Menteri PPPA Tegaskan Usulan Posisi Gerbong KRL Bukan Abaikan Keselamatan Penumpang

- Penulis

Kamis, 30 April 2026 - 12:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, FaktaMerah.com – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menegaskan bahwa usulan pemindahan gerbong KRL khusus perempuan ke bagian tengah rangkaian kereta tidak dimaksudkan untuk mengabaikan keselamatan penumpang lain, Rabu (29/4/2026).

“Tidak ada maksud dari saya untuk mengabaikan keselamatan penumpang lainnya,” ujar Arifah dalam tayangan video di media sosial Kementerian PPPA.

Pernyataan ini disampaikan sebagai klarifikasi atas usulan yang sebelumnya ia lontarkan menyusul tragedi tabrakan antara KRL Commuter dan KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026).

ADVERTISEMENT

google.com, pub-4845885741970817, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Arifah menekankan bahwa keselamatan seluruh masyarakat merupakan prioritas utama dalam setiap kebijakan, tanpa membedakan laki-laki maupun perempuan.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya para korban dan keluarga korban, atas polemik yang muncul dari usulan tersebut.

“Saya memahami bahwa dalam situasi duka seperti ini, fokus utama adalah penanganan korban serta empati kepada keluarga yang terdampak,” katanya.

Menurut Arifah, saat ini pemerintah memprioritaskan penanganan terbaik bagi seluruh korban, baik yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka-luka.

Baca Juga:  Raker PPPKRI Bela Negara 2025–2026 di Cilegon Tegaskan Komitmen Strategi Kebangsaan

Kementerian PPPA, lanjutnya, hadir untuk memastikan hak-hak korban, termasuk anak-anak yang kehilangan orang tua dalam tragedi ini, tetap terpenuhi.

“Kami berkomitmen memberikan pendampingan psikologis, perlindungan, serta dukungan yang dibutuhkan, khususnya bagi anak-anak dan keluarga korban yang mengalami trauma,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk memusatkan perhatian pada penanganan korban serta perbaikan sistem keselamatan transportasi publik agar kejadian serupa tidak terulang.

Sebelumnya, Arifah mengusulkan agar gerbong khusus perempuan ditempatkan di bagian tengah rangkaian kereta. Usulan tersebut muncul setelah insiden yang menimbulkan korban jiwa, termasuk penumpang di gerbong khusus perempuan yang selama ini berada di bagian ujung kereta.

“Jadi yang laki-laki di ujung, depan dan belakang. Sementara perempuan di tengah,” ujarnya saat ditemui di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Kota Bekasi, Selasa (28/4/2026).

Menurutnya, posisi gerbong di bagian depan dan belakang memiliki risiko lebih tinggi saat terjadi tabrakan. Meski demikian, ia menegaskan bahwa usulan tersebut masih bersifat awal dan belum dibahas lebih lanjut.

Loading

Penulis : Usman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

114 Purnawirawan, PNS Purna Tugas, dan Warakawuri Kodam IX/Udayana Ajukan Permohonan Kebijakan kepada Presiden Prabowo
Kapolri Rotasi 146 Perwira Polri, Ini Daftar Jabatan Strategis dan 14 Kapolres yang Berganti
Usman, Pimpinan Redaksi Postnewstime: Kekerasan terhadap Wartawan Tidak Boleh Dinormalisasi
Maripin Munthe, Ketum AKRINDO, Kecam Pelaku Penghinaan dan Intimidasi terhadap Pekerja Wartawan
FPII Kecam Pernyataan Presiden yang Dinilai Melabeli Wartawan “Londo Ireng”, Minta Klarifikasi dan Permintaan Maaf
Dir Intelkam Polda Papua Barat Daya: Noken Center Perkuat Nilai Luhur Budaya Papua dan Pancasila
Tokoh Inspiratif: Achmad Daroni ST Pegang Teguh Prinsip Persaudaraan di Atas Segala Kepentingan
PERUMDAM TKR Perkuat Dukungan Penanganan Kebakaran TPA Jatiwaringin Melalui Penyediaan Air
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:35 WIB

114 Purnawirawan, PNS Purna Tugas, dan Warakawuri Kodam IX/Udayana Ajukan Permohonan Kebijakan kepada Presiden Prabowo

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:07 WIB

Kapolri Rotasi 146 Perwira Polri, Ini Daftar Jabatan Strategis dan 14 Kapolres yang Berganti

Senin, 27 Juli 2026 - 16:42 WIB

Usman, Pimpinan Redaksi Postnewstime: Kekerasan terhadap Wartawan Tidak Boleh Dinormalisasi

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:12 WIB

Maripin Munthe, Ketum AKRINDO, Kecam Pelaku Penghinaan dan Intimidasi terhadap Pekerja Wartawan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:19 WIB

FPII Kecam Pernyataan Presiden yang Dinilai Melabeli Wartawan “Londo Ireng”, Minta Klarifikasi dan Permintaan Maaf

Berita Terbaru