TARAKAN, faktamerah.com — Parade Musik Gerejawi Tingkat Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) resmi dibuka oleh Gubernur Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, SH, M.Hum, melalui penabuhan gong di Gedung Kristen Center, Jalan Akibala, Kota Tarakan, Selasa (25/11/2025) sore.
Kegiatan bertema “Aku Hendak Memuji Tuhan pada Segala Waktu” ini digelar oleh Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Provinsi Kaltara sebagai langkah persiapan menjelang Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari, Papua Barat. Parade ini menjadi ajang pemantapan kontingen paduan suara yang akan mewakili Bumi Benuanta.
Dalam sambutannya, Gubernur Zainal menegaskan bahwa musik gerejawi bagi umat Kristiani bukan hanya seni, tetapi juga bentuk pelayanan dan ungkapan syukur. Menurutnya, musik menjadi media membangun pengharapan, mempererat persaudaraan, serta menghadirkan damai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Parade ini bukan sekadar kegiatan seni, tetapi momentum pembentukan mental, spiritual, dan karakter pelayanan bagi seluruh peserta. Saya berharap seluruh peserta mampu menampilkan kemampuan terbaik—mulai dari disiplin, kekompakan, kualitas vokal, hingga ketulusan hati dalam melayani melalui musik,” ujarnya.
Gubernur Zainal menambahkan, Pemerintah Provinsi Kaltara terus berkomitmen mendukung pembinaan seni budaya rohani, termasuk musik gerejawi, sebagai bagian penting dari pembangunan mental dan spiritual masyarakat. Ia menilai kegiatan ini sekaligus menjadi ruang memperkuat kerukunan umat beragama di Kaltara.
“Musik dan pujian senantiasa menghadirkan kedamaian yang melampaui batas suku, denominasi, bahkan agama. Harmoni musik yang kita saksikan hari ini harus menjadi cerminan harmoni sosial yang kita bangun bersama. Mari jadikan parade ini sebagai penyemangat untuk memelihara persatuan, mengembangkan potensi diri, dan mempersembahkan yang terbaik bagi agama, daerah, dan bangsa,” katanya.
Di akhir sambutan, Gubernur Zainal—suami dari Anggota DPR RI Komisi VII, Hj. Rahmawati Zainal Paliwang—menyampaikan harapan agar kontingen Kaltara mampu meraih hasil terbaik di Pesparawi Nasional XIV tahun depan. “Namun yang lebih penting adalah membawa sukacita, menjadi teladan, dan memuliakan nama Tuhan melalui setiap penampilan,” tandasnya.
Acara pembukaan Parade Musik Gerejawi ini turut dihadiri jajaran Forkopimda Kaltara, Dirjen Bimas Kristen Kemenag RI, Kakanwil Kemenag Kaltara, Wali Kota Tarakan, Bupati Malinau, Ketua LPPD Kaltara, para pembina dan pelatih kontingen, serta seluruh peserta. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama.
(Red)






