Perkuat Sinergi, Bunda Yin Gerakkan Organisasi Perempuan di Sumut Akselerasi Eliminasi TBC 2030

- Penulis

Kamis, 9 April 2026 - 08:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, FAKTAMERAH.COM –
Di tengah tantangan kesehatan nasional, komitmen kolektif menjadi kunci utama dalam memutus rantai penularan penyakit menular. Ketua Dewan Pembina Yayasan Hati Emas Nusantara Indonesia (YHENI), Meriyawaty Amelia Prasetio—yang akrab disapa Bunda Yin—mengajak seluruh organisasi perempuan di Sumatera Utara untuk bersatu dalam gerakan eliminasi Tuberkulosis (TBC) 2030.

​Langkah strategis ini selaras dengan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden RI, yang menempatkan penanggulangan TBC sebagai prioritas nasional demi mewujudkan Indonesia Sehat.

*​Ancaman Nyata: 14 Kematian Setiap Jam*

ADVERTISEMENT

google.com, pub-4845885741970817, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Indonesia saat ini menduduki peringkat kedua dunia dengan beban kasus TBC tertinggi setelah India. Statistik ini bukan sekadar angka, melainkan peringatan serius bagi ketahanan kesehatan masyarakat:
1. stimasi Tahunan: Terdapat 1.090.000 kasus dengan angka kematian mencapai 125.000 jiwa per tahun.

2. Frekuensi: Rata-rata terjadi 14 kematian akibat TBC setiap jam di Indonesia.

3. Demografi (2024): Dari 885 ribu kasus yang terdeteksi, penderita mencakup 496 ribu laki-laki, 359 ribu perempuan, serta 135 ribu anak-anak usia 0-14 tahun.

​Dalam aksi nyata yang digelar di Pelabuhan Bandar Deli Belawan, Rabu (8/4/2026), dilakukan skrining kesehatan terhadap pekerja porter dan penumpang. Acara ini menjadi momentum penting kolaborasi antara lembaga pemerintah dan organisasi kemasyarakatan.

Baca Juga:  BNNK Jakarta Selatan Lakukan Bimtek SNI di Yayasan ULTRA Addiction Center, Tingkatkan Standar Rehabilitasi

​”Saya mengajak kita semua, khususnya organisasi kemanusiaan dan perempuan yang aktif di Sumut, untuk bersinergi membantu pemerintah. Kita harus bergotong royong dan bergerak bersama agar target eliminasi TBC 2030 dapat tercapai,” ujar Bunda Yin di hadapan para peserta.

​Dukungan penuh mengalir dari berbagai pihak yang hadir, di antaranya:​

1.Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara (diwakili oleh Sekretaris Dinas beserta staf terkait).​

2.Koalisi Organisasi Perempuan & Kemasyarakatan: PIRA, Perempuan Berkebaya Indonesia (PBI), Yayasan Lingkaran Cinta Kasih, Persatuan Perempuan Sumut, dan DPD MAHABUDHI Sumut.

*​Kepedulian Sosial dan Edukasi*

​Sebagai bentuk apresiasi terhadap warga yang bersedia melakukan deteksi dini (skrining), YHENI melalui para dermawan membagikan paket sembako. Langkah ini bertujuan untuk menciptakan suasana yang humanis, sehingga masyarakat tidak merasa takut atau terstigma saat memeriksakan kesehatan mereka.

​Melalui gerakan ini, Bunda Yin berharap kesadaran akan bahaya TBC meningkat, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sebelum penularan meluas di lingkungan keluarga maupun tempat kerja.

(​Redaksi)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tahu di Ciganjur Diduga Mengandung Formalin, Warga Desak Pemkot Jakarta Selatan Turun Tangan
MBG di Sobang Lebak Berjalan Kondusif, SPPG Suka Maju Tekankan SOP dan Higienitas
Polda Banten Buka Layanan Kesehatan Gratis di Bayah, Warga Bisa Cek Gula Darah hingga Kolesterol
150 Guru dan Pelaku UMKM di Pulau Harapan Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis dari IHC dan Pertamina Patra Niaga
Yayasan Natura Indonesia Ultra Bersama Kemensos Edukasi Bahaya Adiksi kepada Remaja di Sekolah Rakyat Jakarta Selatan
BBPOM Jakarta Edukasi Keamanan Pangan Melalui Festival Urban Farming 2026
Yayasan Pemulihan Natura Indonesia Gelar Diskusi Internasional, Perkuat Layanan Rehabilitasi Berbasis Bukti
975 Warga Ikuti Bakti Kesehatan Gratis Hari Bhayangkara ke-80, Kapolda Jateng Tegaskan Komitmen Polri untuk Masyarakat
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:57 WIB

Tahu di Ciganjur Diduga Mengandung Formalin, Warga Desak Pemkot Jakarta Selatan Turun Tangan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:24 WIB

MBG di Sobang Lebak Berjalan Kondusif, SPPG Suka Maju Tekankan SOP dan Higienitas

Senin, 10 Agustus 2026 - 06:20 WIB

Polda Banten Buka Layanan Kesehatan Gratis di Bayah, Warga Bisa Cek Gula Darah hingga Kolesterol

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:31 WIB

150 Guru dan Pelaku UMKM di Pulau Harapan Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis dari IHC dan Pertamina Patra Niaga

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:15 WIB

Yayasan Natura Indonesia Ultra Bersama Kemensos Edukasi Bahaya Adiksi kepada Remaja di Sekolah Rakyat Jakarta Selatan

Berita Terbaru