Tangsel Darurat Obat Daftar G: Peredaran Tramadol–Eximer Diduga Terstruktur, Nama Muklis dan Raja Mencuat

- Penulis

Sabtu, 20 Desember 2025 - 17:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG SELATAN | faktamerah.com — Peredaran obat keras Daftar G di wilayah hukum Polres Tangerang Selatan kian meresahkan masyarakat. Sejumlah titik di kawasan tersebut diduga menjadi lokasi peredaran bebas obat-obatan keras tanpa izin, sehingga wilayah ini disebut-sebut bak “surga” bagi mafia obat Daftar G.

Temuan ini bermula saat awak media mendapati seorang pemuda tengah membeli obat keras jenis Tramadol di sebuah toko yang berlokasi di Jalan Raya Serpong, Pondok Jagung, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Jumat (20/12/2025).
“Saya beli Tramadol di toko itu, Bang. Harganya Rp55.000,” ujar pemuda berinisial FA kepada awak media.

Menindaklanjuti temuan tersebut, awak media kemudian melakukan konfirmasi langsung kepada penjaga toko yang diduga menjual obat keras Daftar G secara bebas.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-7869183682739582, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bang, saya cuma kerja sama Ra. Saya jual dua item, Eximer dan Tramadol. Toko buka dari jam 10 pagi, omzet sehari bisa Rp2 juta,” ungkap penjaga toko berinisial P.

Berdasarkan penelusuran awak media serta sejumlah pemberitaan media online yang telah beredar sebelumnya, praktik peredaran obat keras Daftar G di wilayah tersebut bukanlah hal baru. Aktivitas ini diduga berlangsung secara sistematis dan terstruktur, namun terkesan jarang tersentuh penegakan hukum.

Dalam berbagai informasi yang beredar, nama Ms dan Ra kerap disebut-sebut sebagai aktor utama yang diduga mengendalikan sejumlah toko yang memperjualbelikan obat keras Daftar G di wilayah hukum Polres Tangerang Selatan. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak-pihak yang disebutkan.

Baca Juga:  Diduga Jual Obat Keras di Teluk Gong Jakarta Utara, APH Diminta Segera Cek Lokasi

Perlu diketahui, obat keras Daftar G seperti Eximer dan Tramadol memiliki potensi tinggi menyebabkan ketergantungan serta berdampak buruk bagi kesehatan, terutama jika dikonsumsi tanpa pengawasan medis. Penyalahgunaan obat-obatan tersebut dinilai sangat berbahaya dan berpotensi merusak masa depan generasi muda.

Oleh karena itu, masyarakat mendesak aparat penegak hukum serta instansi terkait seperti Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Badan Narkotika Nasional (BNN), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), dan Dinas Kesehatan setempat untuk segera mengambil langkah konkret dan tegas.

Mengacu pada Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, penjualan bebas obat keras Daftar G merupakan pelanggaran serius. Dalam Pasal 197 dan Pasal 198, pelaku dapat diancam pidana penjara hingga 15 tahun serta denda maksimal Rp1,5 miliar.

Publik juga mendesak Polsek Serpong yang dipimpin oleh Kompol Suhardono, S.H., M.M., serta Polres Tangerang Selatan di bawah kepemimpinan AKBP Victor Daniel Henry Inkiriwang, S.H., S.I.K., M.Si., agar segera mengambil tindakan tegas dan transparan. Jika dibiarkan berlarut-larut, peredaran obat keras ilegal ini dikhawatirkan akan semakin merusak generasi muda serta mencederai kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di wilayah Tangerang Selatan.

( Carles )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Triwulan III 2026, Polsek Ujung Tanah Ungkap 8 Kasus Pencurian, Termasuk Curanmor
Respons Cepat Tim Tiger Polsek Tambora, Motor Curian Ditemukan di Pelelangan Ikan Muara Baru
Polsek Cisauk Klarifikasi Laporan Dugaan Pengoplosan Gas Subsidi, Kedua Pihak Sepakat Berdamai
RDP Sengketa Tanah Jalan Osok Berakhir Tanpa Notulen, Kuasa Hukum Soroti Sejumlah Persoalan
Kapolres Kuningan Pimpin Apel Operasi Patuh Lodaya 2026, Prioritaskan Keselamatan Pengguna Jalan
Polsek Tambora Respons Aduan Warga Terkait Ancaman Pembakaran Rumah di Pekojan
Tim Tiger Polsek Tambora Amankan Pria yang Diduga Curi Dua Karung Bawang Putih
Petugas Rutan Jakarta Pusat Gagalkan Upaya Penyelundupan Barang Terlarang Dduga ETOMIDATE
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 03:21 WIB

Triwulan III 2026, Polsek Ujung Tanah Ungkap 8 Kasus Pencurian, Termasuk Curanmor

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:17 WIB

Respons Cepat Tim Tiger Polsek Tambora, Motor Curian Ditemukan di Pelelangan Ikan Muara Baru

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Polsek Cisauk Klarifikasi Laporan Dugaan Pengoplosan Gas Subsidi, Kedua Pihak Sepakat Berdamai

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:43 WIB

RDP Sengketa Tanah Jalan Osok Berakhir Tanpa Notulen, Kuasa Hukum Soroti Sejumlah Persoalan

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:54 WIB

Kapolres Kuningan Pimpin Apel Operasi Patuh Lodaya 2026, Prioritaskan Keselamatan Pengguna Jalan

Berita Terbaru

Jawa Barat

Polda Jabar Imbau Masyarakat Sampaikan Aspirasi Secara Damai

Selasa, 27 Okt 2026 - 10:58 WIB

Infrastruktur

Proyek Pipa PAM Jaya di Lubang Buaya Ditargetkan Rampung Januari 2027

Selasa, 27 Okt 2026 - 08:40 WIB