Morning Briefing QMS JNE Pusat Dirangkai Tasyakuran Umrah, Vina Tekankan Disiplin, Sinergi dan Penguatan Materi Nasional

- Penulis

Jumat, 25 September 2026 - 08:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Faktamerah, JAKARTA — Suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan mewarnai kegiatan Morning Briefing Departement Quality Management System (QMS) JNE Pusat, Jumat, 25 September 2026. Kegiatan yang berlangsung di Zapin Mezanin, Jakarta, mulai sekitar pukul 10.00 WIB itu tidak hanya menjadi agenda rutin internal, tetapi juga dirangkai dengan tasyakuran keberangkatan umrah tiga insan JNE, yakni Nurngalim, Deni Budianto, dan Murni Lestari.

Sejak kegiatan dimulai, para peserta mengikuti rangkaian agenda dengan suasana serius namun tetap hangat. Briefing menjadi ruang bersama untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, kedisiplinan, sekaligus meningkatkan pemahaman terhadap materi yang berkaitan dengan pekerjaan dan sistem manajemen mutu di lingkungan JNE.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-7869183682739582, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di tengah kesibukan menjalankan tugas, pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk kembali mengingat bahwa kualitas pekerjaan tidak hanya dibangun melalui prosedur tertulis, tetapi juga melalui kedisiplinan, komunikasi dan kebiasaan bekerja secara konsisten.

Vina: Briefing Jangan Hanya Menjadi Rutinitas

Dalam kegiatan tersebut, Vina bertindak sebagai pemateri sekaligus memimpin jalannya sesi briefing. Ia menekankan bahwa morning briefing seharusnya tidak dipandang sekadar sebagai kegiatan rutin yang dilaksanakan karena kewajiban.

Menurut Vina, briefing justru dapat menjadi ruang untuk menyamakan persepsi, menyampaikan informasi penting, mengevaluasi pekerjaan dan memperkuat koordinasi antaranggota tim.

“Morning briefing bukan hanya sekadar berkumpul dan mendengarkan penyampaian materi. Lebih dari itu, briefing menjadi kesempatan bagi kita semua untuk menyamakan pemahaman, menyampaikan informasi yang penting, mengevaluasi hal-hal yang masih perlu diperbaiki, sekaligus memastikan bahwa setiap anggota tim memahami tanggung jawabnya masing-masing,” ujar Vina.

Ia menilai, komunikasi yang baik menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung kelancaran pekerjaan.

“Ketika komunikasi berjalan dengan baik, pekerjaan akan lebih mudah dikendalikan. Setiap orang mengetahui apa yang harus dilakukan, apa yang menjadi target, apa yang harus diperhatikan dan bagaimana menyelesaikan persoalan apabila muncul kendala,” tuturnya.

Karena itu, Vina berharap kegiatan briefing tidak berhenti pada penyampaian materi semata.

“Briefing seperti ini jangan berhenti sebagai agenda formal, tetapi benar-benar memberikan manfaat dalam pekerjaan sehari-hari,” tambahnya.

Disiplin dan Konsistensi Jadi Perhatian

Pembahasan juga menyoroti pentingnya konsistensi dalam menjalankan prosedur dan sistem kerja. Bagi Vina, sistem manajemen mutu membutuhkan komitmen bersama dari seluruh anggota tim.

“Sistem yang baik harus dijalankan secara konsisten. Jangan sampai kita memahami prosedurnya, tetapi dalam pelaksanaannya justru berbeda. Setiap proses harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab,” katanya.

Menurutnya, kualitas pekerjaan pada akhirnya sangat berkaitan dengan bagaimana setiap individu menjalankan proses kerja secara tertib.

“Kualitas pekerjaan merupakan hasil dari kebiasaan kita dalam menjalankan proses secara benar, tertib dan konsisten,” ujar Vina.

Ia juga mengingatkan agar setiap anggota tim tidak memandang kontribusinya berdasarkan besar atau kecilnya pekerjaan.

“Kita semua mempunyai peran. Sekecil apa pun pekerjaan yang dilakukan, tetap memberikan pengaruh terhadap proses secara keseluruhan,” katanya.

Untuk itu, ia mengajak seluruh anggota tim membangun budaya saling mengingatkan dan saling mendukung.

“Karena itu, mari kita membangun kebiasaan untuk saling mengingatkan, saling mendukung dan tidak ragu melakukan komunikasi apabila menemukan sesuatu yang perlu diperbaiki,” lanjutnya.

Materi Nasional Diharapkan Tidak Berhenti di Ruang Briefing

Dalam agenda tersebut juga disampaikan materi nasional sebagai bagian dari penguatan wawasan dan pemahaman peserta.

Vina menegaskan bahwa materi yang diberikan tidak cukup hanya dipahami secara teori. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat diterapkan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing.

“Materi yang kita bahas hari ini jangan hanya berhenti di ruangan ini. Saya berharap masing-masing dapat memahami substansinya dan kemudian menerapkannya sesuai dengan tanggung jawab masing-masing,” jelasnya.

Baca Juga:  Rekan Indonesia Gelar Diskusi Akhir Tahun Bahas Pelayanan Kegawatdaruratan dan Hak Asasi Manusia

Menurutnya, penerapan pemahaman secara bersama-sama akan membantu menciptakan proses kerja yang lebih tertib dan terarah.

“Kalau setiap orang mampu menerapkan apa yang sudah dipahami, maka secara bersama-sama kita akan membangun proses kerja yang lebih tertib dan terarah,” imbuhnya.

Vina juga mendorong terciptanya komunikasi dua arah selama briefing berlangsung.

“Jangan menjadikan briefing sebagai komunikasi satu arah. Kalau ada hal yang belum jelas, silakan disampaikan. Kalau ada persoalan di lapangan, komunikasikan. Kalau ada masukan yang dapat memperbaiki proses, mari kita diskusikan bersama,” katanya.

Ia menilai komunikasi terbuka dapat membantu tim mengenali persoalan lebih cepat dan membicarakan solusi secara bersama-sama.

Tasyakuran Keberangkatan Umrah

Di luar materi pekerjaan, kegiatan Morning Briefing QMS JNE Pusat tersebut memiliki suasana berbeda karena dirangkai dengan tasyakuran keberangkatan umrah Nurngalim, Deni Budianto dan Murni Lestari.

Momentum tersebut menjadi kesempatan bagi rekan-rekan kerja untuk menyampaikan doa dan harapan kepada ketiganya yang akan menjalankan ibadah ke Tanah Suci.

Doa dipanjatkan agar perjalanan diberikan kelancaran, kesehatan, keselamatan serta kemudahan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah umrah.

Doa dalam kegiatan tersebut dipimpin oleh Ustadz Imam Mahmudin.

Suasana tasyakuran berlangsung penuh kekeluargaan. Kebersamaan para peserta tidak hanya menjadi bentuk dukungan kepada tiga rekan yang akan berangkat umrah, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antarkaryawan.

Doa juga menjadi bagian dari harapan agar seluruh keluarga besar dan insan JNE senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan serta keberkahan dalam menjalankan aktivitas dan tanggung jawab masing-masing.

Kekeluargaan Berjalan Bersama Profesionalisme

Rangkaian kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa agenda internal perusahaan dapat menjadi ruang untuk memperkuat dua hal sekaligus, yakni profesionalisme dalam pekerjaan dan kebersamaan antarkaryawan.

Vina mengingatkan bahwa suasana kekeluargaan bukan berarti mengurangi profesionalisme. Sebaliknya, kebersamaan yang baik diharapkan dapat menjadi kekuatan dalam menjalankan pekerjaan.

“Kita boleh membangun suasana yang penuh kekeluargaan, tetapi pada saat yang sama kita tetap harus menjaga profesionalisme,” ujarnya.

Menurut Vina, hubungan kerja yang baik dapat membantu anggota tim menghadapi berbagai tantangan pekerjaan.

“Justru dengan kebersamaan yang baik, kita bisa saling menguatkan untuk menjalankan pekerjaan. Kita bekerja sebagai satu tim dengan tujuan yang sama, sehingga keberhasilan bukan hanya milik satu orang, tetapi merupakan hasil kerja bersama,” tuturnya.

Dari Briefing Menuju Semangat Kerja Baru

Kegiatan Morning Briefing Departement QMS JNE Pusat dan tasyakuran keberangkatan umrah tersebut kemudian ditutup dengan doa dan suasana kebersamaan.

Bagi peserta, pertemuan tersebut bukan sekadar agenda rutin. Ada pesan mengenai pentingnya disiplin, komunikasi, koordinasi, konsistensi serta tanggung jawab yang menjadi bagian dari proses kerja sehari-hari.

Vina berharap seluruh materi yang disampaikan dapat memberikan manfaat nyata bagi para peserta.

“Semoga apa yang kita lakukan hari ini memberikan manfaat. Untuk materi briefing, semoga bisa menjadi tambahan pemahaman dan diterapkan dalam pekerjaan,” ungkapnya.

Sementara bagi Nurngalim, Deni Budianto dan Murni Lestari, doa bersama menjadi bentuk dukungan dari rekan-rekan kerja sebelum menjalankan ibadah umrah.

“Untuk saudara-saudara kita yang akan berangkat umrah, semoga diberikan perjalanan yang lancar, ibadah yang diterima, kesehatan dan keselamatan sampai kembali berkumpul bersama keluarga serta rekan-rekan di sini,” pungkas Vina.

Rangkaian kegiatan itu pun menjadi penanda bahwa di tengah tuntutan pekerjaan dan target organisasi, nilai kebersamaan, komunikasi, kedisiplinan dan kepedulian antarsesama tetap menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan kerja yang solid.

Morning briefing berakhir, namun pesan yang disampaikan di dalamnya diharapkan terus dibawa ke ruang kerja: memahami tugas, menjalankan prosedur dengan konsisten, terbuka dalam berkomunikasi, serta saling mendukung sebagai satu tim.

Editor: Zakaria (Bang zeck)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Metro Jaya Dalami Dugaan Pungli dan Pesta Miras di Kalijodo
Lapas Pemuda Tangerang Gelar Razia Gabungan, Sejumlah Barang Terlarang Ditemukan
Keluarga Besar QAGC JNE Melepas 11 Pegawai QMS dan QCE Berangkat Umrah 2026
MAKKI Desak Kapolri Copot Kapolres Karangasem, Soroti Dugaan Pungli dan Penyalahgunaan Wewenang
Perkuat Kesiapan Prajurit, Pangdam XVIII/Kasuari Resmikan Lapangan Tembak dan Fasilitas Yonif 762/VYS
DPC Demokrat Kota Tangerang Gelar Perayaan HUT-RI ke-81 dengan Lomba dan Bazaar UMKM
Momentum HUT-RI Ke-81, DPP AWII Tegaskan Komitmen Pengawalan Pers yang Independen dan Merdeka
AWII Desak Inspektorat Tangsel Audit Menyeluruh Semua Paket PT Anbilla Jaya Konstruksi
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 08:45 WIB

Morning Briefing QMS JNE Pusat Dirangkai Tasyakuran Umrah, Vina Tekankan Disiplin, Sinergi dan Penguatan Materi Nasional

Senin, 21 September 2026 - 18:19 WIB

Polda Metro Jaya Dalami Dugaan Pungli dan Pesta Miras di Kalijodo

Senin, 21 September 2026 - 15:55 WIB

Lapas Pemuda Tangerang Gelar Razia Gabungan, Sejumlah Barang Terlarang Ditemukan

Jumat, 18 September 2026 - 10:40 WIB

Keluarga Besar QAGC JNE Melepas 11 Pegawai QMS dan QCE Berangkat Umrah 2026

Rabu, 16 September 2026 - 13:42 WIB

MAKKI Desak Kapolri Copot Kapolres Karangasem, Soroti Dugaan Pungli dan Penyalahgunaan Wewenang

Berita Terbaru