Gunung Anak Krakatau Erupsi 4 Kali, Polda Banten Imbau Masyarakat Tetap Waspada

- Penulis

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serang, FaktaMerah.com – Polda Banten mengimbau masyarakat, khususnya warga dan wisatawan yang beraktivitas di wilayah pesisir Banten dan sekitarnya, untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul aktivitas Gunung Anak Krakatau yang masih berstatus Level II (Waspada).

Imbauan tersebut disampaikan Polda Banten dengan mengacu pada laporan aktivitas Gunung Anak Krakatau periode pengamatan 5 Oktober 2026 pukul 00.00 hingga 24.00 WIB yang dikeluarkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Badan Geologi, melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

ADVERTISEMENT

google.com, pub-7869183682739582, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam laporan tersebut, Gunung Anak Krakatau tercatat mengalami empat kali letusan dengan amplitudo 39–55 milimeter dan durasi 20–798 detik. Kolom erupsi dari keempat letusan tersebut tidak teramati.

Selain itu, tercatat dua kali gempa Low Frequency dengan amplitudo 6–11 milimeter dan durasi 7–9 detik. Kemudian lima kali gempa Hybrid/Fase Banyak dengan amplitudo 7–27 milimeter dan durasi 6–12 detik.

Laporan tersebut juga mencatat tiga kali gempa Vulkanik Dangkal dengan amplitudo 24–26 milimeter dan durasi 6–11 detik, serta satu kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 9 milimeter dan durasi 13 detik.

Sementara itu, tremor menerus atau microtremor terekam dengan amplitudo 0,5–10 milimeter dan amplitudo dominan 2 milimeter.

Secara visual, Gunung Anak Krakatau teramati jelas hingga tertutup kabut pada tingkat 0–III. Asap kawah maupun kolom erupsi tidak teramati selama periode pengamatan.

Kondisi meteorologi di sekitar gunung api dilaporkan berawan dengan angin bertiup lemah ke arah barat dan barat laut. Suhu udara berada pada kisaran 27,6–30 derajat Celsius dengan kelembapan 74–87 persen. Kondisi ombak laut terpantau sedang.

Baca Juga:  Gedung Rakyat, Proyek Diatur? AWII Bawa Bukti ke Pidsus Kejari Kabupaten Tangerang

Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol. Maruli Ahiles Hutapea mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan serta mengikuti informasi dan rekomendasi resmi dari instansi berwenang.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak panik, namun meningkatkan kewaspadaan. Masyarakat maupun wisatawan yang beraktivitas di wilayah pesisir Banten agar memperhatikan perkembangan informasi resmi terkait aktivitas Gunung Anak Krakatau dan mengikuti setiap rekomendasi dari PVMBG,” ujar Maruli.

Maruli juga mengingatkan masyarakat, pengunjung, wisatawan maupun pendaki agar mematuhi rekomendasi PVMBG dengan tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau melakukan aktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif.

Polda Banten turut mengingatkan masyarakat agar tidak mempercayai maupun menyebarluaskan informasi mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau yang belum terverifikasi.

“Apabila menerima informasi mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau, pastikan sumbernya berasal dari instansi resmi sehingga informasi yang diterima masyarakat benar dan tidak menimbulkan kepanikan,” katanya.

Polda Banten bersama jajaran, lanjut Maruli, akan terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan informasi mengenai kondisi Gunung Anak Krakatau dapat diterima masyarakat secara cepat dan akurat.

“Masyarakat kami harapkan tetap mengutamakan keselamatan, mematuhi batas aman yang telah ditetapkan, serta segera mengikuti arahan petugas apabila terdapat perkembangan situasi. Kewaspadaan dan kepatuhan terhadap rekomendasi merupakan langkah penting untuk menjaga keselamatan bersama,” tutup Maruli.

(Red)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Banten Sampaikan Ucapan Selamat HUT ke-26 Provinsi Banten
Polda Banten Gelar Lomba Hias Tumpeng HKGB ke-74, Perkuat Kebersamaan Bhayangkari
Wisuda UMT Jadi Momen Haru Keluarga, Inda Yani Bangga Intan Purnama Sari Menuntaskan Pendidikan
Kapolda Banten Bacakan Pancasila pada Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026
Jembatan Lewi Kukuk di Lebak Diresmikan Andra Soni, Dibangun dengan Dana Rp200 Juta
Gedung Rakyat, Proyek Diatur? AWII Bawa Bukti ke Pidsus Kejari Kabupaten Tangerang
Kuasa Hukum Pelapor Andri Maulana, SH Soroti Perkembangan Perkara dan Minta Kejelasan Status Hukum
Polda Banten Dampingi Pemulangan hingga Pemakaman Korban Kapal Aruphadatu 1
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:12 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi 4 Kali, Polda Banten Imbau Masyarakat Tetap Waspada

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Polda Banten Sampaikan Ucapan Selamat HUT ke-26 Provinsi Banten

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Polda Banten Gelar Lomba Hias Tumpeng HKGB ke-74, Perkuat Kebersamaan Bhayangkari

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:55 WIB

Wisuda UMT Jadi Momen Haru Keluarga, Inda Yani Bangga Intan Purnama Sari Menuntaskan Pendidikan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 06:38 WIB

Kapolda Banten Bacakan Pancasila pada Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026

Berita Terbaru