KOMRAD Kecam Agresi AS ke Venezuela, Sebut sebagai Perang Kelas Global

- Penulis

Sabtu, 3 Januari 2026 - 11:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 3 Januari 2026 — Komite Mahasiswa dan Rakyat untuk Demokrasi (KOMRAD) mengecam keras agresi militer Amerika Serikat terhadap Republik Bolivarian Venezuela. KOMRAD menilai serangan tersebut bukan sekadar konflik antarnegara, melainkan bentuk perang kelas global yang dijalankan imperialisme untuk mempertahankan dominasi kapital internasional.

Juru Bicara KOMRAD, Asep Nurdin, mengatakan agresi militer tersebut mencerminkan watak imperialisme sebagai tahap tertinggi kapitalisme, di mana negara digunakan sebagai alat kelas borjuasi monopoli untuk mengamankan akumulasi kapital.

“Agresi ini bukan soal demokrasi atau hak asasi manusia. Ini adalah upaya perampokan sumber daya strategis Venezuela, terutama minyak dan mineral, demi kepentingan kapital finansial global,” kata Asep dalam pernyataan tertulisnya, Jumat (3/1).

ADVERTISEMENT

google.com, pub-7869183682739582, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut KOMRAD, narasi keamanan, stabilitas, dan pergantian rezim yang kerap digunakan Amerika Serikat hanyalah kamuflase ideologis untuk membenarkan kekerasan dan intervensi terhadap negara berdaulat. Upaya memaksakan pergantian pemerintahan melalui agresi militer dinilai sebagai bentuk kolonialisme modern yang bertentangan dengan prinsip demokrasi dan hukum internasional.

Baca Juga:  Kasus Penyekapan Karyawan Percetakan di Senen Terungkap, Polisi Tetapkan Tujuh Orang sebagai Tersangka

KOMRAD juga menegaskan bahwa perlawanan rakyat Venezuela dalam mempertahankan kedaulatannya merupakan hak yang sah dan bagian dari perjuangan anti-imperialis dunia. “Dalam konflik semacam ini, netralitas adalah ilusi. Mengaburkan pelaku dan korban sama saja dengan membenarkan imperialisme,” ujar Asep.

Dalam pernyataannya, KOMRAD menyatakan solidaritas kelas internasional kepada rakyat Venezuela serta seluruh kekuatan progresif yang melawan dominasi kapital global. Perjuangan Venezuela disebut tidak berdiri sendiri, melainkan terhubung dengan perjuangan rakyat tertindas di Amerika Latin, Asia, dan Afrika.

KOMRAD menyerukan penghentian segera agresi militer Amerika Serikat, pencabutan seluruh sanksi ekonomi sepihak terhadap Venezuela, serta mendesak pemerintah Indonesia mengambil sikap tegas menolak imperialisme dan intervensi asing. Selain itu, KOMRAD mengajak mahasiswa, buruh, tani, dan rakyat tertindas untuk membangun solidaritas internasional dan organisasi rakyat sebagai basis perlawanan terhadap kapitalisme global.

“Imperialisme akan terus melahirkan perang dan penindasan. Perlawanan rakyat yang sadar kelas dan terorganisir adalah satu-satunya jalan menuju pembebasan sejati,” pungkas Asep.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mario Pimpinan Redaksi FaktaMerah.com Sampaikan Ucapan Selamat kepada Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri
Morning Briefing QMS JNE Pusat Dirangkai Tasyakuran Umrah, Vina Tekankan Disiplin, Sinergi dan Penguatan Materi Nasional
Polda Metro Jaya Dalami Dugaan Pungli dan Pesta Miras di Kalijodo
Lapas Pemuda Tangerang Gelar Razia Gabungan, Sejumlah Barang Terlarang Ditemukan
MAKKI Desak Kapolri Copot Kapolres Karangasem, Soroti Dugaan Pungli dan Penyalahgunaan Wewenang
Perkuat Kesiapan Prajurit, Pangdam XVIII/Kasuari Resmikan Lapangan Tembak dan Fasilitas Yonif 762/VYS
DPC Demokrat Kota Tangerang Gelar Perayaan HUT-RI ke-81 dengan Lomba dan Bazaar UMKM
Kasus Penyekapan Karyawan Percetakan di Senen Terungkap, Polisi Tetapkan Tujuh Orang sebagai Tersangka
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Mario Pimpinan Redaksi FaktaMerah.com Sampaikan Ucapan Selamat kepada Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri

Jumat, 25 September 2026 - 08:45 WIB

Morning Briefing QMS JNE Pusat Dirangkai Tasyakuran Umrah, Vina Tekankan Disiplin, Sinergi dan Penguatan Materi Nasional

Senin, 21 September 2026 - 18:19 WIB

Polda Metro Jaya Dalami Dugaan Pungli dan Pesta Miras di Kalijodo

Senin, 21 September 2026 - 15:55 WIB

Lapas Pemuda Tangerang Gelar Razia Gabungan, Sejumlah Barang Terlarang Ditemukan

Rabu, 16 September 2026 - 13:42 WIB

MAKKI Desak Kapolri Copot Kapolres Karangasem, Soroti Dugaan Pungli dan Penyalahgunaan Wewenang

Berita Terbaru