Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan Makna Hijrah Kehidupan Oleh: Mulyana Rachman, S.E.

- Penulis

Jumat, 16 Januari 2026 - 05:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Isra Mi’raj merupakan salah satu peristiwa paling agung dalam sejarah Islam yang dialami oleh Nabi Muhammad SAW. Peristiwa ini terjadi dalam satu malam, ketika Rasulullah SAW diperjalankan oleh Allah SWT dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsa di Palestina (Isra), kemudian dinaikkan ke Sidratul Muntaha di langit tertinggi (Mi’raj).
Peristiwa luar biasa ini menjadi bukti nyata kekuasaan Allah SWT sekaligus penguat risalah kenabian Muhammad SAW. Dalam perjalanan Isra, Rasulullah SAW diperlihatkan berbagai tanda kebesaran Allah serta gambaran kondisi umat manusia. Sementara dalam peristiwa Mi’raj, Nabi Muhammad SAW menerima perintah shalat lima waktu secara langsung dari Allah SWT.
Shalat kemudian menjadi ibadah fundamental dalam Islam, sebagai sarana komunikasi spiritual antara hamba dan Tuhannya. Ia bukan sekadar kewajiban ritual, melainkan fondasi utama pembentukan karakter, kedisiplinan, serta kesadaran moral umat Islam dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Makna Isra Mi’raj tidak hanya bersifat historis, tetapi juga teologis dan moral. Peristiwa ini mengajarkan pentingnya keimanan terhadap hal-hal gaib, ketaatan mutlak kepada perintah Allah, serta keteguhan Rasulullah SAW dalam menghadapi berbagai ujian dakwah. Isra Mi’raj juga menegaskan bahwa kemuliaan manusia terletak pada kedekatannya dengan Allah SWT dan kualitas ibadah yang dijalankannya.
Lebih jauh, Isra Mi’raj dapat dimaknai sebagai simbol hijrah spiritual bagi umat manusia. Perjalanan Rasulullah SAW dari satu tempat ke tempat yang lebih mulia menggambarkan ajakan agar manusia berhijrah dari kehidupan yang gelap menuju kehidupan yang lebih terang. Hijrah tersebut bukan semata perpindahan fisik, melainkan transformasi sikap dan perilaku: dari keburukan menuju kebaikan, dari prasangka buruk menuju prasangka baik, dari kesalahan menuju kebenaran, bahkan dari kebaikan yang biasa menuju kebaikan yang lebih bermakna.
Dalam konteks kehidupan dunia yang bersifat sementara, makna hijrah ini menjadi sangat relevan. Isra Mi’raj mengajarkan bahwa manusia dituntut untuk terus meningkatkan kualitas diri, akhlak, dan spiritualitas. Dengan menjadikan shalat sebagai fondasi utama, umat Islam diharapkan mampu menjalani kehidupan dengan kesadaran moral, integritas pribadi, serta tanggung jawab sosial.
Di tengah tantangan era modern yang kompleks, peringatan Isra Mi’raj hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata. Ia perlu dijadikan momentum refleksi dan transformasi diri, agar manusia mampu menata kehidupan yang lebih bermakna, bermoral, serta berorientasi pada nilai-nilai ilahiah demi tercapainya kebahagiaan di dunia dan akhirat.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ditsamapta Polda Jawa Barat Laksanakan Patroli di Masjid Al Jabbar, Jaga Keamanan Masyarakat
“Bola Panas” Laporan Dugaan di Dinas SDABMBK Kini di Meja Wali Kota Tangsel
Tiga Tahun Kepergian Virendy, Keluarga Besar Wehantouw Berkumpul di Woloan dan Menitip Asa Keadilan
Gugatan Permohonan Keberatan Ganti Rugi PSN Tol Semanan Sunter Kuasa Hukum Warga Duri Pulo Menghadiri Sidang Perdana di PN Jakpus
Pemkot Jakbar dan Rekan Indonesia Kampanyekan STOP TBC dengan TOSS di CFD
Direktur Jakarta Institute: Isu Narkoba Kerap Jadi Alat Legitimasi Intervensi AS
KOMRAD Kecam Agresi AS ke Venezuela, Sebut sebagai Perang Kelas Global
Merajut Simpul Kebangsaan: Di Tahun 2026, GIBAS DK Jakarta Perkuat Komitmen Mengabdi untuk Rakyat
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 08:59 WIB

Ditsamapta Polda Jawa Barat Laksanakan Patroli di Masjid Al Jabbar, Jaga Keamanan Masyarakat

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:44 WIB

“Bola Panas” Laporan Dugaan di Dinas SDABMBK Kini di Meja Wali Kota Tangsel

Senin, 19 Januari 2026 - 02:38 WIB

Tiga Tahun Kepergian Virendy, Keluarga Besar Wehantouw Berkumpul di Woloan dan Menitip Asa Keadilan

Jumat, 16 Januari 2026 - 05:12 WIB

Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan Makna Hijrah Kehidupan Oleh: Mulyana Rachman, S.E.

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:19 WIB

Gugatan Permohonan Keberatan Ganti Rugi PSN Tol Semanan Sunter Kuasa Hukum Warga Duri Pulo Menghadiri Sidang Perdana di PN Jakpus

Berita Terbaru