SERANG, Faktamerah.com – Polda Banten menggelar lomba menghias tumpeng dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74. Kegiatan berlangsung di Aula Gawe Kita Baluwarti Polda Banten, Jumat (2/10/2026).

Kegiatan tersebut diikuti Pengurus Bhayangkari se-Daerah Banten, Polisi Wanita (Polwan) Polda Banten, serta ASN wanita di lingkungan Polda Banten.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Wakapolda Banten Brigjen Pol Iwan Saktiadi, para pejabat utama Polda Banten, jajaran Pengurus Bhayangkari se-Daerah Banten, Polwan, dan ASN wanita Polda Banten.
Dalam sambutannya, Kapolda Banten mengatakan lomba menghias tumpeng tidak semata-mata menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan, kreativitas, dan kekompakan keluarga besar Polri.
“Saya menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini. Di tengah berbagai rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari, lomba menghias tumpeng menghadirkan suasana yang berbeda, sederhana, hangat, namun sarat makna,” ujar Hengki.
Menurut Hengki, tumpeng memiliki makna yang erat dengan kehidupan masyarakat Indonesia, antara lain sebagai simbol rasa syukur, kebersamaan, dan harapan akan kebaikan.
Ia menyebut proses menghias tumpeng juga membutuhkan kreativitas, ketelitian, kesabaran, serta kerja sama.
“Untuk menghasilkan sebuah tumpeng yang indah dibutuhkan kreativitas, ketelitian, kesabaran, dan kerja sama yang baik. Nilai-nilai tersebut sesungguhnya mencerminkan semangat yang tumbuh dalam perjalanan Bhayangkari selama 74 tahun pengabdiannya,” katanya.
Hengki juga menyampaikan bahwa Bhayangkari memiliki peran dalam mendukung ketahanan keluarga, kepedulian sosial, serta berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, pelaksanaan tugas anggota Polri juga membutuhkan dukungan keluarga yang kuat.
“Di situlah Bhayangkari memiliki peran yang sangat berarti. Kekuatan Polri tidak hanya dibangun dari profesionalisme personelnya, tetapi juga ditopang oleh keluarga yang harmonis dan lingkungan organisasi yang sehat,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Kapolda Banten memberikan apresiasi kepada anggota Bhayangkari yang selama ini mendukung tugas dan pengabdian anggota Polri serta aktif dalam berbagai kegiatan organisasi dan sosial.
Ia juga mengajak seluruh peserta mengikuti perlombaan dengan semangat dan menjunjung tinggi sportivitas.
“Tampilkan kreativitas terbaik, namun jangan menjadikan kemenangan sebagai satu-satunya tujuan. Karena pada akhirnya keindahan tumpeng dapat dinilai oleh dewan juri, tetapi keindahan kebersamaan hanya dapat dirasakan oleh kita semua,” tutur Hengki.
Hengki berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan tersebut dapat terus diterapkan dalam kehidupan organisasi maupun keluarga besar Polri.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada dewan juri, panitia, dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan.
“Memasuki usia ke-74, semoga Bhayangkari semakin matang, solid, kreatif, serta semakin mampu menghadirkan karya-karya dan pengabdian yang memberikan manfaat nyata,” katanya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan lomba menghias tumpeng yang diikuti para peserta dari unsur Bhayangkari, Polwan, dan ASN wanita Polda Banten.
(Red)
![]()






