JAKARTA SELATAN, FAKTAMERAH.COM – Yayasan Pemulihan Natura Indonesia (Ultra) bekerja sama dengan Kementerian Sosial (Kemensos) menggelar sosialisasi pencegahan adiksi bagi remaja di Sekolah Rakyat, Jakarta Selatan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta mengenai bahaya adiksi, faktor penyebab, serta pentingnya pencegahan sejak dini.
Sosialisasi menghadirkan narasumber Iqbal Rinaldo Akuan dan Mohammad Fahdila Darmawan. Kegiatan juga didukung oleh tim pelaksana Arahma Agung Pangestu dan Hatami Sahata.
Dalam pemaparannya, Iqbal Rinaldo Akuan mengatakan adiksi merupakan persoalan yang tidak hanya berkaitan dengan kebiasaan, tetapi juga dapat memengaruhi kesehatan mental dan perkembangan potensi remaja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Adiksi bukan sekadar kebiasaan buruk, melainkan perubahan perilaku dan kondisi kesehatan mental yang perlahan merusak potensi diri remaja. Lingkungan pergaulan, akses informasi tanpa bimbingan, hingga tekanan hidup menjadi pemicu utama yang sering tidak disadari. Melalui sosialisasi ini, kami ingin remaja sadar bahwa mereka memiliki kekuatan untuk memilih jalur yang lebih sehat dan produktif, serta berani mencari bantuan jika mulai merasa terjebak,” ujar Iqbal.
Sementara itu, Mohammad Fahdila Darmawan menekankan pentingnya dukungan keluarga, sekolah, dan lingkungan dalam upaya pencegahan adiksi.
“Peran keluarga, sekolah, dan lingkungan sangat vital dalam mencegah adiksi. Remaja yang merasa didengar, diperhatikan, dan memiliki kegiatan positif cenderung lebih kebal terhadap pengaruh buruk. Kami berharap setelah kegiatan ini, para peserta tidak hanya memahami bahayanya, tetapi juga menjadi agen perubahan yang mengajak teman sebaya menjauhi segala bentuk ketergantungan yang merugikan,” katanya.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta diberikan kesempatan untuk berdialog langsung dengan narasumber mengenai cara mengenali tanda-tanda adiksi, langkah pencegahan, hingga pentingnya mencari bantuan apabila menghadapi permasalahan tersebut.
Menurut panitia, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya edukasi yang dilakukan Yayasan Pemulihan Natura Indonesia bersama Kemensos untuk memperkuat ketahanan remaja terhadap berbagai bentuk adiksi melalui peningkatan literasi dan kesadaran sejak dini.
(Levi)
![]()







