Jakarta Barat, faktamerah.com — Aktivitas pasar tradisional terlihat memanfaatkan badan jalan di Jalan Kali Anyar, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Seperti tampak pada foto, lapak pedagang berdiri di sepanjang sisi jalan yang juga digunakan sebagai jalur lalu lintas warga dan kendaraan roda dua.
Kondisi jalan di kawasan tersebut terlihat rusak, berlubang, dan tergenang air. Permukaan jalan yang tidak rata menyulitkan kendaraan melintas serta mengurangi kenyamanan pejalan kaki, terutama saat aktivitas pasar sedang ramai.
Sejumlah pedagang menutup lapak dengan terpal sederhana, sementara sepeda motor diparkir di badan jalan. Akibatnya, ruang jalan menjadi sempit dan arus lalu lintas harus bergantian. Situasi ini berpotensi meningkatkan risiko kemacetan dan kecelakaan, khususnya pada jam-jam sibuk.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pasar tradisional di kawasan Kali Anyar menjadi pusat aktivitas ekonomi warga sekitar. Namun, keterbatasan lahan berdagang mendorong pedagang memanfaatkan ruang publik, termasuk badan jalan. Hingga saat ini, belum terlihat adanya penataan khusus yang memisahkan area berdagang dengan jalur lalu lintas.
Warga berharap adanya perhatian dari pihak terkait untuk melakukan penataan pasar serta perbaikan infrastruktur jalan. Penanganan yang tepat dinilai penting agar aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan tanpa mengganggu fungsi jalan dan keselamatan pengguna jalan lainnya.
![]()






