GMRI Bahas Kepemimpinan Spiritual dan Diplomasi Global dalam Diskusi Rutin di Jakarta

- Penulis

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, FaktaMerah.com – Indonesia memerlukan “Sosok Bapak Bangsa” yang dapat menjadi panutan, penuntun dan pemberi arah bagi seluruh anak bangsa untuk memberi dukungan bagi seluruh anak bangsa membangun negeri ini dengan cahaya yang dapat menjadi mercu suar dunia. Ini salah satu intisari diskusi informal GMRI (Gerakan Moral Rekonsiliasi Indonesa), Kamis, 7 Mei 2026 di Sekretariat GMRI, Jl. Ir. H. Juanda No. 4 A, Jakarta Pusat.

Hadir diantaranya, Surya Wijaya dari Yogyakarta, Joyo Yudhantoro, dari Komumitas Kalibata, Gus Indra dan Gus Dibyo serta Gus Baidowi tampak khusuk menyimak tausiah Sri Eko Sriyanto Galgendu yang mengurai masa kejayaan dari sistem kerajaan semasa Mataram Islam.

Kecuali itu, Sri Eko Sriyanto Galgendu juga mengurai betapa luas dan besarnya tanggung jawab sebagai pemegang ananah dari wasiat Gus Dur, Paku Buwono XII, KH. Prof. DR (HC) Habib Khirzin serta tokoh dan pemuka agama, untuk memegang amanah sebagai Pemimpin Spiritual Nusantara. Sementara untuk memimpin suatu bangsa hanya mungkin dapat dilakukan oleh seorang yang memiliki kecerdasan spiritual. Ikhwal kepemimpinan harus senantiasa bijak memahami dan merespon sesuatu yang terjadi sejak awal sebagai gejala hingga kejadian nyata yang terjadi dalam masyarakat. Karena masalah kepemimpinan bukan masalah laki-laki atau perempuan, sehingga kecerdasan intelektual dan kecerdasan spiritual — sebagai karakter, mentalitas hingga cara berpikir dan kapasitas serta kapabilitas — diperlukan secara utuh dan komprehensif bagi seorang pemimpin yang sejati, ungkap Sri Eko Sriyanto Galgendu.

Konsep tentang diplomasi spiritual global yang digagas GMRI dipastikan akan sangat membantu dan mendorong pemerintah untuk tampil dalam kancah dunia sebagai mercu suar — cahaya — dunia yang mampu menerangi jalan bagi seluruh bangsa yang ada. Demikianlah menurut Sri Eko Sriyanto Galgendu mengapa Indonesia memerlukan sosok pemimpin spiritual yang jenial dengan moralitas, integritas yang harus ada di atas kekuasaan. Yaitu, sosok pemimpin yang mengoptimalkan peran hati — bukan sekedar otak hingga memiliki sikap dan sifat spiritual leadership sebagai inner power. Memberi pencerahan dan pelayanan bagi rakyat sebagai wujud dari pengabdian. Sebab dengan hati yang bersih — ikhlas dan tulus — akan menghasilkan perilaku politik yang baik.

Di penghujung acara diskusi daam suasana yang santai, pembacaan do’a khusus untuk Surya Wijaya yang hendak mempersiapkan serangkaian acara spiritual di Yogyakarta dalam waktu dekat bersama sejumlah pemangku adat serta mereka yang tertarik dan memiliki kepentingan untuk membangkitkan gerakan kebangkitan spiritual di Indonesia untuk mematangkan program muhibbah GMRI ke berbagai negara yang mengusung tema diplomasi spiritual global.

Loading

Penulis : Jacob Ereste 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Lahir Pancasila 2026, Jurnalis Diajak Jadi Garda Terdepan Penjaga Persatuan Bangsa
Hari Lahir Pancasila 2026, Pimpinan Redaksi FaktaMerah.com Tegaskan Komitmen Menjaga Persatuan dan Nilai Kebangsaan
Kapolres Bulukumba AKBP Restu Wijayanto, S.I.K. Ucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026
Jenazah Ryamizard Ryacudu Disalatkan di Rumah Duka, Keluarga dan Kerabat Berikan Penghormatan Terakhir
Ketua KAKI Jatim: KPK Terbitkan SE Gratifikasi SPMB, Cegah Praktik Gratifikasi dan Pungli Dalam Proses Penerimaan Siswa Baru
GKTMTB Tegaskan Hak Kelola Perhutanan Sosial Harus Dilindungi Negara
Negara Hadir untuk Rakyat, Pangdam XIV/Hsn Tunjukkan Akselerasi Pembangunan Koperasi Merah Putih Tercepat di Luar Jawa
JANGAN TERJEBAK PERANG NARASI, MENGUJI KETEGASAN NEGARA DI BALIK SERANGAN TERHADAP BEA CUKAI
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 18:43 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026, Jurnalis Diajak Jadi Garda Terdepan Penjaga Persatuan Bangsa

Senin, 1 Juni 2026 - 15:03 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026, Pimpinan Redaksi FaktaMerah.com Tegaskan Komitmen Menjaga Persatuan dan Nilai Kebangsaan

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:28 WIB

Jenazah Ryamizard Ryacudu Disalatkan di Rumah Duka, Keluarga dan Kerabat Berikan Penghormatan Terakhir

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:15 WIB

Ketua KAKI Jatim: KPK Terbitkan SE Gratifikasi SPMB, Cegah Praktik Gratifikasi dan Pungli Dalam Proses Penerimaan Siswa Baru

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:47 WIB

GKTMTB Tegaskan Hak Kelola Perhutanan Sosial Harus Dilindungi Negara

Berita Terbaru