Prof Dr KH Sutan Nasomal Minta Presiden RI Perintahkan Langkah Darurat Atasi Bencana dan Kelaparan di Aceh–Sumut

- Penulis

Kamis, 4 Desember 2025 - 09:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH, faktamerah.com — Gelombang banjir dan longsor yang melanda Aceh dan sebagian wilayah Sumatera Utara (Sumut) menimbulkan dampak serius bagi masyarakat. Akses jalan terputus, harga kebutuhan pokok melonjak drastis, hingga banyak wilayah belum tersentuh bantuan.

Pakar Hukum Internasional dan Ekonom Nasional, Prof Dr KH Sutan Nasomal SH MH, meminta Presiden RI Prabowo Subianto segera mengerahkan seluruh elemen negara untuk mengatasi krisis kemanusiaan yang berlangsung.

“Presiden RI harus memerintahkan jajarannya mengambil langkah cepat dan terkoordinasi. Ke depan, pemerintah juga perlu mencari solusi agar kasus seperti ini tidak terus berulang,” ujar Prof Sutan Nasomal dalam wawancara via telepon, Kamis (4/12/2025).

ADVERTISEMENT

google.com, pub-4845885741970817, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Harga Kebutuhan Pokok Melonjak Tajam

Prof Sutan memaparkan kondisi terkini di lapangan sangat memprihatinkan. Di sejumlah daerah terdampak:

Harga bensin eceran mencapai Rp45.000 per liter

Telur ayam tembus Rp70.000 per kg

Beras ukuran 15 kg yang biasanya Rp200.000 kini mencapai Rp350.000, bahkan stok mulai langka

Hampir semua kebutuhan pangan naik dua kali lipat

“Banyak daerah masih terisolasi, akses jalan tertutup, dan bantuan belum bisa masuk. Masyarakat sangat sulit keluar untuk mencari kebutuhan hidup,” ujarnya.

Jaringan Komunikasi Baru Pulih, Informasi Mulai Masuk

Beberapa wartawan di daerah bencana baru bisa mengirimkan laporan setelah sinyal komunikasi kembali muncul. Warga menyampaikan kebutuhan mendesak, terutama:

Pelayanan kesehatan dan pos medis

Bantuan makanan siap makan

Tempat pengungsian untuk lansia, anak-anak, dan keluarga yang kehilangan tempat tinggal

Apresiasi untuk TNI–Polri dan Pemerintah

Prof Sutan memberikan apresiasi kepada Presiden RI, TNI, Polri, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat yang sudah bergerak cepat memberikan bantuan awal.

Baca Juga:  Ketua KAKI Jatim Dukung Prabowo Subianto Polri Di bawah Naungan Presiden dan Pengangkatan Kapolri Atas Persetujuan DPR

Namun ia menegaskan, skala bencana ini sangat besar sehingga memerlukan langkah luar biasa.

Masyarakat Mengaku Kehilangan Segalanya

Dalam laporan yang diterima redaksi dari berbagai wilayah terdampak, masyarakat mengaku sudah kehabisan bahan makanan karena seluruh harta benda hanyut terbawa banjir.

“Kondisinya ekstrem. Mereka benar-benar tidak punya apa-apa untuk memasak,” ungkap Prof Sutan.

Usulkan Penetapan Bencana Nasional

Prof Sutan menilai keadaan tersebut sudah mendesak dan layak ditetapkan sebagai Bencana Nasional.

“Ini sangat bijaksana bila Presiden RI menetapkan status Bencana Nasional dan membuka pintu bantuan internasional dari negara sahabat untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar,” tegasnya.

Ia juga menyebut kebutuhan mendesak lainnya, yaitu:

Ratusan ribu tenda darurat

Dapur umum di titik aman

Langkah antisipatif karena hujan deras masih terjadi dan risiko bencana susulan sangat tinggi

Banyak Wilayah Mengaku Belum Tersentuh Bantuan

Laporan yang masuk ke media menyebut:

Warga pesisir Aceh, termasuk wilayah Kuta Sembuling, mengaku belum menerima bantuan karena akses jalan rusak parah

Warga Meulaboh juga melaporkan belum adanya penyaluran bantuan

Masyarakat Lhokseumawe menyampaikan kondisi serupa melalui pesan singkat

Jutaan Warga Terancam Kelaparan

Menurut Prof Sutan, skala bencana ini berpotensi membuat jutaan warga berada dalam situasi rawan pangan.

“Presiden RI Jenderal Haji Prabowo Subianto perlu memberi perhatian khusus karena keadaan ini sangat kritis,” ujarnya.

Narasumber:
Prof Dr KH Sutan Nasomal SH MH
Pakar Hukum Internasional, Ekonom Nasional, Presiden Partai Oposisi Merdeka, Pengasuh Ponpes Ass Saqwa Plus Jakarta.

( Red )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Lahir Pancasila 2026, Jurnalis Diajak Jadi Garda Terdepan Penjaga Persatuan Bangsa
Hari Lahir Pancasila 2026, Pimpinan Redaksi FaktaMerah.com Tegaskan Komitmen Menjaga Persatuan dan Nilai Kebangsaan
Kapolres Bulukumba AKBP Restu Wijayanto, S.I.K. Ucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026
Jenazah Ryamizard Ryacudu Disalatkan di Rumah Duka, Keluarga dan Kerabat Berikan Penghormatan Terakhir
Ketua KAKI Jatim: KPK Terbitkan SE Gratifikasi SPMB, Cegah Praktik Gratifikasi dan Pungli Dalam Proses Penerimaan Siswa Baru
GKTMTB Tegaskan Hak Kelola Perhutanan Sosial Harus Dilindungi Negara
Negara Hadir untuk Rakyat, Pangdam XIV/Hsn Tunjukkan Akselerasi Pembangunan Koperasi Merah Putih Tercepat di Luar Jawa
JANGAN TERJEBAK PERANG NARASI, MENGUJI KETEGASAN NEGARA DI BALIK SERANGAN TERHADAP BEA CUKAI
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 18:43 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026, Jurnalis Diajak Jadi Garda Terdepan Penjaga Persatuan Bangsa

Senin, 1 Juni 2026 - 15:03 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026, Pimpinan Redaksi FaktaMerah.com Tegaskan Komitmen Menjaga Persatuan dan Nilai Kebangsaan

Senin, 1 Juni 2026 - 12:21 WIB

Kapolres Bulukumba AKBP Restu Wijayanto, S.I.K. Ucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:28 WIB

Jenazah Ryamizard Ryacudu Disalatkan di Rumah Duka, Keluarga dan Kerabat Berikan Penghormatan Terakhir

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:15 WIB

Ketua KAKI Jatim: KPK Terbitkan SE Gratifikasi SPMB, Cegah Praktik Gratifikasi dan Pungli Dalam Proses Penerimaan Siswa Baru

Berita Terbaru