganan TB dan DBD harus bergerak dari hulu. Peran kelurahan adalah memastikan edukasi kesehatan berjalan, lingkungan lebih bersih, dan warga tahu ke mana harus berobat ketika mengalami gejala,” kata Yudi.

Selain pengendalian penyakit menular, kolaborasi ini juga diarahkan untuk memperkuat literasi kesehatan masyarakat, khususnya mengenai prosedur layanan kesehatan di DKI Jakarta serta akses jaminan kesehatan bagi warga yang belum terlindungi.

Baca Juga:  KPK Diminta Usut Kasus Korupsi Di Bima, Mahasiswa NTB Siap Gelar Aksi

Ketua Rekan Indonesia DKI Jakarta, Martha Tiana Hermawan, menilai TB dan DBD tidak hanya persoalan medis, tetapi juga persoalan sosial yang berkaitan dengan kondisi lingkungan hunian dan keterbatasan akses layanan.

“Banyak kasus TB terlambat ditangani karena minim informasi dan pendampingan. Pendekatan berbasis komunitas penting agar warga tidak takut memeriksakan diri dan memahami haknya dalam layanan kesehatan,” ujar Tian.

Rekan Indonesia dan Kelurahan Pejaten Barat sepakat mendorong kegiatan bersama berupa penyuluhan kesehatan di tingkat RW, kampanye kebersihan lingkungan, pendampingan pasien, serta sosialisasi prosedur pelayanan kesehatan.

Kedua pihak berharap kolaborasi ini dapat meningkatkan deteksi dini, memperkuat kepatuhan berobat pasien TB, serta menurunkan potensi wabah DBD di lingkungan permukiman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Langsung Tancap Gas! Bang Deni Jadi Ketua LSPI Jaksel, SK dan KTA Disubsidi
Sinergi Tiga Pilar Tambora dan Warga, Kerja Bakti Massal Ciptakan Lingkungan Bersih dan Nyaman
Berkedok Pijat Keluarga, “Cahaya Bugar VI” Cengkareng Diduga Layani Prostitusi via MiChat, Tarif Capai Rp400 Ribu
Cegah Kriminalitas, Polisi dan Tiga Pilar Intensif Patroli di Tambora
Kapolda Metro Jaya Ingatkan Ormas DKI: Waspada Gangguan Kamtibmas Jelang Idulfitri 2026
Barisan 8 Center Gelar Buka Puasa Bersama Anak Jalanan di Sekolah Bingkai Jalanan Senen Jakarta
Satpol PP DKI Awasi 690 Tempat Hiburan Selama Ramadan, 21 Usaha Diduga Langgar Jam Operasional
Direktorat QAGC Gelar Buka Puasa Bersama, Pererat Kebersamaan di Kantin JNE Tomang
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 15:04 WIB

Langsung Tancap Gas! Bang Deni Jadi Ketua LSPI Jaksel, SK dan KTA Disubsidi

Minggu, 29 Maret 2026 - 05:46 WIB

Sinergi Tiga Pilar Tambora dan Warga, Kerja Bakti Massal Ciptakan Lingkungan Bersih dan Nyaman

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:35 WIB

Berkedok Pijat Keluarga, “Cahaya Bugar VI” Cengkareng Diduga Layani Prostitusi via MiChat, Tarif Capai Rp400 Ribu

Jumat, 27 Maret 2026 - 05:10 WIB

Cegah Kriminalitas, Polisi dan Tiga Pilar Intensif Patroli di Tambora

Rabu, 18 Maret 2026 - 06:29 WIB

Kapolda Metro Jaya Ingatkan Ormas DKI: Waspada Gangguan Kamtibmas Jelang Idulfitri 2026

Berita Terbaru