JAKARTA, faktamerah.com – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Rany Mauliani, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memperkuat perlindungan perempuan dan anak melalui berbagai kanal pengaduan gratis. Ia menilai keberadaan layanan tersebut menjadi bukti nyata hadirnya pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat dari berbagai bentuk kekerasan.
“Upaya apa pun yang dilakukan Pemprov untuk meminimalisir tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak patut kita apresiasi,” ujar Rany, Jumat (28/11).
Rany menegaskan bahwa kebijakan perlindungan perempuan dan anak tidak mudah dijalankan. Menurutnya, efektivitas upaya tersebut membutuhkan dukungan serta kolaborasi berbagai pihak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Menciptakan ruang aman bukan hanya tugas Pemprov. Ruang aman harus dibangun dari lingkungan terdekat, dimulai dari rumah kita sendiri,” tambahnya.
Sementara itu, Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Subki, turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam melindungi anak sebagai generasi penerus bangsa. Ia juga menyampaikan dukungannya terhadap langkah Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dalam memperkuat regulasi perlindungan anak di ibu kota.
“Kita tidak bisa menyerahkan tanggung jawab kepada satu pihak. Pemerintah punya tanggung jawab, polisi dan aparat keamanan punya tanggung jawab, orang tua juga punya tanggung jawab,” kata Subki.
Ia menekankan pentingnya peran orang tua dalam memastikan keamanan anak, termasuk memberikan pendampingan saat beraktivitas hingga menjemput anak sepulang sekolah.
“Tidak bisa kita mengandalkan satu pihak, lalu ketika terjadi sesuatu saling menyalahkan. Ayo tunaikan porsi tanggung jawab kita masing-masing—orang tua, aparat, dan pemerintah. Semua punya peran,” tandasnya.
( Awaludin )






