Jakarta Barat, FaktaMerah.com – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat melalui Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) terus memperkuat pengawasan terhadap peredaran pangan segar guna menjamin keamanan dan kualitas produk yang dikonsumsi masyarakat.
Kegiatan pengawasan tersebut dilaksanakan pada Kamis (11/6/2026) dengan menyasar sejumlah pasar tradisional serta pusat perbelanjaan modern yang berada di wilayah Jakarta Barat. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga keamanan pangan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat saat berbelanja kebutuhan sehari-hari.
Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Barat, Betty Rohmawati, menjelaskan bahwa pengawasan dilakukan untuk memastikan seluruh produk pertanian dan peternakan yang beredar di pasaran memenuhi standar keamanan dan kelayakan konsumsi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kegiatan ini bertujuan memastikan pangan segar yang dijual kepada masyarakat berada dalam kondisi baik, aman, dan layak konsumsi,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan terhadap berbagai komoditas pangan yang banyak dikonsumsi masyarakat, mulai dari beras, cabai merah keriting, cabai rawit merah, bawang merah, tomat, sawi hijau, kol, nangka muda hingga produk peternakan seperti daging ayam dan daging sapi.
Sebanyak 56 sampel produk pangan segar diperiksa dalam kegiatan tersebut. Sampel diambil dari sejumlah pasar tradisional yang menjadi pusat aktivitas perdagangan masyarakat, di antaranya Pasar Jembatan Besi, Pasar Jembatan Dua, Pasar Pejagalan, Pasar Pengumben, dan Pasar Kedoya Utara.
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh guna mendeteksi kemungkinan adanya kandungan bahan berbahaya maupun ketidaksesuaian standar mutu pangan. Selain itu, pengawasan rutin ini juga menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kesehatan masyarakat melalui ketersediaan pangan yang aman.
KPKP Jakarta Barat menegaskan akan terus melakukan monitoring dan pengawasan secara berkala terhadap produk pangan yang beredar di pasar tradisional maupun modern. Dengan langkah tersebut, diharapkan masyarakat dapat memperoleh bahan pangan yang sehat, berkualitas, dan aman untuk dikonsumsi setiap hari.
Pengawasan pangan yang konsisten juga menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas produk yang beredar di pasaran.
![]()
Penulis : Sopi Irawan






