Jakarta Selatan, FAKTAMERAH.COM – Fenomena maraknya juru parkir (jukir) liar di kawasan Blok M kian meresahkan. Sejumlah pengunjung mengeluhkan praktik parkir ganda yang dinilai semrawut dan kerap memicu kemacetan, terutama pada jam-jam sibuk.
Berdasarkan pantauan di lokasi, puluhan sepeda motor terlihat diparkir tidak beraturan hingga memakan badan jalan. Kondisi ini diperparah dengan kehadiran jukir liar yang mengatur kendaraan tanpa sistem resmi, bahkan menarik tarif yang tidak jelas.
“Kadang kita dipaksa parkir di tempat yang sudah penuh, akhirnya jadi parkir ganda. Pas mau keluar, ribet sendiri,” keluh salah satu pengunjung yang enggan disebutkan namanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Para pengunjung menilai, penanganan dari pihak berwenang selama ini belum memberikan efek jera. Penertiban yang dilakukan dinilai hanya bersifat sementara, seperti pendataan jukir liar tanpa tindak lanjut tegas di lapangan.
“Kalau cuma didata, besoknya balik lagi. Harus ada tindakan tegas dan pengawasan rutin,” ujar pengunjung lainnya.
Kondisi ini tak hanya merugikan pengguna kendaraan, tetapi juga menimbulkan potensi konflik antar pengendara akibat sulitnya akses keluar-masuk kendaraan. Selain itu, keberadaan parkir liar dinilai mencoreng wajah kawasan Blok M sebagai salah satu pusat aktivitas masyarakat di Jakarta Selatan.
Pengunjung pun mendesak pemerintah daerah dan aparat terkait untuk segera mengambil langkah konkret. Mulai dari penertiban menyeluruh, penyediaan lahan parkir resmi yang memadai, hingga pengawasan berkelanjutan agar praktik jukir liar tidak terus berulang.
Jika dibiarkan, masalah klasik ini dikhawatirkan akan semakin memburuk dan menurunkan kenyamanan serta keamanan pengunjung di kawasan tersebut.
![]()






