Pemberitaan Dugaan Biaya Rp5 Juta di Ultra Disorot, GMOCT Pertanyakan Verifikasi Berimbang

- Penulis

Minggu, 13 September 2026 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, FaktaMerah.com – Pemberitaan mengenai seorang ibu lanjut usia yang disebut mengeluhkan biaya perawatan rawat jalan sebesar Rp5 juta di Ultra Addiction Center mendapat perhatian dari Gabungan Media Online dan Cetak Ternama (GMOCT), Minggu (13/9/2026).

Pemberitaan tersebut sebelumnya dimuat oleh Kupasmerdeka.com pada 11 September 2026 dengan judul “Ibu Lansia Mengadu ke Kupas Merdeka, Keluarga Darly Mengaku Diminta Rp5 Juta untuk Rawat Jalan.”

GMOCT kemudian melakukan upaya konfirmasi kepada pihak yang disebut sebagai ibu dari Darly untuk memperoleh keterangan langsung mengenai sejumlah informasi yang dimuat dalam pemberitaan tersebut.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-7869183682739582, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah itu dilakukan sebagai bagian dari upaya memperoleh informasi yang berimbang, sekaligus memberikan kesempatan kepada pihak-pihak terkait untuk menyampaikan klarifikasi.

Upaya Konfirmasi Belum Mendapat Tanggapan

Berdasarkan keterangan GMOCT, upaya konfirmasi pertama dilakukan pada Jumat, 11 September 2026 sekitar pukul 19.43 WIB melalui pesan WhatsApp ke nomor yang disebut berkaitan dengan narasumber.

Sejumlah pertanyaan disampaikan, antara lain mengenai keberadaan Darly di Ultra, alasan keluarga tidak memenuhi undangan pihak Ultra, pengetahuan keluarga mengenai kondisi Darly, serta proses yang berkaitan dengan rekomendasi rehabilitasi.

Menurut GMOCT, pesan tersebut telah terkirim dan terbaca, namun tidak memperoleh tanggapan.

Upaya konfirmasi kembali dilakukan pada Sabtu, 12 September 2026 sekitar pukul 12.37 WIB oleh Sekretaris Umum DPP GMOCT, Asep NS.

Dalam pesan tersebut, Asep kembali meminta kesediaan narasumber memberikan jawaban atas pertanyaan yang telah disampaikan sebelumnya.

Namun, hingga berita ini disusun, GMOCT menyatakan belum menerima tanggapan dari pihak yang dihubungi.

GMOCT juga menyebut pesan berikutnya hanya menunjukkan status satu tanda centang. Kondisi tersebut oleh GMOCT diduga sebagai kemungkinan bahwa kontak telah diblokir, namun hal itu belum dapat dipastikan secara independen.

Baca Juga:  Ulang Tahun Pimpinan Redaksi Faktamerah.com, Mario: Momentum Perkuat Integritas dan Independensi Pers

GMOCT Dorong Pemberitaan Berimbang

Asep NS mengatakan upaya konfirmasi tersebut dilakukan untuk memperoleh perspektif dari pihak yang disebut dalam pemberitaan sekaligus menghindari pemberitaan yang hanya bertumpu pada satu sumber.

“Kami melakukan konfirmasi untuk mendapatkan informasi yang utuh dan berimbang. Sampai saat ini, pihak yang kami hubungi belum memberikan tanggapan,” ujar Asep.

Menurutnya, tidak adanya tanggapan dari narasumber membuat pihaknya belum dapat memastikan kebenaran sejumlah informasi yang beredar, termasuk mengenai dugaan permintaan biaya rawat jalan sebesar Rp5 juta.

GMOCT menilai pihak yang diberitakan juga perlu diberikan ruang untuk menjelaskan duduk perkara dari perspektif mereka.

Minta Pihak Terkait Berikan Klarifikasi

GMOCT mendorong manajemen Yayasan Pemulihan Natura Indonesia Ultra Addiction Center untuk memberikan penjelasan resmi mengenai informasi yang menyebut adanya permintaan biaya sebesar Rp5 juta untuk layanan rawat jalan.

Klarifikasi tersebut dinilai penting agar publik memperoleh informasi dari kedua sisi dan tidak mengambil kesimpulan hanya berdasarkan satu pemberitaan.

GMOCT juga menyarankan pihak yang merasa dirugikan oleh pemberitaan untuk menggunakan mekanisme penyelesaian sengketa pers sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk hak jawab dan hak koreksi serta mekanisme pengaduan kepada Dewan Pers apabila diperlukan.

Ruang Hak Jawab Tetap Terbuka

GMOCT menyatakan ruang klarifikasi dan hak jawab tetap terbuka bagi seluruh pihak yang disebut maupun berkepentingan dengan pemberitaan tersebut.

Setiap informasi baru, bantahan, atau klarifikasi dari pihak terkait akan menjadi bahan untuk memperbarui pemberitaan secara proporsional.

GMOCT menegaskan bahwa informasi mengenai dugaan biaya Rp5 juta tersebut masih memerlukan klarifikasi dari pihak-pihak terkait. Karena itu, seluruh pihak diharapkan tidak menarik kesimpulan sebelum informasi tersebut diverifikasi secara menyeluruh.

No. Pengaduan/Hak Jawab: 082117586762

Team/Red (Penajournalis)
GMOCT – Gabungan Media Online dan Cetak Ternama

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aliansi Peduli Banten Soroti Perbedaan Pasal Kasus Masjid Sentiong, Minta Penjelasan Polisi dan Jaksa
Dugaan Pencabulan Anak di Malingping Lebak Disorot, Rudiana Minta Polisi Usut Tuntas
Multatuli Justice Law Firm Hadir di Lebak, Buka Layanan Konsultasi dan Pendampingan Hukum
Persoalkan Pemberitaan, Ultra Addiction Center Adukan Kupasmerdeka.com ke Dewan Pers
Ahli Waris Bong Kon Ho Gugat PT Sebatin, Persoalkan 2.375 Saham dan Pelaksanaan RUPS Sejak 2006
Polres Serang Terima Informasi GWI Terkait Dugaan Penyimpangan di Sejumlah Instansi
Diberitakan Soal Pemindahan Pasien, Pengelola Ultra Addiction Center Minta Klarifikasi Kupasmerdeka.com
Sejumlah Calon Subkontraktor Mengaku Rugi Puluhan Juta dalam Tawaran Proyek Perumahan
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:32 WIB

Aliansi Peduli Banten Soroti Perbedaan Pasal Kasus Masjid Sentiong, Minta Penjelasan Polisi dan Jaksa

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Dugaan Pencabulan Anak di Malingping Lebak Disorot, Rudiana Minta Polisi Usut Tuntas

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Multatuli Justice Law Firm Hadir di Lebak, Buka Layanan Konsultasi dan Pendampingan Hukum

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:03 WIB

Persoalkan Pemberitaan, Ultra Addiction Center Adukan Kupasmerdeka.com ke Dewan Pers

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Ahli Waris Bong Kon Ho Gugat PT Sebatin, Persoalkan 2.375 Saham dan Pelaksanaan RUPS Sejak 2006

Berita Terbaru

Jawa Barat

Polda Jabar Imbau Masyarakat Sampaikan Aspirasi Secara Damai

Selasa, 27 Okt 2026 - 10:58 WIB

Infrastruktur

Proyek Pipa PAM Jaya di Lubang Buaya Ditargetkan Rampung Januari 2027

Selasa, 27 Okt 2026 - 08:40 WIB