TANJUNG SELOR, FaktaMerah.com – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal Arifin Paliwang, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara untuk memastikan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat, termasuk warga yang tinggal di wilayah pedalaman dan perbatasan.
Komitmen tersebut disampaikan Zainal dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kaltara dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Provinsi Kalimantan Utara yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kaltara, Sabtu (24/10/2026).
Didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Kaltara, Denny Harianto, Gubernur menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-14 tahun ini mengusung tema “14 Tahun Kalimantan Utara, Ekonomi Tumbuh Semua Berdaya”.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, tema tersebut mencerminkan arah pembangunan daerah yang menitikberatkan pada pertumbuhan ekonomi inklusif dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara merata.
“Kami berharap seluruh masyarakat, mulai dari kawasan perkotaan hingga pelosok desa, termasuk wilayah pedalaman dan perbatasan, dapat merasakan manfaat pertumbuhan ekonomi serta memperoleh kehidupan yang lebih sejahtera,” ujar Zainal.
Ia menjelaskan, peringatan HUT Kaltara tahun ini dilaksanakan dengan konsep berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Penyesuaian tersebut merupakan bentuk empati dan kepedulian terhadap musibah kabut asap yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan.
Di sisi lain, Pemprov Kaltara juga menghadapi tantangan pembangunan akibat kebijakan pengurangan transfer ke daerah serta penerapan efisiensi anggaran.
Meski demikian, Zainal menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak boleh menghambat pelaksanaan program pembangunan yang telah direncanakan pemerintah daerah.
“Kebijakan efisiensi anggaran sama sekali tidak mengurangi semangat kita untuk terus memajukan Kaltara,” tegasnya.
Ekonomi Kaltara Tumbuh 5,09 Persen
Dalam rapat paripurna tersebut, Gubernur turut menyampaikan sejumlah indikator pembangunan dan perkembangan ekonomi daerah.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), perekonomian Kaltara pada triwulan II 2026 tumbuh sebesar 4,96 persen. Sementara itu, secara kumulatif semester I 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, pertumbuhan ekonomi mencapai 5,09 persen.
Adapun Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku (ADHB) Kaltara pada triwulan II 2026 tercatat sebesar Rp42,47 triliun.
Di bidang pengelolaan keuangan daerah, Pemprov Kaltara juga kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Predikat tersebut berhasil dipertahankan selama 12 kali berturut-turut.
Selain capaian ekonomi dan tata kelola keuangan, Zainal turut menyoroti pengembangan inovasi daerah melalui Sistem Integrasi Nilai Ekonomi Rantai Global Industri untuk Kalimantan Utara (SINERGI Kaltara).
Pemprov Kaltara juga terus mengupayakan optimalisasi Pajak Kendaraan Bermotor di Atas Air (PKAA) sebagai salah satu langkah untuk menggali potensi pendapatan daerah.
Zainal menyebut berbagai capaian tersebut merupakan hasil kerja sama dan sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, instansi vertikal, TNI-Polri, pelaku usaha, serta masyarakat.
Dorong Pembangunan Inklusif hingga Perbatasan
Menghadapi tantangan pembangunan ke depan, Gubernur mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat koordinasi dan kolaborasi agar program pembangunan dapat berjalan secara terarah, terukur, dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Ia berharap momentum HUT ke-14 Kaltara dapat menjadi sarana memperkuat persatuan dan kepedulian antarmasyarakat, sekaligus menyatukan langkah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah.
Menurutnya, pemerataan pembangunan harus menjadi perhatian bersama, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di wilayah pedalaman dan perbatasan.
Dengan semangat kebersamaan, Kaltara diharapkan mampu memperkuat fondasi pembangunan sebagai salah satu wilayah strategis yang menjadi beranda depan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Rapat Paripurna HUT ke-14 Kaltara ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng dan nasi rasul. Tradisi tersebut menjadi simbol kebersamaan dan keharmonisan sekaligus mempererat hubungan kemitraan antara Pemprov dan DPRD Kaltara.
Dalam prosesi tersebut, Ketua DPRD Kaltara, Achmad Djufrie, menyerahkan tumpeng secara simbolis kepada Gubernur Zainal Arifin Paliwang.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kaltara menyerahkan tumpeng kepada Sekretaris Daerah Provinsi Kaltara, Denny Harianto. Kegiatan tersebut disaksikan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan tokoh masyarakat yang hadir.
(Mario Red)
![]()






