Polisi Amankan Pria Berteriak di Pinggir Tol, Cegah Potensi Kecelakaan Saat Arus Mudik

- Penulis

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, FAKTAMERAH.COM – Seorang pria yang diduga mengalami gangguan kejiwaan diamankan petugas di pinggir Tol Palikanci KM 208 B pada Rabu (18/03/2026) pukul 23.00 WIB setelah dilaporkan berteriak dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Kejadian tersebut bermula dari laporan masyarakat yang melihat seorang laki-laki berada di pinggir jalan tol sambil berteriak, sehingga berisiko mengganggu konsentrasi pengendara yang melintas di jalur tersebut.

Kapolsek Mundu AKP Didi Sumardi, S.H. menjelaskan bahwa petugas Pos Yan Rest Area 208 B segera merespons laporan tersebut dengan mendatangi lokasi dan mengamankan pria tersebut untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-4845885741970817, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pria tersebut diketahui bernama Toha (41), warga Pasar Weru Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon yang ditemukan berada di pinggir jalan tol dengan kondisi tidak stabil.” ujarnya, Kamis (19/3/2026)

Baca Juga:  Kabid Humas Polda Jabar Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Pimpinan Redaksi Media PWPM

Petugas kemudian membawa yang bersangkutan ke Pos Yan Rest Area 208 B untuk dilakukan penanganan awal agar tidak membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Selain itu, koordinasi dilakukan dengan pihak terkait termasuk pengelola jalan tol dan tenaga medis guna memastikan penanganan lebih lanjut terhadap kondisi pria tersebut.

Setelah dilakukan penanganan awal, pria tersebut selanjutnya diserahkan kepada pihak Jasamarga dan tim medis untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut di RS Arjawinangun.

Langkah cepat petugas dalam mengamankan pria tersebut menjadi bagian dari upaya pencegahan risiko kecelakaan di jalur tol yang padat dilalui pemudik selama periode Operasi Ketupat Lodaya 2026.

Dihimbau kepada masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan di jalan, serta mengingatkan pengendara untuk tetap fokus saat berkendara dan memanfaatkan Layanan Polisi 110 apabila membutuhkan bantuan.

 

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Banten Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla 2026, Kapolda Tekankan Pencegahan dan Sinergi Lintas Sektor
Polisi Musnahkan 1.172 Knalpot Brong Hasil Penertiban di Bandung
Diduga Korsleting Listrik, Kebakaran Hanguskan Dua Rumah di Tambora Jakarta Barat
Pria Ditemukan Meninggal di Tempat Usaha Sablon Angke, Polisi dan Tim Inafis Selidiki Penyebab Kematian
Diduga Terjatuh ke Laut, Pemilik Bagan di Lebak Masih Dicari Basarnas Banten
Kebakaran Tiga Kapal Nelayan di Muara Angke Berhasil Dipadamkan, Kerugian Ditaksir Rp1,5 Miliar
389 Personel Gabungan Amankan Konser Akbar di Monas, Rekayasa Lalu Lintas Berlaku Situasional
PERUMDAM TKR Perkuat Dukungan Penanganan Kebakaran TPA Jatiwaringin Melalui Penyediaan Air
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:29 WIB

Polda Banten Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla 2026, Kapolda Tekankan Pencegahan dan Sinergi Lintas Sektor

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:38 WIB

Polisi Musnahkan 1.172 Knalpot Brong Hasil Penertiban di Bandung

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:47 WIB

Diduga Korsleting Listrik, Kebakaran Hanguskan Dua Rumah di Tambora Jakarta Barat

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:15 WIB

Pria Ditemukan Meninggal di Tempat Usaha Sablon Angke, Polisi dan Tim Inafis Selidiki Penyebab Kematian

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:00 WIB

Diduga Terjatuh ke Laut, Pemilik Bagan di Lebak Masih Dicari Basarnas Banten

Berita Terbaru