Parkir Liar Menggurita di Blok M, Pengunjung Resah: “Jangan Setengah Hati Tertibkan!”

- Penulis

Minggu, 5 April 2026 - 05:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Selatan, FAKTAMERAH.COM – Fenomena maraknya juru parkir (jukir) liar di kawasan Blok M kian meresahkan. Sejumlah pengunjung mengeluhkan praktik parkir ganda yang dinilai semrawut dan kerap memicu kemacetan, terutama pada jam-jam sibuk.

Berdasarkan pantauan di lokasi, puluhan sepeda motor terlihat diparkir tidak beraturan hingga memakan badan jalan. Kondisi ini diperparah dengan kehadiran jukir liar yang mengatur kendaraan tanpa sistem resmi, bahkan menarik tarif yang tidak jelas.

“Kadang kita dipaksa parkir di tempat yang sudah penuh, akhirnya jadi parkir ganda. Pas mau keluar, ribet sendiri,” keluh salah satu pengunjung yang enggan disebutkan namanya.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-7869183682739582, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para pengunjung menilai, penanganan dari pihak berwenang selama ini belum memberikan efek jera. Penertiban yang dilakukan dinilai hanya bersifat sementara, seperti pendataan jukir liar tanpa tindak lanjut tegas di lapangan.

Baca Juga:  Dugaan Intimidasi dan Pencemaran Nama Baik terhadap Awak Media oleh Oknum Reskrim Polsek Cengkareng

“Kalau cuma didata, besoknya balik lagi. Harus ada tindakan tegas dan pengawasan rutin,” ujar pengunjung lainnya.

Kondisi ini tak hanya merugikan pengguna kendaraan, tetapi juga menimbulkan potensi konflik antar pengendara akibat sulitnya akses keluar-masuk kendaraan. Selain itu, keberadaan parkir liar dinilai mencoreng wajah kawasan Blok M sebagai salah satu pusat aktivitas masyarakat di Jakarta Selatan.

Pengunjung pun mendesak pemerintah daerah dan aparat terkait untuk segera mengambil langkah konkret. Mulai dari penertiban menyeluruh, penyediaan lahan parkir resmi yang memadai, hingga pengawasan berkelanjutan agar praktik jukir liar tidak terus berulang.

Jika dibiarkan, masalah klasik ini dikhawatirkan akan semakin memburuk dan menurunkan kenyamanan serta keamanan pengunjung di kawasan tersebut.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Pulomerak Bantu Evakuasi Korban Kecelakaan Laut di Perairan Pulau Tempurung
Jalan Baru Diduga Jadi Parkir Liar, Aparat Ke Mana? Dishub dan Satpol PP Diminta Jangan Tutup Mata
Kios Furnitur dan Warung Terbakar di Ciledug Tangerang, Damkar Dikerahkan
Polda Banten Perbarui Informasi Penemuan Jasad di Baros, Identitas Masih Menunggu Hasil Laboratorium
Jasad Pria Ditemukan di Pantai Labuan, Polda Banten Sebut Bukan Korban Kapal Arupadhatu 1
Renovasi Gedung DPRD Kabupaten Tangerang Disorot, Oknum Sekwan Diduga Atur Proyek
Polda Banten Pastikan Jenazah Pelajar di Mukomuko Tidak Terkait KM Arupadatu I
Kasus Pijat Tradisional Sri Lestari Dipertanyakan Masyarakat, Disebut Buka 24 Jam
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Polsek Pulomerak Bantu Evakuasi Korban Kecelakaan Laut di Perairan Pulau Tempurung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Jalan Baru Diduga Jadi Parkir Liar, Aparat Ke Mana? Dishub dan Satpol PP Diminta Jangan Tutup Mata

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Kios Furnitur dan Warung Terbakar di Ciledug Tangerang, Damkar Dikerahkan

Rabu, 30 September 2026 - 17:02 WIB

Polda Banten Perbarui Informasi Penemuan Jasad di Baros, Identitas Masih Menunggu Hasil Laboratorium

Minggu, 27 September 2026 - 14:56 WIB

Jasad Pria Ditemukan di Pantai Labuan, Polda Banten Sebut Bukan Korban Kapal Arupadhatu 1

Berita Terbaru

Jawa Barat

Polda Jabar Imbau Masyarakat Sampaikan Aspirasi Secara Damai

Selasa, 27 Okt 2026 - 10:58 WIB

Infrastruktur

Proyek Pipa PAM Jaya di Lubang Buaya Ditargetkan Rampung Januari 2027

Selasa, 27 Okt 2026 - 08:40 WIB