Prabowo Hadiri Pemusnahan 214 Ton Narkoba di Mabes Polri: Perintahkan Pemberantasan Narkoba, Penyelundupan, dan Judi Online

- Penulis

Kamis, 30 Oktober 2025 - 05:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Faktamerah.com — Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri pemusnahan barang bukti 214,48 ton narkoba hasil pengungkapan kasus selama satu tahun terakhir di Mabes Polri, Jakarta. Dalam acara tersebut, Prabowo memberikan pidato di hadapan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan jajaran kepolisian.

Instruksi Khusus kepada Kapolri

Dalam pidatonya, Prabowo mengungkapkan tiga instruksi khusus yang ia berikan kepada Kapolri sejak menjabat pada 20 Oktober 2024. Tiga hal tersebut yakni pemberantasan narkoba, penyelundupan, dan judi online.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-4845885741970817, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya minta Kapolri memimpin tiga hal untuk saya: pemberantasan narkoba, penyelundupan, dan judi online,” ujar Prabowo.

Prabowo menegaskan bahwa peredaran narkoba merupakan ancaman serius bagi masa depan bangsa. Ia pun mengapresiasi kerja keras Polri dalam mengungkap kasus dengan barang bukti mencapai 214,84 ton.

“Nilai uangnya mencapai Rp29,37 triliun. Jika tidak berhasil dicegah, jumlah itu bisa digunakan oleh 629 juta manusia — lebih dari dua kali jumlah penduduk Indonesia,” kata Prabowo.

Serukan Persatuan Bangsa

Prabowo juga menyerukan pentingnya persatuan nasional pasca kontestasi politik. Ia mengingatkan agar perbedaan politik tidak memperpanjang konflik dan perpecahan di masyarakat.

“Jangan kita teruskan kebencian atau kecurigaan. Rakyat butuh pekerjaan dan penghasilan yang lebih baik,” tegasnya.

Menurut Prabowo, energi bangsa seharusnya difokuskan untuk membangun kesejahteraan rakyat, bukan untuk mempertahankan rivalitas politik.

Baca Juga:  Nofriady Eka Saputra Terpilih Aklamasi sebagai Ketua PBFI Provinsi Banten

Kartel Narkoba Semakin Canggih

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga mengungkapkan bahwa kartel narkoba kini semakin canggih, bahkan memiliki kapal selam untuk mengedarkan barang haram tersebut.

“Sekarang ada modus kartel narkoba punya kapal selam sendiri,” ungkapnya.

Ia menegaskan pentingnya kerja sama lintas lembaga dalam pemberantasan narkoba.

“Polisi harus sigap, kompak, bekerja sama dengan TNI, Bea Cukai, Kejaksaan, semua lembaga harus menjadi satu tim. Kita satu korps, korps merah putih, korps NKRI,” tutur Prabowo.

Tepis Tuduhan Otoriter

Menutup pidatonya, Prabowo juga menanggapi tuduhan yang menyebut dirinya sebagai pemimpin otoriter. Ia mengaku sering menonton podcast yang mengkritiknya dan menjadikannya bahan introspeksi.

“Kadang saya buka podcast, lalu berpikir: apa iya saya otoriter? Rasanya enggak sih,” ucapnya sambil tersenyum.

Meski merasa kesal atas tudingan tersebut, Prabowo menyebut kritik adalah bagian penting dalam proses menjadi pemimpin yang lebih baik.

“Saya catat semua sebagai bahan introspeksi. Dalam pengabdian kepada bangsa dan negara, tidak boleh diikuti rasa sakit hati,” tutupnya.

( Setiawan )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Lahir Pancasila 2026, Jurnalis Diajak Jadi Garda Terdepan Penjaga Persatuan Bangsa
Hari Lahir Pancasila 2026, Pimpinan Redaksi FaktaMerah.com Tegaskan Komitmen Menjaga Persatuan dan Nilai Kebangsaan
Kapolres Bulukumba AKBP Restu Wijayanto, S.I.K. Ucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026
Jenazah Ryamizard Ryacudu Disalatkan di Rumah Duka, Keluarga dan Kerabat Berikan Penghormatan Terakhir
Ketua KAKI Jatim: KPK Terbitkan SE Gratifikasi SPMB, Cegah Praktik Gratifikasi dan Pungli Dalam Proses Penerimaan Siswa Baru
GKTMTB Tegaskan Hak Kelola Perhutanan Sosial Harus Dilindungi Negara
Negara Hadir untuk Rakyat, Pangdam XIV/Hsn Tunjukkan Akselerasi Pembangunan Koperasi Merah Putih Tercepat di Luar Jawa
JANGAN TERJEBAK PERANG NARASI, MENGUJI KETEGASAN NEGARA DI BALIK SERANGAN TERHADAP BEA CUKAI
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 18:43 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026, Jurnalis Diajak Jadi Garda Terdepan Penjaga Persatuan Bangsa

Senin, 1 Juni 2026 - 15:03 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026, Pimpinan Redaksi FaktaMerah.com Tegaskan Komitmen Menjaga Persatuan dan Nilai Kebangsaan

Senin, 1 Juni 2026 - 12:21 WIB

Kapolres Bulukumba AKBP Restu Wijayanto, S.I.K. Ucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:28 WIB

Jenazah Ryamizard Ryacudu Disalatkan di Rumah Duka, Keluarga dan Kerabat Berikan Penghormatan Terakhir

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:15 WIB

Ketua KAKI Jatim: KPK Terbitkan SE Gratifikasi SPMB, Cegah Praktik Gratifikasi dan Pungli Dalam Proses Penerimaan Siswa Baru

Berita Terbaru