BPPKB Banten Siap Kawal Investasi di Pandeglang, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

- Penulis

Senin, 2 November 2026 - 10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANDEGLANG, FaktaMerah.com – Organisasi Masyarakat (Ormas) Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar Banten (BPPKB Banten) menyatakan kesiapan untuk mendukung dan mengawal investasi yang masuk ke Kabupaten Pandeglang. Dukungan tersebut dinilai penting guna mendorong pembangunan daerah, membuka peluang usaha, serta meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi yang digelar CV Menara Biru (MB) bersama jajaran pengurus BPPKB Banten, tokoh masyarakat, dan sejumlah elemen organisasi di salah satu tempat wisata di Desa Munjul, Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang, Senin (2/11/2026).

Pertemuan tersebut turut dihadiri Ketua DPD BPPKB Provinsi Banten, Ketua DPC BPPKB Kabupaten Pandeglang, jajaran DPAC BPPKB Angsana dan Munjul, Ketua Umum Indonesia Contra Terror (ICT), Ketua Karang Taruna Munjul, perwakilan Gerakan Peduli Munjul, unsur Muspika, pemerintah desa, serta sejumlah tokoh masyarakat.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-7869183682739582, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rapat koordinasi tersebut menjadi forum komunikasi dan silaturahmi untuk membangun kesepahaman antara pihak perusahaan, masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan terkait keberadaan serta aktivitas investasi di wilayah Kecamatan Munjul.

Ketua Karang Taruna Munjul, Kholid, menyampaikan bahwa berdasarkan pengamatannya, kehadiran CV Menara Biru mendapat respons positif dari sebagian masyarakat setempat.

Menurutnya, perusahaan tersebut dinilai telah memberikan perhatian terhadap sejumlah kebutuhan masyarakat, termasuk fasilitas umum dan kegiatan sosial.

“Kami melihat keberadaan CV Menara Biru memberikan manfaat bagi masyarakat. Beberapa kebutuhan fasilitas umum dan kegiatan sosial yang disampaikan masyarakat mendapat respons positif dari pihak perusahaan,” ujar Kholid.

Ia juga menyatakan dukungan terhadap keberadaan perusahaan tersebut serta membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak untuk menjaga komunikasi dan menyelesaikan persoalan yang mungkin muncul di lapangan.

Sementara itu, Ketua DPD BPPKB Provinsi Banten, TB Abdul Fatah Endoh Sugriwa, S.H., menegaskan bahwa pihaknya mendukung masuknya investor ke Kabupaten Pandeglang selama kegiatan usaha dijalankan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Menurutnya, iklim investasi yang aman dan kondusif menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“BPPKB Banten siap mendukung dan mengawal investor yang masuk ke wilayah Pandeglang. Kami berharap tidak ada pihak yang melakukan tindakan tidak bertanggung jawab sehingga mengganggu iklim investasi. Tujuan utamanya adalah mendorong kemajuan daerah dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” tegasnya.

Senada dengan itu, Ketua DPC BPPKB Kabupaten Pandeglang, Ahmad Khotib, S.H., mengatakan bahwa dunia usaha membutuhkan sinergi antara pengusaha, masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan pemerintah.

Ia menilai, dukungan terhadap investasi perlu dibangun melalui komunikasi yang baik serta penghormatan terhadap kearifan lokal.

Baca Juga:  Kandang Berkah Aarkun di Serang Jual Sapi Qurban Bobot Target 1,5 Ton

Menurutnya, dunia usaha juga perlu mendukung program pembangunan pemerintah, termasuk visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Namun, sinergi tersebut harus tetap berjalan dengan memperhatikan aturan dan ketentuan hukum yang berlaku.

“Pengusaha dan masyarakat harus bisa berjalan beriringan. Kearifan lokal perlu dihormati, tetapi seluruh kegiatan usaha juga harus tetap mematuhi peraturan pemerintah,” ujarnya.

Wakil Ketua DPD BPPKB Provinsi Banten, H. Ending Komarudin, turut menyampaikan dukungannya terhadap investasi yang berorientasi pada pembangunan dan kemajuan Kabupaten Pandeglang.

Ia mengatakan, keterlibatan berbagai elemen masyarakat, termasuk ormas, lembaga swadaya masyarakat (LSM), media, dan kelompok kontrol sosial, diperlukan untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif.

Menurutnya, komunikasi dan koordinasi antarelemen tersebut penting agar kegiatan investasi dapat berjalan dengan baik tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Umum Indonesia Contra Terror (ICT), Sapta, menyatakan kesiapan organisasinya untuk bersinergi dengan pemerintah dalam mengawal program pembangunan, termasuk kegiatan investasi di Kabupaten Pandeglang.

Ia juga mengajak para aktivis dan pegiat sosial untuk mengedepankan sikap konstruktif dalam menyampaikan aspirasi serta melakukan pengawasan terhadap kegiatan usaha.

“Yang perlu kita pikirkan bersama adalah bagaimana Pandeglang bisa lebih maju dan berkembang. Pengawasan tetap diperlukan, tetapi harus dilakukan secara objektif, berdasarkan fakta, dan sesuai aturan. Media juga harus tetap menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional,” kata Sapta.

Pada kesempatan yang sama, staf CV Menara Biru, Peri, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Desa Munjul, unsur Muspika, pemerintah desa, serta seluruh perwakilan organisasi dan media yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Ia menilai forum koordinasi tersebut menjadi kesempatan untuk mempererat komunikasi dan membangun pemahaman antara perusahaan dengan masyarakat setempat.

Peri juga menyampaikan bahwa pihak perusahaan berkomitmen menjalankan kegiatan usaha sesuai standar operasional prosedur (SOP) serta mengurus perizinan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Kami berterima kasih atas kehadiran seluruh pihak. Melalui pertemuan ini, kami berharap komunikasi dan hubungan baik dengan masyarakat dapat terus terjalin. Kami juga berkomitmen menjalankan kegiatan perusahaan sesuai SOP dan ketentuan perizinan yang berlaku,” tuturnya.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi awal penguatan komunikasi dan sinergi antara pelaku usaha, masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta pemerintah setempat.

Dengan komunikasi yang terbuka, kepatuhan terhadap regulasi, dan pengawasan yang konstruktif, investasi di Kabupaten Pandeglang diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung pembangunan ekonomi daerah.

(Redaksi)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hj. Rahmawati Dorong Gen Z Kaltara Kembangkan Fotografi Menjadi Peluang Usaha
Warga Gondrong Keluhkan Aktivitas PT Gamen di Tengah Permukiman, Bang Zeck Desak Pemkot Tangerang
Keluarga Besar QAGC JNE Melepas 11 Pegawai QMS dan QCE Berangkat Umrah 2026
Dorong Ekonomi Desa, BUMDes Raharja Mekarjaya Kembangkan Budidaya Nila dan Kebun Pisang
99 Persen Pendapatan Masih dari Kayu, Kadivre Jateng Dorong KPH Randublatung Cari Terobosan
Tiga Usaha Bersatu di Kedung Doro Surabaya, Hadirkan Konsep Makan, Penginapan dan Kost dalam Satu Lokasi
Gubernur Kaltara Paparkan Potensi Investasi Strategis di Forum Rakerkonas APINDO 2026
Perry Warjiyo Mundur dari Jabatan Gubernur BI, Pemerintah Tunjuk Destry Damayanti
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 10:41 WIB

BPPKB Banten Siap Kawal Investasi di Pandeglang, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Hj. Rahmawati Dorong Gen Z Kaltara Kembangkan Fotografi Menjadi Peluang Usaha

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Warga Gondrong Keluhkan Aktivitas PT Gamen di Tengah Permukiman, Bang Zeck Desak Pemkot Tangerang

Jumat, 18 September 2026 - 10:40 WIB

Keluarga Besar QAGC JNE Melepas 11 Pegawai QMS dan QCE Berangkat Umrah 2026

Senin, 7 September 2026 - 14:09 WIB

Dorong Ekonomi Desa, BUMDes Raharja Mekarjaya Kembangkan Budidaya Nila dan Kebun Pisang

Berita Terbaru