Bukan Tempat Dagang! Jalur Tunanetra di Jakarta Barat Malah Jadi Lapak Warung

- Penulis

Kamis, 30 Oktober 2025 - 04:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Jalur kuning pemandu jalan bagi penyandang disabilitas netra (guiding block) di trotoar Jalan Dr. Susilo Raya, Grogol, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, diserobot oleh warung pedagang dan kendaraan yang parkir sembarangan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga memastikan akan segera menertibkan area tersebut dalam waktu dekat.

Dilansir dari faktamerah.com , Kamis (30/10/2025), Kepala Subbagian Kelurahan Pemeliharaan Kelengkapan Jalan Bidang Kelengkapan Jalan Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Cahyo Wibowo, mengatakan pihaknya telah menerima laporan terkait pelanggaran penggunaan jalur tunanetra dan langsung meninjau lokasi.

“Tadi siang sudah dicek oleh tim terkait pengaduan di lokasi trotoar Jalan Dr. Susilo Raya,” ujar Cahyo.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-4845885741970817, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, tim dari Dinas Bina Marga akan segera menindaklanjuti temuan tersebut dengan berkoordinasi bersama Satgas Bina Marga Kecamatan Grogol Petamburan (Gropet).

Sementara itu, Kepala Seksi Jalan, Jembatan, dan Kelengkapan Jalan Sudin Bina Marga Jakarta Barat, Khairul Imam, membenarkan adanya warung yang berdiri di atas jalur tunanetra. Ia menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan Satpol PP untuk melakukan pembongkaran dan penertiban.

“Ditemukan warung yang mengokupasi area trotoar di Jalan Dr. Susilo. Pihak Kasatpel sedang berkoordinasi dengan Satpol PP untuk penertiban warung tersebut,” jelas Khairul.

Kondisi jalur pemandu di Jalan Dr. Susilo Raya dan Jalan Letjen S. Parman memang kerap dikeluhkan warga karena tidak ramah bagi penyandang disabilitas netra. Jalur tersebut sering tertutup toko kelontong, warung, serta kendaraan yang parkir sembarangan. Bahkan, beberapa titik jalur justru mengarah ke tiang listrik atau trotoar rusak yang membahayakan pengguna.

Baca Juga:  Bukber Alumni Yuppac'02 Penuh Kehangatan dan Kenangan, Dihadiri Alumni dari Berbagai Daerah

Salah satu penyandang disabilitas netra, Rafi (32), mengaku kesulitan melintas di kawasan tersebut.

“Guiding block itu seharusnya membantu kami berjalan dengan aman. Tapi sekarang malah banyak terhalang. Kadang kami harus turun ke jalan raya, itu sangat berisiko,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Lina (45), warga Grogol Petamburan. Ia berharap Pemprov DKI segera menindak tegas pelanggar agar fasilitas publik tetap ramah bagi semua kalangan.

“Trotoar itu kan dibuat untuk pejalan kaki dan penyandang disabilitas. Kalau dipakai buat dagang atau parkir, jadi tidak ada manfaatnya. Tolong segera ditertibkan,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Dinas Bina Marga DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap fungsi fasilitas publik. Jalur kuning pemandu atau guiding block merupakan hak dan kebutuhan dasar bagi penyandang disabilitas netra yang wajib dijaga bersama.

“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan trotoar dan guiding block untuk berjualan atau parkir. Fasilitas itu dibuat untuk mendukung mobilitas warga disabilitas. Semua pihak perlu menjaga agar Jakarta tetap menjadi kota yang ramah dan inklusif,” ujar Cahyo menambahkan.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen memperbaiki dan menata kembali fasilitas publik agar nyaman bagi seluruh warga, tanpa terkecuali.

( Irpan rusdiansyah )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Banjir, Pemkot Jakarta Barat Gelar Grebek Lumpur Serentak hingga Akhir Desember 2026
AWII Desak JAMWAS Audit Kejati Banten, 7 Laporan Dugaan Korupsi Dinilai Menggantung
AWII Minta Kejagung Tegaskan, Audit Dugaan Keterlibatan Oknum Kejaksaan di Proyek Pemkot Tangsel
Kapolres Jakbar Sambangi Angke, Dengarkan Aspirasi Warga dan Salurkan Bantuan Lewat Jaga Jakarta+ On The Spot
Satpol PP Jakarta Barat Amankan 10 Jukir Liar di Cengkareng
Semangat Kemanusiaan Mengalir di JNE, Aksi Donor Darah Kolaborasi HSE Security dan PMI Jadi Sorotan
Langsung Tancap Gas! Bang Deni Jadi Ketua LSPI Jaksel, SK dan KTA Disubsidi
Sinergi Tiga Pilar Tambora dan Warga, Kerja Bakti Massal Ciptakan Lingkungan Bersih dan Nyaman
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:38 WIB

Cegah Banjir, Pemkot Jakarta Barat Gelar Grebek Lumpur Serentak hingga Akhir Desember 2026

Kamis, 25 Juni 2026 - 04:12 WIB

AWII Desak JAMWAS Audit Kejati Banten, 7 Laporan Dugaan Korupsi Dinilai Menggantung

Rabu, 10 Juni 2026 - 00:55 WIB

AWII Minta Kejagung Tegaskan, Audit Dugaan Keterlibatan Oknum Kejaksaan di Proyek Pemkot Tangsel

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:30 WIB

Kapolres Jakbar Sambangi Angke, Dengarkan Aspirasi Warga dan Salurkan Bantuan Lewat Jaga Jakarta+ On The Spot

Senin, 18 Mei 2026 - 23:47 WIB

Satpol PP Jakarta Barat Amankan 10 Jukir Liar di Cengkareng

Berita Terbaru