Heboh! Dari Balik Sel Lapas Way Gelang, Sinyal TikTok Bocor Jadi Tontonan Eksklusif

- Penulis

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Tanggamus, FAKTAMERAH.COM – Dinding beton tinggi dan kawat berduri Lapas Kelas IIB Kota Agung (Way Gelang) Kabupaten Tanggamus, Lampung ternyata tidak cukup angker untuk membendung hasrat eksistensi digital. Sebuah tamparan keras mendarat di wajah integritas pemasyarakatan setelah sebuah unggahan anonim di media sosial membedah borok yang selama ini mungkin tersimpan rapi di balik jeruji.

​Keresahan Warga: “Apakah Ini Dibenarkan?”
​Sebuah akun “Peserta Anonim” di jejaring Portal Berita Tanggamus melempar granat pertanyaan yang sangat sederhana namun mematikan:

​”Diduga napi di lapas kelas IIB kota agung memakai hp dan live tik tok, untuk para pejabat lapas kelas IIB kota agung apa kah ini di benar kan,” tulis akun tersebut dengan nada skeptis yang kental.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-4845885741970817, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Pertanyaan ini bukan sekadar ketikan jemari di layar ponsel, melainkan cerminan mualnya publik melihat standar ganda penegakan hukum. Bagaimana mungkin sebuah institusi yang katanya rutin melakukan razia “Halinar” (HP, Pungli, dan Narkoba), justru kecolongan oleh siaran langsung (Live) yang durasinya tentu tidak sekejap mata? Apakah pengawasan kita sedang diskon besar-besaran, ataukah sinyal 4G di Way Gelang memang punya hak imunitas.

Sangat memukau melihat bagaimana seorang narapidana bisa mendapatkan privasi lebih untuk “ngonten” dibandingkan rakyat jelata yang sibuk mencari nafkah. Jika live TikTok ini dianggap wajar, maka mungkin ke depannya, Lapas perlu menyediakan ring light dan akses Wi-Fi berkecepatan tinggi di setiap sudut sel agar pembinaan “kreativitas” ini semakin paripurna.

Baca Juga:  Viral Dugaan Begal di Jembatan Dua Tambora, Polisi: Korban Belum Melapor

​Pejabat Lapas Kelas IIB Kota Agung kini berada di bawah lampu sorot. Jawaban mereka dinantikan: apakah akan ada tindakan tegas yang melumat habis praktik nakal ini, ataukah kita hanya akan disuguhi rilis klise tentang “akan segera diselidiki” sementara siaran langsung berikutnya sudah mengantre untuk tayang.

​Independensi yang Tak Bisa Ditawar.
​Hal ini berdiri sebagai pengingat bahwa penjara adalah tempat refleksi diri, bukan panggung unjuk gigi bagi mereka yang merasa hukum bisa ditekuk dengan lembaran rupiah atau kelalaian oknum. Publik menunggu bukti nyata, bukan sekadar basa-basi birokrasi yang indah di atas kertas namun keropos di lapangan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Lapas Kelas IIB Kota Agung belum memberikan pernyataan resmi terkait “konser virtual” ini. Prinsip keberimbangan mewajibkan kita menunggu apakah ini akan berakhir dengan sanksi tegas atau hanya sekadar drama “penggeledahan rutin” yang hasilnya seringkali bisa ditebak: nihil, meski buktinya sudah telanjur viral.

​Publik tidak butuh sekadar klarifikasi normatif. Publik butuh pembuktian bahwa Lapas adalah tempat pertobatan, bukan studio dadakan bagi mereka yang punya celah untuk tetap eksis di dunia digital sementara raga seharusnya terisolasi. (Red/*)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Awal Pekan, Polda Jabar Sebar Personel di Sejumlah Titik Rawan Kemacetan
Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta, Penyebab Masih Dalam Penyelidikan
Polda Banten Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla 2026, Kapolda Tekankan Pencegahan dan Sinergi Lintas Sektor
Polisi Musnahkan 1.172 Knalpot Brong Hasil Penertiban di Bandung
Diduga Korsleting Listrik, Kebakaran Hanguskan Dua Rumah di Tambora Jakarta Barat
Pria Ditemukan Meninggal di Tempat Usaha Sablon Angke, Polisi dan Tim Inafis Selidiki Penyebab Kematian
Diduga Terjatuh ke Laut, Pemilik Bagan di Lebak Masih Dicari Basarnas Banten
Kebakaran Tiga Kapal Nelayan di Muara Angke Berhasil Dipadamkan, Kerugian Ditaksir Rp1,5 Miliar
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Awal Pekan, Polda Jabar Sebar Personel di Sejumlah Titik Rawan Kemacetan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:14 WIB

Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta, Penyebab Masih Dalam Penyelidikan

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:29 WIB

Polda Banten Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla 2026, Kapolda Tekankan Pencegahan dan Sinergi Lintas Sektor

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:38 WIB

Polisi Musnahkan 1.172 Knalpot Brong Hasil Penertiban di Bandung

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:47 WIB

Diduga Korsleting Listrik, Kebakaran Hanguskan Dua Rumah di Tambora Jakarta Barat

Berita Terbaru