Alami Pengeroyokan di Proyek Rasuna Said, Warga Pinang Melapor ke Polsek Pinang

- Penulis

Jumat, 16 Januari 2026 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG – Pembangunan perumahan Sutera Rasuna menyisakan duka bagi Dina Mardianah, warga Kunciran Jaya, Kecamatan Pinang Kota Tangerang. Ibu rumah tangga berusia 45 tahun itu mengalami dugaan pengeroyokan oleh sejumlah oknum saat membela hak atas tanahnya yang belum dibayar oleh pengembang Alam Sutera.

Informasi dihimpun persitiwa dugaan kekerasan dan pengeroyokan itu terjadi pada Kamis (15/1) sekitar pukul 13.00 wib. Disaat kejadian para pekerja menggunakan eskavator sedang membangun gorong-gorong yang kemudian korban datang melarang mengingat tanahnya belum dibayar oleh pihak Alam Sutera.

Seketika itu, sejumlah oknum yang bertugas mengawasi jalannya proyek terlibat cekcok hingga diduga menyeret paksa korban sampai menekan dengan dengkul dan terjatuh. Korban Dina mengalami bengkak terkilir dibagian tangan kanan dan pinggangnya.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-4845885741970817, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Video dugaan pengeroyokan dan kekerasan itu pun viral di media sosial dan Whatsapp Group. Korban Dina akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Pinang Pllrestro Tangerang Kota. Sementara para oknum yang dilaporkan saat ini masih dalam proses penyelidikan.

Pandih selaku orang tua Dina mengatakan, pihaknya sangat mengecam keras tindakan kekerasan dan pengeroyokan yang dialami oleh anaknya. Ia tidak akan memaafkan pelaku atas tindakan premanisme yang menimpa keluarganya tersebut.

“Sampe ke dalem bumi juga saya mah gak mau maafin. Saya sedih melihat anak saya di seret-seret,” pungkasnya.

*Korban Sudah Melaporkan ke Polsek Pinang*

Baca Juga:  Kapolsek Ciledug Imbau Warga Waspada Banjir, Polisi Siaga di Titik Rawan

Pasca kejadian korban Dina langsung melaporkan kejadian kekerasan dan pengeroyokan yang dialaminya sekitar pukul 17.25 wib. Kemudian korban melakukan visum serta memberikan keterangan dengan nomor laporan LP/B/6/1/2026/SPKT/POLSEK PINANG/POLRES METRO TANGERANG KOTA/POLDA METRO JAYA.

Kuasa hukum pelapor/korban Erdi Surbakti SH , MH menegaskan, tindakan premanisme pengembang perumahan tersebut cukup biadap dan telah mencederai korban sesuai visum dari dokter. Menurut dia tindakan ini juga telah melanggar hak asasi masyarakat dimana kliennya sdh lebih dari 50 tahun menguasai tanah tersebut.

“Penguasan dapat dibuktikan dengan adanya makam dan rumah tinggal yang ditempati pelapor secara turun temurun,” ungkap Erdi dalam keterangannya, Jumat (16/1).

Erdi juga mengatakn, tindakan para oknum dangan menyeret korban, mengintimidasi dan menakut-nakuti masyarakat tersebut sudah berlangsung beberapa kali dengan cara bergerombol dan sudah dilaporkan pihak kepolisian sebanyak dua kali. Namun kepolisian dan Pemda Kota Tangerang melalui Camat Pinang tidak mampu menangkap oknum tersebut ataupun menyelesaikan permasalahan yang dialami warganya.

“Akhirnya ini menimbulkan keresahan dan terkesan penegakan serta penertiban hukum tidak jalan sebagaimana perintah Presdien untuk melindungi rakyat kecil dari arogansi pengusaha nakal,” tandasnya.

Hingga berita ini ditayangkan belum ada konfirmasi dari pihak pengembang perumahan Sutera Rasuna. Informasi yang diterima, pihak pengembang meminta agar dilakukan mediasi antara korban dengan oknum yang diduga melakukan kekerasan dan pengeroyokan.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

69 Kendaraan Ditindak, Parkir Liar di Cengkareng Jadi Sorotan Petugas Gabungan
Jukir Liar Kabur Saat Ditertibkan, Dishub DKI Sikat Parkir Liar di 15 Titik Jakarta
Polsek Neglasari Gelar Patroli Dini Hari di Titik Rawan Kejahatan
Diduga Kabel Semrawut Milik Icon Plus Resahkan Warga, Pemasangan Tengah Malam Disorot
Pria Tak Dikenal Terekam CCTV, Warga Semeru Resah Diduga Aksi Pengintaian Mengarah ke Pencurian
Jalan Raya Lenteng Agung Kembali Amblas, Truk Dinas SDA Jaksel Terjebak Saat Melintas
Kebakaran Hanguskan 18 Rumah di Krendang, Polsek Tambora Gerak Cepat Salurkan Bantuan
Polsek Neglasari Gelar Patroli Jaga Jakarta, Antisipasi Tawuran dan Kejahatan Jalanan
Berita ini 119 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:18 WIB

69 Kendaraan Ditindak, Parkir Liar di Cengkareng Jadi Sorotan Petugas Gabungan

Senin, 8 Juni 2026 - 12:34 WIB

Jukir Liar Kabur Saat Ditertibkan, Dishub DKI Sikat Parkir Liar di 15 Titik Jakarta

Jumat, 5 Juni 2026 - 05:28 WIB

Polsek Neglasari Gelar Patroli Dini Hari di Titik Rawan Kejahatan

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:38 WIB

Diduga Kabel Semrawut Milik Icon Plus Resahkan Warga, Pemasangan Tengah Malam Disorot

Minggu, 31 Mei 2026 - 10:16 WIB

Pria Tak Dikenal Terekam CCTV, Warga Semeru Resah Diduga Aksi Pengintaian Mengarah ke Pencurian

Berita Terbaru