Counter HP Diduga Jadi Markas Jual Beli Tramadol, Nyali APH Berantas Mafia Obat Keras Dipertanyakan!

- Penulis

Minggu, 7 Juni 2026 - 12:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA BARAT, FAKTAMERAH.COM – Dugaan praktik peredaran obat keras golongan G di sebuah counter handphone kawasan Jembatan Kali Angke, Jelambar, Jakarta Barat, kembali memantik perhatian publik. Lokasi yang seharusnya menjalankan usaha penjualan perangkat telekomunikasi itu diduga justru dijadikan tempat transaksi obat keras seperti Tramadol, Eximer dan jenis lainnya.

Informasi yang diperoleh menyebutkan aktivitas penjualan obat keras tersebut berlangsung cukup bebas dan diduga menyasar kalangan remaja hingga pekerja. Kondisi ini membuat masyarakat sekitar resah karena khawatir dapat merusak generasi muda serta memicu tindak kriminal akibat penyalahgunaan obat-obatan terlarang.

Warga meminta Aparat Penegak Hukum (APH), khususnya Kepolisian dan instansi terkait, untuk segera turun ke lokasi melakukan pengecekan, penyelidikan, dan penindakan apabila ditemukan adanya pelanggaran hukum.

“Jangan sampai peredaran obat keras ini terus beroperasi dan merusak anak-anak muda. Kami berharap aparat segera bertindak tegas,” ungkap salah seorang warga.

Maraknya penjualan Tramadol dan obat keras golongan G tanpa izin belakangan ini menjadi perhatian serius masyarakat. Publik pun mempertanyakan komitmen pemberantasan jaringan pengedar obat keras yang diduga masih bebas beroperasi di sejumlah wilayah.

Jika terbukti menjual obat keras tanpa kewenangan dan izin yang sah, pelaku dapat dijerat dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang kesehatan dan farmasi.

Masyarakat berharap laporan dan informasi ini menjadi perhatian serius bagi aparat terkait agar segera dilakukan tindakan cepat sebelum semakin banyak korban akibat penyalahgunaan obat keras.

Loading

Penulis : Awaludin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Tangkap Pria yang Diduga Bawa Kabur Honda PCX dari Showroom Tambora
Perselisihan Topi Berujung Kekerasan, Dua Terduga Pelaku Diamankan Polres Cilegon
Polisi Ungkap Fakta Dugaan Begal di Cilopang Garut, Laporan Ternyata Palsu
Mesin Kapal Rp10 Juta Hilang di Paotere, Polisi Amankan Tiga Terduga Pelaku
Rp285 Juta Raib dari Toko Baja di Talaga, Polisi Ringkus 3 Tersangka
Motor Warga Indramayu Hilang Dicuri, 3 Hari Kemudian Dikembalikan Polisi Tanpa Biaya
CCTV Buka Jejak Curanmor di Tambora, Dua Residivis Dibekuk Tim Tiger
Polda Jabar Bongkar “Pancasona Family”, 12 Orang Jadi Tersangka Penipuan Kendaraan Online
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Polisi Tangkap Pria yang Diduga Bawa Kabur Honda PCX dari Showroom Tambora

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:59 WIB

Perselisihan Topi Berujung Kekerasan, Dua Terduga Pelaku Diamankan Polres Cilegon

Senin, 21 September 2026 - 16:05 WIB

Polisi Ungkap Fakta Dugaan Begal di Cilopang Garut, Laporan Ternyata Palsu

Selasa, 8 September 2026 - 08:02 WIB

Mesin Kapal Rp10 Juta Hilang di Paotere, Polisi Amankan Tiga Terduga Pelaku

Rabu, 2 September 2026 - 14:57 WIB

Rp285 Juta Raib dari Toko Baja di Talaga, Polisi Ringkus 3 Tersangka

Berita Terbaru